BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA

BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA
papa jahat ucap Shaka


__ADS_3

Sejak kejadian hari itu Shaka jadi jauh dengan papa nya sampai usianya sekarang tujuh tahun,dan Shaka sekarang ini sudah kelas satu sekolah dasar.


Shaka lebih nyaman bila di antar oleh mama nya di banding papa nya.


berbagai cara di lakukan Hadi agar Shaka mau memaafkan nya kembali.


Apalagi di tambah kejadian fatal lagi.saat sedang makan Shaka tidak sengaja menjatuhkan ponsel mama nya,


"prank,,"


suara benda jatuh Shaka panik karena benda yang dia jatuhkan ponsel mama nya yang tidak murah harganya,ponsel itu terbelah dua dan retak lah layar nya,si mama tidak marah,tapi si papa sangat marah


padahal Shaka sudah meminta maaf berulang kali.


"Kamu itu bisa hati hati ga sih jadi anak, PLAK"satu tamparan mendarat di pipi shaka.sebelah kanan,membuat Shaka kecil kesakitan,tapi rupanya tidak hanya itu yang di lakukan Hadi, satu tamparan lagi mendarat di pipi sebelah kirinya.


Hadi tidak sadar kalau yang di tampar adalah anak nya yang masih kecil.shaka kecil kesakitan memegang ke dua pipinya.sambil menangis meminta ampun dan maaf pada papa nya.


"Ma,,ma,,maaf papa,maaf ,,ampun papa ,ampun,"kata itu terus di ucapkan nya.api Hadi yang sudah gelap mata tidak peduli dengan tangisan anak nya.ketika Hadi hendak menarik anak nya lagi,Ersa langsung berdiri di depan anaknya,lalu dia berkata.

__ADS_1


"Mas sudah mas,sadar mas,pukul saja aku siksa saja aku jangan Shaka mas,dia masih kecil mas"


"Jangan kamu bela anak yang ceroboh itu sayang,biar aku beri dia pelajaran biar dia tidak mengulangi perbuatannya lagi "


Karena ersasysh tidak tahan di dorong nya suami ny itu,dan Hadi jatuh terduduk di lantai.


"pukul aku mas pukul, sebagai tempat pelampiasan amarah mu mas,aku rela mas ,tapi jangan anak kita mas,lihat dia sudah kesakitan dia, ketakutan karena kamu,"setelah berkata demikian Ersa menggendong Shaka dan mengelus pipi anak nya itu.


"Sudah nak ada mama di sini,Shaka jangan takut ya nak,sudah nak"


Shaka memeluk Ersa dengan eratnya dia tidak mau melihat ke arah papa nya itu.


"Mama maafin Shaka ya mah,Shaka tidak sengaja mah, maafin Shaka ya mah"ucapnya dengan suara yang masih sesenggukan.


"Shaka minta maaf ya sama papa peluk papa, maafin papa ya nak"


Shaka melihat papa nya itu tapi segera memalingkan wajahnya lagi dan menenggelamkan wajahnya di dalam pelukan mama nya.


"Kenapa sayang, Shaka jangan takut,ada mama di sini nak,Ayo nak ucap maaf sama papa"

__ADS_1


"Tadi Shaka sudah minta maaf mah,tapi papa terus saja memukul Shaka,papa jahat mah,papa tidak sayang sama kita mah,"


Hadi yang mendengar itu langsung terduduk lemas,di lihatnya kedua tangan nya,dia telah memukul anaknya dengan tangan ini,di usap nya mukanya itu, lalu d berdiri menghampiri istri dan anak nya itu.tapi Shaka seperti ketakutan di peluk nya erat mama nya itu,sambil berkata.


"Maafin Shaka pah, maafin Shaka, ampun papa ampun"


"Lihat mas,ini yang kamu bilang mau beri dia pelajaran,dia sampai takut mas melihat diri mu,di mana hati nurani mu mas"


"Iya sayang maafin aku,aku khilaf, Shaka maafin papa ya nak ,sini nak "


"Jangan papa,papa jangan mendekat,"teriak Shaka histeris.


"Shaka tenang sayang, tenang ya,ada mama di sini nak,ya sudah kita ke kamar Shaka yuk"


Shaka menjawab dengan anggukan kepala.


Hadi mengikuti di belakangnya.tapi belum sampai di depan kamar,Shaka langsung menutup pintu kamar nya itu,dan berkata "papa tidak boleh masuk,Shaka benci papa,papa jahat."


Hadi kembali terduduk lemas di depan kamar anaknya itu.

__ADS_1


Hadehhh Hadi Hadi,kenapa sih harus dengan kekerasan,kalau sudah begini kamu sendiri kan yang pusing ,,rasakan akibatnya tuh,, gregetan author jadinya,sambil nulis air mata author meleleh terus ini,semoga tidak terjadi pada keluarga kita ya pembaca yang tersayang.


ayo dong di tunggu ya cerita selanjutnya..


__ADS_2