Bayangan Rindu

Bayangan Rindu
BAB 26 PERGI DEMI MENDAPATKAN GELAR DOKTOR


__ADS_3

Sudah seminggu sejak Zafran dan Virgo di sini,rumah itu kembali bercahaya Yuanda sudah mulai bisa move on atas kepergian Anand begitupula Wisnu yang sudah mulai terbiasa tanpa Anand.


"Alhamdulilah sudah kenyang,"ucap Zafran ketika telah selesai makan lalu tiba-tiba ia bersendawa cukup keras sehingga mengundang pukulan dari sang abang tepat di punggungnya.


"Jadi anak yang sopan dikit kek."


Zafran terkekeh sedangkan Yuanda dan Wisnu tertawa terbahak-bahak,"Sudah-sudah jangan berantem gapapa kok ayah suka berarti ayah sudah menjadi ayah terbaik karena membuat ketiga anak ayah kekenyangan seperti ini ."


Mereka berempat pun tertawa secara bersama,"Oh ya ayah aku ingin beli sandal ."


"Belilah,pergilah sana habiskan uang yang ayah kasih kemarin,dan jangan lupa ya ditabung ."


"Iya ayah,"ucapku lalu tersenyum.


Setelah selesai makan Zafran bergegas pergi meninggalkan rumah ia dengan senang hati berjalan mengelilingi mal,dan ia tanpa sengaja melihat buku diary yang sama seperti Anand punya,"Diary ini sama seperti punya mu ya Nand."

__ADS_1


Setelah itu ia menggelengkan kepalanya,"Astagfirullah maafin aku."


Zafran berkeliling mal sampai sore setelah itu ia kembali ke rumah tetapi sebelum itu ,ia mengunjungi makam Anand,nampak banyak sekali bunga-bunga segar disana tidak ada yang coklat atau layu sedikitpun disana.


"Nand ,ini untukmu mawar merah yang aku belikan khusus untukmu Nand,dan pasti ayah setiap hari kesini ya dan dia juga tidak mau ada bunga coklat atau layu disini ia ingin selalu makam mu terlihat segar,"ucapku lalu mencium batu nisan Anand.


"Aku akan selalu merindukan mu,aku yakin pasti kamu pernah menjengukku kan dirumah mu tapi maaf Nand,aku tidak bisa melihat kedatanganmu."


Setelah mengucapkan keluh kesah pada Anand,ia pun berdiri dan meninggalkan makam Anand,ia berjalan perlahan untuk manaiki mobil miliknya.


"Waalaikumsalam,"jawab mereka bertiga serempak.


"Sini nak,,,ayah mau bilang pada kalian,jadi rencana ayah kalian akan ayah kirim ke luar negeri berpendidikanlah ke negeri orang tuntutlah ilmu tanpa memikirkan pasangan terlebih dahulu kejarlah mimpimu cita-citamu pula."


"Raihlah gelar doktor mu disana 10 tahun ya itu lebih dari cukup untuk meraih gelar doktor kalian semua,setelah itu kembalilah kesini,pimpinlah seluruh perusahaan ayah ,karena ayah ingin menikmati hari tua ayah dirumah dengan santainya."

__ADS_1


Sedangkan ketiga anak yang didepan Yuanda hanya mengangukkan kepalanya sambil menangis sesengukkan ,"Makasih ya makasih."


"Sama sama sudah siapkan barang-barang kalian semua,kalian nanti malam harus sudah berangkat ke Amerika dan pasti kalian memikirkan makam Anand,tenang ayah akan selalu merawat makam nya menaburi dengan bunga setiap hari agar makam adik kalian wangi."


"Iya ayah."


Setelah itu mereka ber empat berpelukan bersama ,pelukan yang mereka eratkan untuk sebagai obat rindu nantinya,aku akan menunggu momen ini lagi suatu hari nanti yah,"Sudah sana."


"Baik yah."


Kepergian ketiga anak nya membuat Yuanda tersenyum,mereka akhirnya bisa berpendidikan seperti apa yang diminta Anand dulu,dan untuk Wisnu dia kan sudah meraih gelar magister berarti Wisnu tidak akan sampai sepuluh tahun mungkin hanya dua sampai tiga tahun disana.


Kebahagiaan keluarga itu tergantung kita menanamnya seperti apa,kalau kita tanamkan dengan keburukan niscaya akan kita panen keburukan pula,terimakasih untuk readers yang selalu mengikuti kisah Anand ini.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2