
Akhirnya bang Toni pun mulai menyukai Vita, sebenarnya itu di lakukan Toni agar dia bisa melupakan cintanya pada Ersa,,dan Vita pun tak tahu itu.
Toni pun lambat lain mulai membuka hatinya untuk Vita.
"Sayang bilang sama mama dan papa keluarga Abang mau datang besok Minggu ya"kata Hadi ketika menjemput Ersa.
"Minggu besok Bang,"jawabnya.
"Iya kenapa,kamu libur kan"di jawabnya lagi oleh Hadi.
""Iya libur bang, okelah nanti aku bilang ke mama dan papa,"
Hari Minggu pun tiba ,yang di tunggu pun akhirnya datang juga.
setelah berbicara maksud kedatangannya akhirnya di sepakati bulan Januari akan di langsung kan acara pernikahan nya.
Semua yang hadir pun setuju dengan hasil yang di dapat.
"cie cie sebentar lagi jadi nyonya Hadi"ledek Vita yang kala itu datang keluarga nya.
"ihh apaan sih loo,,loo kapan nyusul sama bang Toni"
"Santai aja,,nanti juga loo tahu"jawab Vita
__ADS_1
Bulan Januari tinggal 3 bulan lagi dari sekarang, banyak yang harus dipersiapkan untuk itu,terutama gimana nanti biaya pendidikan sekolah adek adeknya,Ersa berpikir apakah Hadi masih memperbolehkan dia bekerja seenggaknya sampai adeknya Siska lulus.
"Anak papa melamun aja sih,,jarang loh papa lihat kamu di rumah"sapa papa nya yang kemudian duduk di samping Ersa.
"Eh papa,,iya Ersa berangkat pagi papa belum bangun,Ersa pulang malam papa sudah tidur,maaf ya pah Ersa tidak ada waktu untuk keluarga"
"Tidak apa-apa sayang,,papa mengerti kan kamu kerja sayang,"
"apa sih yang buat anak papa melamun akhir akhir ini,mikirin apa sayang"
"Ersa bingung pah,apa Hadi masih memperbolehkan Ersa kerja,sampai Siska lulus lah seenggaknya"
"Ya Allah ternyata itu yang buat anak papa melamun,tenang sayang soal sekolah Siska sudah serahkan sama papa ya,biar papa yang urus sekarang kamu konsentrasi sama pernikahan kamu aja"
"Sudah dengar apa kata papa mu kak"
jawab mama yang langsung ikut duduk di bangku depan Ersa.
"Sudah jadi tanggung jawab kami sebagai orangtua kalian semua nya,kamu sudah banyak bantu kak,"
Ersa yang mendengar itu tak kuasa menahan air matanya.
persiapan pernikahan sudah semuanya siap tinggal menunggu hari yang membahagiakan bagi hidup Ersa.
__ADS_1
"Saya terima nikahnya Ersa Susanti binti Wijaya dengan mas kawin tersebut secara tunai"
"sah"
"sah"
"sah"
"Alhamdulillah,"ucap semua nya yang hadir di dalam ruangan itu.
sekarang Ersa dan Hadi sudah resmi menjadi sepasang suami istri.
acara resepsi berlangsung dengan meriah mereka berdua mendapat ucapan selamat dari keluarga dan teman-teman yang hadir.
"Selamat ya sahabat ku terbaik,,uuu sayang kamu,, bahagia ya selalu"Vita memeluk Ersa dengan erat nya sambil menangis,,ya tangisan bahagia sekaligus kesedihan karena sahabatnya sudah akan jarang menemaninya lagi.
"OOO Vita,,udah dong jangan nangis,,tenang sayangku kita masih bisa bertemu kok,,"jawab Ersa sambil melepas pelukan Vita dan memegang pipi sahabatnya itu.
Toni yang melihat Ersa penuh tatapan kesedihan dia hanya bisa berdoa agar Ersa selalu bahagia dan Hadi benar benar berubah.seakan tahu apa yang ada dipikiran Toni Ersa langsung berbisik kepadanya,"tenang ya bang insyaallah Ersa sudah memilih orang yang tepat doain Ersa selalu ya bang,Abang bukan hanya sekedar teman tapi sudah seperti Abang Ersa ."
Tapi di sini lah awal perjalanan hidup Ersa yang akan membuat nya antara menyesal dan pasrah.
dalam hati Ersa hanya bisa berdoa semoga pilihan nya sudah benar
__ADS_1