
Pagi pagi sekali Anand segera di kebumi kan di makan keluarga milik Yuanda ,Yuanda pun ikut turun ke liang lahat bersamaan dengan Wisnu ,lalu mereka berdua pandangi wajah sang anak untuk terakhir kalinya,wajah pucat bibir menjadi biru nampaknya sang anak telah istirahat dengan tenang dan mungkin dia sangat bahagia karena tak merasakan sakit lagi,dengan ikhlas ia tutup semuanya ,ia adzani dengan lantang disana,lalu dengan ke ikhlasan lahir dan batin liang lahat itu perlahan tertutup dengan tanah,setelah selesai mendoakan Anand semua orang pergi terkecuali Wisnu,Farah,Yuanda dan dua sahabat Anand yang masih disana.
"Nak,cepat sekali kamu meninggalkan Ayah!,ayah kalau rindu bagaimana bisa melihatmu nak,"ucap Yuanda lalu menangis sesengukan di batu nisan milik Anand.
Farah akhirnya terduduk lemas sambil meremas tanah kuburan yang masih basah itu,ia remas dengan kuat,Maafkan i-ibu Nand!,i-ibu yang membawa mu ke pan-panti Anand!!!,"jerit Farah ,Yuanda yang mendengar itu langsung mencekal tangan sang istri.
"Apa maksud kamu??,"tanya Yuanda dengan mata yang sudah memerah menahan amarah.
"A-aku yang membawa Anand ke panti asuhan itu karena aku sudah tahu dari dulu kalau Anand memiliki penyakit bawaan ,aku tidak mau punya anak penyakitan!,"ucap Farah lalu ia terduduk lemas lagi di tanah,"Maafin ibu ya nak maaf hiks hiks."
"Pergi kau dari sini!,"teriak Wisnu pada sang ibu angkat.
__ADS_1
Farah yang mendengar itupun sontak terkejut,"Maksudmu apa mengusir bunda dari sini."
"Ka-kamu mulai sekarang bukan bunda ku pergi!!,tidak ada judulnya seorang ibunda yang melahirkan anak lalu dengan tega membuangnya ke panti asuhan dengan alasan penyakitan."
"Farah,saya sangat kecewa padamu,mulai sekarang saya talak kamu!,"ucap Yuanda cepat lalu menggeret Farah pergi dari sana.
Kini tersisa Wisnu ,Zafran ,dan Virgo yang masih dengan setia mengelus-elus batu nisan Anand,"Cepat ya pergi mu ,seperti kemarin kita baru bertemu tapi?,takdir memintamu berpulang dengan cepat mendahului kami semua."
"Bahagia selalu ya disana,kita bertemu lagi suatu hari nanti ya Nan,"ucap Virgo.
"Ahh iya."
__ADS_1
Setelah mereka beranjak dari peristirahatan terakhir Anand,mereka bertiga bertolak pada kontrakan kecil yang cukup sederhana ia ingat dulu ia pernah kemari menjemput Anand,mereka berdua antar Wisnu masuk kedalam kamar milik Anand,disana ternyata ada foto dia dan Anand sewaktu kecil.
"Foto ini,"gumam wisnu lalu mengambil sebuah huku diary yang sudah tergeletak di meja,dan buku diary itu masih terbuka entahlah mungkin Anand kemarin sebelum drop masih menulis.
Ia baca secara perlahan ia baca dengan teliti dan benar harapan Anand hanya satu yaitu sebuah pelukan dari dirinya.
..."Aku menginginkan mu ada disini saat ini kak,dipeluk dan merasakan kehangatan juga tapi mungkin hanya angan-angan untuk saat ini aku harap suatu saat nanti itu semua bisa terwujud karna aku hanya menginginkan itu ."...
"Aku merasa bersalah Nand ,aku ingin memeluk tubuhmu ,disini banyak sekali darah dibuku mu Nand,apakah sakit Nand?,jikalau aku ada disana saat itu ,aku akan akan mensupport mu tapi kenapa aku egois sekali Nand."
__ADS_1
Penyesalan terakhir hanya bisa dirasakan oleh Wisnu seorang,Wisnu kakak Anand yang meraskana kehilangan yang teramat dalam ,"Maaf ya Nand maaf!,"gumam Wisnu lagi.
BERSAMBUNG