
"Nu ayo kembali Anand sudah tak beraga dia sudhah tenang dan tentunya dia sangat senang sekali Nu."
"Kalian berdua kenapa tidak bisa diam ha!,kalau kalian mau pulang sana jangan mengajak ku segala."
"Nu,Anand pasti sedih kalau kamu seperti ini terus."
"Kau tahu?hah!! bagaimana tuhan bersikap adil padaku dengan cara membutakan mata Anand agar dia tidak terus-terusan melihat ketika aku menyakiti nya memelototinya dan dia buat sakit hati Anand,agar hatinya mati supaya dia tidak merasakan sakit hati terus menerus tuhan itu adil hiks hiks hiks,"Ucap Wisnu lalu bersimpuh lagi,sembari memegang batu nisan Anand.
Tidak lama kemudian Farah datang dengan membawa koper besar ,Wisnu melirik Farah yang semakin mendekat ke arahnya,dengan cepat Wisnu berdiri,"Berhenti kau disana!,jangan mendekat kemari ,kau bukan ibu Anand kau pengecut kau ibu yang tidak mempunyai perasaan ,"teriak Wisnu pada Farah dan tidak lama kemudian terdengar suara petir menyambar lalu mengelegar,"Bahkan dunia pun membencimu Farah sebagai seorang ibu,"Ucap Wisnu lalu menunjuk wajah Farah tanpa ada rasa hormat lagi seperti dulu.
__ADS_1
Farah hanya menunduk dan menangis tersedu-seduh,sungguh ia memang mengakui salah dia dengan tanpa berperasaan memfitnah Anand dan membuang Anand di panti asuhan.
"Maafin bunda nak maaf!,"gumam Farah lalu tertunduk lesu.
"Maaf pun sekarang tiada guna,apakah dengan bunda meminta maaf Anand akan hidup kembali?,tidak kan?maka dari itu sampai kapan pun aku tidak akan memaafkan mu,"ucap Wisnu final,lalu pergi meninggalkan Farah disana seorang diri.
Setelah Wisnu pergi dan tidak terlihat batang hidungnya,Farah mendekat ke makam ,ia terduduk lemas ia mengusap-usap batu nisan Anand,"Maafin bunda nak,maaf bunda memang salah dan bunda tidak berhak kamu maafkan bunda tau nak ,bunda yang salah disini bunda yang menyuruh orang panti mengusirmu dan membuat berita bohong itu nak,maafin bunda,"tangis penyesalan keluar kembali,air mata yang menyatu bersama air hujan yang turun dengan derasnya.
__ADS_1
"Bun jangan terlalu sedih dan menyalahkan diri sendiri bun,Anand udah seneng disini kalau semisal bunda menyalahkan diri sendiri atas kematian Anand ,Anand sedih bun,Lanjutkan hidup bunda ya semangat kedepannya bun,"ucap Anand perlahan -lahan menghilang dari pandangan Farah.
Sedangkan Farah hanya terdiam dan terduduk ia tak bisa mengucapkan sepatah kata pun,terasa mulut miliknya dibungkam rapat-rapat oleh seseorang,tapi-tapi sebentar bukan kah tadi Anand??,Anand putranya nampak sudah sehat bugar dan tampan,"Putra bunda seneng ya disana hiks hiks,"ucap Farah lalu tertidur di tanah makam Anand.
Sedangkan Zafran dan Virgo mereka berdua sedang duduk diteras,"Kak kasihan Anand ,Anand kehujanan pasti dia kedinginana."
"Nggak dek,Anand disana penuh dengan kehangatan dan kebahagiaan tidak mungkin dia akan kedinginan,Anand anak baik,pasti akan diselimuti dengan kehangatan dan ketentraman."
Zafran hanya menganggukkan kepalanya,ia lalu tersenyum,"Semoga saja begitu ya kak."
__ADS_1
BERSAMBUNG