BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA

BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA
LUKA ITU


__ADS_3

Setelah puas foto sana foto sini sesi wawancara Hadi sebagai customer dan sesi wawancara ibu tuti sebagai pemilik warung,, ersa pun langsung mengupdate,, semuanya ke instagram juga ke media whatsapp nya,, agar semua orang dan temannya melihat foto itu.


ersa memang selalu begitu dari kecil ga bisa melihat orang kesusahan kalau dia bisa bantu akan dia bantu.


setelahnya dia dan hadi pamit.karena mereka harus segera cek out dari hotel untuk balik ke jakarta.


"Assalamu'alaikum,, mah pah,, kakak dah pulang nih" mereka pulang ke rumah ersa dahulu,, besok baru rencananya mereka akan pindah ke rumah hadi.


"Waalaikumsalam sayang,, uh anak mama baru pulang honeymoon,, gimana sehat kalian"


tanya mama sambil memeluk Ersa.


"Alhamdulillah sehat dong mah,, papa mana mah"tanya balik Ersa.


" papa sudah jalan kerja sayang,, sudah sana bersih bersih lalu istirahat ya"


"Siap mama ku yang cantik" jawab ersa sambil mencium pipi mamanya dan berjalan ke kamarnya di ikuti hadi.


"Ya ampun,, kangen banget sama suasana kamar ini"kata ersa sambil merebahkan tubuhnya di kasur kesayangannya.


" Yangg,,, mandi duluan ya,, bau nih badan aku""


"Iya mas,, itu handuknya di lemari aku,ada yang baru"Jawa ersa sambil menunjuk ke lemarinya.


" nanti malam kita pulang ke rumah ku ya"kata hadi sambil masuk ke kamar mandi.


karena sangat lelah mereka pun tertidur.mereka terbangun karena suara alarm HP yang di pasang Ersa,


"Ya ampun sudah jam 4,,mas bangun ayoo,, katanya mau pulang ke rumah kamu,biar ga kemalaman mas, mass mass,, iss dia mah susah deh "tapi yang di bangun kan masih saja memeluk guling, karena kesal suaminya di bangun kan tidak juga bangun, ersa langsung menuju kamar mandi dan setelah di rasa rapi dia langsung membangun suaminya lagi. kali ini dengan ciuman lembut, beneran saja suaminya terbangun dan membalas ciuman itu.


"ih,, mandi sana habis itu langsung siap siap, ayoo cepetan nanti kemalaman sampai rumah kamu"


Setelah membereskan baju yang akan di bawa dan barang seperlunya,, mereka langsung pamit kepada papa mama dan adik adiknya.


"Jadi istri yang baik ya sayang, jangan lupakan kami di sini ya sering-sering main ke sini"


"mm,, " ersa tak kuasa menahan air matanya, karena harus meninggalkan rumah dan orangtuanya.


"Hadi, papa titip Ersa sama kamu, jaga dia baik baik, jangan sampai kamu jatuh tangan kepadanya, sempat kamu jatuh tangan paan ya, papa akan jemput anak papa"


"Iya pah, insyaallah Hadi akan jaga ersa dan tidak akan menyakiti nya,hadi akan menyayangi ersa seperti papa dan mama menyayangi ersa,,, " jawab hadi sambil mencium punggung tangan mertuanya.


Setelahnya mereka pamit.


Sampailah mereka di rumah Hadi. mereka di sambut oleh keluarga Hadi.


"Apa Kabar sayang, selamat datang di rumah kamu yang baru ya, anggap kami orangtua kamu ya sekarang"kata mama nya Hadi sambil memeluk Ersa.


"Gimana bulan madu kalian, papa harap menyenangkan ya"


"Alhamdulillah baik tante,,iya kalian orangtua ersa sekarang, " jawab ersa


"Loh ko masih manggil tante,, mama sayang mama,, "


"eh iya mama,, maaf ya mah"jawab Ersa gugup.


" Ehh papa kepo nih,, kaya ga pernah bulan madu aja"jawab jadi meledek papanya.


"iss,, kamu ini di tanya,,sudah ayoo makan malam dulu"


"Lagi papa mau tau aja sih,, " malah mama yang menjawab, karena hadi sudah berjalan menuju meja makan.


"Wow,, keren,, mama tau aja sih kalau ini makanan kesukaan menantunya"kata hadi.

__ADS_1


" Wah,, bener ersa ini kesukaan kamu semuanya "


"Iya mah,," jawab ersa.


"Ya sudah ayoo kita makan nunggu apalagi"


tanpa banyak bicara mereka makan malam bersama ersa sangat menikmatinya hidangan itu setelah selesai makan, mereka duduk bersama di ruang keluarga.


"kalian mau tinggal disini kan " tanya mama Mertuanya.


"untuk seminggu ini iya mah, sambil mencari rumah sendiri"


"kalian yakin, padahal disini sepi loh, mama sama papa, cuma ber dia aja"


"ayoo lah sayang,, di sini aja yahh,, " rayu mama mertua ersa, agar mereka tetap tinggal di rumah itu.


"mah,, tenang ya nanti ersa akan sering main ke sini ya mah, ataw mama yang main ke rumah kami" jawab ersa sambil memegang tangan mama mertuanya.


"biarin mah biar mereka dewasa, dan biar hadi punya rasa tanggung jawab mah," jawab papa nya juga,, sambil melihat ke hadi karena papa nya pikir mungkin dengan dia mandiri pisah dari orangtuanya dans udah beristri mungkin sikap kasar dan tempramen hadi akan hilang.


seminggu telah berlalu tapi mereka belum juga mendapatkan rumah yang cocok,, akhirnya pas libur mereka bersama melihat perumahan yang di temannya hadi.


"Aku suka mas, kita ambil ini aja tidak terlalu besar tidak terlalu kecil, ada tanah belakang nya juga aku bisa menanam bunga di sana nanti"


"mm,, iya bagus juga tempatnya strategis juga, ya sudah kita ambil ini"


"Tapi, kamu ada tidak uang nya, kalau tidak kita cari lagi yang lebih kecil dari ini"


"Tenang sayang, ada kok,kita beli ya rumah ini"


akhirnya mereka pun sepakat untuk membeli rumah itu,selesai cocok dengan harganya mereka pun menyelesaikan semua pembayarannya.


Akhirnya mereka pindah ke rumah baru mereka dengan di antar mama dan papa nya hadi. yah walaupun rumah itu terlihat lebih kecil tapi terlihat nyaman. cocok lah buta pengantin baru, pikir mama nya.


"kalian yang akur ya, Hadi ingat jaga ersa baik baik jangan kamu buat ersa menangis sampai mama dengar ersa mengeluh soal kamu mama ga akan tinggal diam, " pesan mama nya.


"iya mah" jawab ersa.


mereka pun mengadakan pengajian dengan memanggil bapak bapak komplek lewat bantuan sekuriti, komplek, alhamdulillah bapak bapak komplek sini banyak yang datang.


sebulan sudah mereka sepasang pengantin baru pindah bahagia dan normal seperti kebanyakan pasangan muda.


Tapi pada suatu malam, ersa yang masih bekerja pulang tanpa di jemput hadi, karena hadi masih banyak kerjaan di kantor nya,dan dia di antar oleh Toni,sekalian


"Terimakasih ya bang, " kata ersa


"iya dek sama sama"


"Kamu sudah ketemu vita blm"


"Iya belum nih sibuk sekali anak itu, Oh iya bagaimana hubungan bang Toni sama vita, masih kan, "


"Alhamdulillah masih dek, terimakasih ya sudah mengenalkan Abang sama vita, dia baik seperti kamu dek"jawab hadi. sambil terus melihat ersa. karena sejujurnya dia belum bisa melupakan cinta dan sayang nya sama ersa.


" Ya sudah bang ersa masuk dulu ya, ga mau mampir beneran "


setelah ersa masuk ke dalam rumah hadi melajukan motornya.


"Assalamu'alaikum,, "


"Waalaikumsalam,, sudah pulang mas"


"Mm"" jawab hadi.

__ADS_1


"Cape ya mandi dulu sana aku siapkan makan malam ya"kata ersa.


Tanpa menjawab hadi pun langsung masuk kamar , dan keluar lagi dengan sudah berganti baju dan terlihat segar. dia langsung menuju meja makan di sana ada ersa yang sudah menunggu.


" Makan mas, "sambil memberikan sepiring nasi kepada hadi.


sepanjang mereka makan tidak ada suara, sampai setelah selesai makan hadi beranjak duduk di sofa dekat TV.


ersa datang dengan membawakan secangkir kopi.dan stoples cemilan.


" Ini kopinya mas"


"Kamu pulang sama siapa tadi" Tanya hadi


"diantar banget Toni mas"


"apa Toni,, kenapa ga bisa naik ojek online aja sih"kata Hadi lagi dengan nada sedikit tinggi.


"Tadinya aku mau naik ojek mas tapi bang Toni menawarkan tumpangan, dan lagian arah jalan rumah nya searah kan"


"oo Toni searah ya rumah nya" jawab hadi dengan nada agak tinggi.


"Kenapa sih mas, kamu cemburu sama bang Toni" tanya ersa yang sudah mengetahui kalau suaminya marah karena cemburu.


"Masih nanya kenapa, suka kamu sama Toni itu,, kenapa masih ada rasa sayang sama dia, sampai kamu mau di antara oleh nya"


"Mas, kenapa bicara nya begitu, tega kamu"


plak satu tamparan keras mendarat di pipi kiri nya ersa.dan itu tamparan pertama yang di dapat ersa. sangat sakit karena begitu kencang.


"Mass,,,,teriak ersa kaget mendapatkan tamparan dari hadi. tak terasa air matanya turun sendiri


" baik mas, baik kalau kamu ga suka aku diantar bang Toni, aku minta maaf aku janji aku ga akan di antar dia lagi"kata ersa sambil sesenggukan.


"Alah,,,ga percaya aku" sambil berjalan menuju kamar dan membanting pintu"brakk "


sedangkan di ruang TV ersa masih menangis, dia tak menyangka suami nya akan tega menampar hanya karena soal sepele yang dia sendiri pun tidak mengerti.


setelah di rasa cukup tenang ersa pun berjalan masuk ke kamar, dia melihat suaminya sedang duduk di tempat tidur sambil melihat Laptopnya.


"mass,, aku minta maaf, aku tau aku salah"


"mm,, " hanya jawaban itu yang terdengar dari mulut suaminya.


ersa pun tidak banyak bicara dia langsung mengambil wudhu untuk sholat isya,,.


selanjutnya dia pun berbaring membelakangi,di sebelah suaminya yang masih depan laptop.hadi pun cuek saja seperti ersa tidak ada di sebelah nya.


dalam hati ersa berkata, ya Allah semoga tidak terulang lagi.


keesokannya dia bangun seperti biasa untuk menunaikan sholat subuh, dia melihat suaminya masih tertidur pulas, dia mandi dan langsung menunaikan kewajibannya tak lupa dia bangunkan suaminya, walaupun hatinya masih sakit tapi dia kesampingkan ego nya dia mengalah demi baktinya kepada suaminya.


"Mass.,, sholat subuh dulu mas,, sudah jam lima"


"Iya sebentar lagi"


"Aku siap kan sarapan ya, jangan lupa bangun sholat subuh ya mas"


dia pun membuka pintu kamarnya," ceklek"


tak lama kemudian hari pun bangun dari tidurnya untuk sholat subuh,, lalu keluar kamar.


"Hai sayang, , sarapan apa kita" sapa hadi, dengan senyuman nya.

__ADS_1


"What,,, ini laki kaya ga ada dosa ya,, "batin ersa,, yang kaget dengan sikap hadi yang tiba-tiba biasa lagi setelah kejadian semalam.


bekas tamparan itu masih merah di pipinya. mungkin karena kulit ersa yang putih jadi masih terlihat bekasnya.


__ADS_2