
Usai acara tujuh bulanan,,, kehidupan rumah tangga Ersa kembali seperti awal Hadi terlihat romantis.dan mama mertuanya pun kembali seperti dulu ,,kembali menyayangi Ersa .
"Bibi gimana keadaan di sana"tanya seseorang yang menelepon BI Minah.
"Alhamdulillah tuan mas Hadi sudah lebih baik lagi,dan mba Ersa juga terlihat lebih sehat tuan"
"Alhamdulillah ya bi, ternyata tidak sia sia,anak mantu ku buat acara di yayasan ,ibu juga di sini lebih baik lagi,dan sudah mau menerima Ersa lagi bi"jawab orang di sana,yang rupanya sang majikan yang sedang menelpon bi Minah.
"Alhamdulillah tuan saya senang dengar nya,semoga nyonya besar lebih sayang lagi sama mba Ersa"jawab bibi kembali sambil terisak karena bahagianya.
"Ya sudah bi kalau ada apapun kabarin saya ya bi,saya tidak mau cucu dan anak mantu saya celaka"
"iya tuan,akan bibi kabarin"
kalau telepon itu pun terputus.
bibi pun melanjutkan kembali aktivitas nya.masakan sudah siap.
'Assalamualaikum bibi,"
"Waalaikumsalam mba Ersa,sarapan mba "
"Wah lezat sekali bi menu hari ini,aku jadi lapar, sebentar ya Bu aku panggilkan mas Hadi dulu"
belum juga di panggil suami nya sudah keluar kamar dan menghampirinya.
"Mas sarapan ya,"
"Iya dong ,aku dah lapar nih"jawab Hadi sambil mencium pipi istrinya.
"Mas malu ih,,ada bibi juga"
bibi yang melihat itu pun tersenyum,lalu berkata,Ndak apa mba Ersa sudah biasa di rumah sana,tuan juga sama suka nyosor hihihi..
"Tuh kan ,,bibi dah biasa sayang"
"Iya tapi tetap saja tidak sopan sayang,udah ah makan dulu,"kata Ersa lalu sambil berbisik di telinga suami nya dia pun berkata"Nanti abis makan kalau mas mau aku kasih"
Hadi yang mendengar itu langsung mengangguk semangat, langsung dia duduk dan menyantap nasi dan lauk yang sudah ada di piring.
(Hadehhh mas mas ga ada puas nya kamu,ucap batin Ersa).
bibi ga nya geleng geleng kepala dan tersenyum bahagia melihat kedua anak majikannya sudah kembali seperti semula.(kira kira bibi tau ga ya kalau Hadi suka main tangan juga sama istrinya,)
Sedang asik makan telepon Hadi berdering.tapi di acuhkan nya .karena setelah ini dia ingin menyantap istrinya juga hahaha.
__ADS_1
"mas teleponnya berdering".
"iya,,udah biarkan aja,kan lagi libur masa masih di suruh kerja aja"
"ih mas ga boleh gitu ah"
"Bos mah bebas dek,"ucapnya sambil tetap makan.
akhirnya Ersa yang mengangkat nya.di lihatnya nama yang tertera,, "Rini".mendadak moodnya langsung hilang . dijawabnya telepon itu.
"Assalamualaikum mba Rini,,ini saya istrinya pak Hadi mba"
"OOO,,,,eee,,itu ,,Bu ,,e,,,anu,,"jawab si Rini tergugup(mungkin di pikir nya yang menjawab hati kali ya)
"iya mba Rini ada apa,bisa di bantu,pak Hadi nya lagi makan mba"
"lagi makan ya Bu,ya sudah nanti tolong telepon balik ke saya ya Bu,pak Hadi nya"
"oo iya mba nanti di sampaikan "jawab Ersa,tapi dalam hati nya di emosi,enak aja nyuruh telepon balik,mau apa dia.sambil melamun dia meletakkan kembali ponsel suaminya.
sementara si Hadi yang melihat nya bingung ada apa,dia pun menepuk pundak istrinya,karena Ersa duduk di samping nya.
"Sayang ada apa,siapa yang telepon"
"apa mas,oo itu mba Rini telepon,katanya mas di suruh telepon balik"
"Mas susah makannya,aku belum loh"
"Kamu sih sibuk angkat telepon,dah makan,aku ke kamar dulu ya"ucapnya sambil senyum menggoda.ish pasti pikiran nya sudah piktor tuh.
sementara Ersa memakan sisa nasi yang tdi belum habis.sambil diem.menahan emosi nya dan airmata nya.
bibi yang memperhatikan itu sedari tadi pun menghampiri Ersa.
"Sudah mba ,ga usah dipikirkan, mudahan semuanya baik saja"
"Iya Bi,entah kenapa aku rasanya ga rela bi"
ucapnya sambil terisak-isak menangis di pelukan bibi.
"Sudah mba jngan nangis,nanti mas Hadi lihat , sekarang mba ke kamar aja susul mas Hadi jngan biarkan wanita itu menelpon lagi"ucap bibi lagi.
"Iya Bi, sebentar aku rapikan ini dulu"kata ersa sambil mengangkat piring kotor bekas makannya dan Hadi tadi.
"Biar mba biar bibi yang beresin ,susah sanaba susul mas Hadi "
__ADS_1
karena di cegah bibi akhirnya dia menaruh lagi piring itu di meja dan bergegas ke kamar.
setelah Ersa pergi bibi langsung menelpon tuan besarnya ya siapa lagi kalau bukan papa nya Hadi.
"Assalamualaikum tuan,maaf tuan saya mau memberitahukan tadi wanita itu telepon mas Hadi lagi, kebetulan yang angkat mba Ersa."
"waalaikumsalam bi,,apaaaaa bi,, hadehhh mau nya apa si tuh wanita,ganggu rumah tangga orang saja,ya sudah bi apalagi infonya "itu tuan si wanita bilang kalau mas Hadi suruh telepon balik"
"sekarang Hadi nya di mana bi"
"mas Hadi sudah masuk kamar lagi tuan,sama mba Ersa"
"Oo bagus bi,bilang Ersa tidak usah khawatir,dan jangan biarkan Hadi menelpon wanita itu bi"
"Iya tuan,ya sudah tuan ,hanya itu yang saya sampaikan"
"iya Bi terimakasih ya,biar wanita itu urusannya sama saya,ini tidak bisa di biarkan"
telepon pun terputus.
bibi membereskan meja makan dan ,kembali ke kamar guna istirahat dulu.
Sementara itu di dalam kamar Hadi yang sudah menunggu janji istrinya pun tersenyum menggoda,
"Kita mulai sekarang sayang"bisik nya di telinga istrinya.
"ehm,,"ucap Ersa.
tanpa aba aba Hadi mulai mencumbu Ersa dari leher bibir dan area kebawah,karena perut Ersa yang sudah membesar dia pun harus hati hati dia tidak ingin anaknya itu tersakiti,Ersa yang sudah terbuai kenikmatan itu,pun tak tahan langsung menarik suaminya itu."ahh,,,mas,,,aku mau sekarang"
hadi pun tahu kalau istrinya sudah mulai terangsang dia pun sama, akhirnya mereka mencapai puncak kenikmatan itu bersama.
tapi tak sampai situ, sekarang gantian Ersa yang memuaskan Hadi dengan berada berada di atas Hadi dia memainkan area sensitif suaminya,Ersa mau memberi kan kenikmatan itu untuk suaminya dia kngen momen itu,tanpa ampun Ersa terus merangsang suaminya,Hadi pun langsung kewalahan karenanya dia pun menarik Ersa dan kembali mencapai puncak kenikmatan itu bersama lagi.
"Kamu hebat sayang lagi hamil bisa memuaskan suami"di kecup nya istrinya itu.
"Kamu juga hebat ms, terimakasih ya"
lalu dia pun beranjak ke kamar mandi di susul Hadi,
"Mau apa mas,"
"Mau ikutan mandi lah'
"Janji ya hanya mandi ga lebih "
__ADS_1
"iya janji sayang"
akhirnya sesuai janjinya mereka berdua mandi bersama,tapi bukan Hadi namanya kalau tidak bisa buat istrinya terangsang hebat,hahaha,,,tau kan apa yang terjadi...