
Dalam kesendirian di malam yang gelap,aku memandng keatas tepatnya pada langit yang sangat gelap,langit gelap yang menyimpan jutaan misteri,menatap nya tanpa berkedip membayangkan kalaupun bintang diatas sana adalah Anand,Anand yang selalu ku rindukan setelah kepergiannya,duniaku terasa runtuh,semua pekerjaan kantor ku tinggalkan setelah kepergiannya dan setelah aku tahu kalau Anand itu bukan adik kandungku.
Dia adalah seorang anak yang ditelantarkan dan bunda angkatku Farah? dia sudah masuk dalam jeruji besi,karena tuntutan yang menjeratnya perihal penelantaran anak dengan vonis hukuman 5 tahun penjara.
Dia memang sudah menyesali perbuatannya,tapi dalam benakku berkata,apakah setelah bundaku mengaku tentang semuanya bisa menghidupkan Anand kembali,tidak bisa kan?.
Kali ini didalam rumah yang besar ini terasa sepi tidak ada lagi sebuah obrolan dan pertengkaran kecil,Ayah ku menjadi sosok yang dingin dan pendiam sekali sejak kematian Anand,dan bunda masuk penjara.
"Nand ,,, hidup abang kacau ,rusak semuanya Nand ,kamu sedang apa diatas sana?,sudah makan? ngapain kamu Nand??,"gumam Wisnu lalu menatap ke langit kembali ia menghapus air matanya.
__ADS_1
Setelah itu ia masuk kedalam kamar ,kamarnya tampak gelap,ia mengambil sebuah lilin lalu menyalakannya di lantai ,ia pun duduk dilantai itu sembari memegang buku diary Anand,ia baca ulang terus menurus sampai ia hafal apa saja yang menjadi ungkapan rindu Anand.
Ia gerakkan tangannya pada lilin itu lalu membentuk sebuah pantulan tangannya,"Lewat bayangan ini ku sampaikan kerinduanku inginku bermain denganmu,dalam sakitmu dulu aku sama sekali tidak menemani mu Nand dan apakah kamu tahu ,bayangan tangan ku ini adalah tanganmu dan ku namai dengan nama bayangan rindu , ketika aku tak bisa memegang dan menggenggam mu ketika sebuah kata rindu menyeruak dalam benakku aku akan menghidupkan lilin malam ini,demi bisa menggenggam bayangan mu."
Disisi lain Yuanda hanya bida melamun ,hari-harinya dihabiskan dengan melamun tanpa peduli tentang perusahaannya saat ini,ia serahkan sepenuhnya pada kedua sahabat Wisnu yang sudah ia anggap seperti anak kandung sendiri.
"Ayah kesepian nak,sungguh lantas bagaimana dengan hidup ayah saat ini,ayah su gguh kesepian tanpa mu Nand,meskipun kita belum pernah bertegur sapa saat dirumah ini,tapi aku menganggap kamu ada disini,bedebah memang bunda kamu nak ."
Yuanda pun beranjak dari kamarnya ,menuju kamar Wisnu ia lihat Wisnu dari jauh,terlihat anak itu sama sekali tidak menyalakan lampu dikamarnya hanya gelap gulita dan disinari cahaya rembulan purnama,"Nu besok jemput Zafran dan Virgo biarkan mereka tinggal disini."
__ADS_1
Wisnu pun terkejut ,ia dengan segera mendonggak kan kepalanya,"iya Yah siap Wisnu bakalan jemput mereka berdua untuk disini,dan yah aku sudah mendapatkan guru private terbaik buatnya ,aku ingin sekali mereka menjadi orang yang sangat berguna dimasa depan."
"Iya Nu,sini nak peluk ayah,aku ini ayah mu ,tidak ada ya nak kata ayah anak angkat setelah ayah tau ternyata Anand itu putra kandung ayah,"Ucap Yuanda ia takut sang putra menjadi berkecil hati dan sungkan karena sebenarnya Wisnu hanya sebuah upik abu yang tidak jelas asal-usulnya.
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Wisnu sudah menjemput zafran dan Virgo awalnya mereka berdua keberatan tapi mendengar Anand yang menginginkan mereka berdua pun tidak bisa menolak,"Baiklah kami ikut bersama kalian dan tinggal disana."
"Iya bagus sekali."
Akhirnya mereka bertiga pergi dari rumah kontrakan itu,menuju rumah Yuanda yang mewah nan megah,setelah sampai mereka bertiga disambut Yuanda hangat,"Mulai sekarang kaliam sama seperti Wisnu ya nak,kalian jadi anak saya ,anggaplah saya ayah kandung kalian dan ingat tidak ada ayah angkat jangan sungkan kalau kalian ingin meminta apapun minta saja pada ayah ,ayah bisa memberikannya ya,mulai besok kalaian sudah sekolah mengejar paket ya , setelah itu kalian akan saya kirim keluar negeri untuk menempuh pendidikan bisnis terbaik disana."
__ADS_1
Zafran dan Virgo tak kuasa menahan tangis begitu baik nya ayah sahabatnya ini,hanya salah dalam memilih istri haha,"Terimakasih a-ayah ,"jawab Zafran dan Virgo bersamaan setelah itu mereka berdua diantar menuju kamar miliknya kamar luas dan indah ,berkali-lipat besarnya daripada kamar miliknya,Virgo dengan cepat membuka tas nya melihat foto Anand yang di figura kecil,"Nand terimakasih berkatmu hidupku seperti ini kamu anak baik Nand surga sudah pasti kelak untukmu,"ucap Virgo lalu mengusap-usap Figura foto Anand terpampang Anand kecil disana yang tengah tersenyum menunjukkan gigi susunya.
BERSAMBUNG