BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA

BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA
LAGI LAGI BERULAH


__ADS_3

"Sarapan mas,, ada nasi goreng,ayam rica rica, sayur tumis buncis dan tempe goreng,,apa mau pakai nasib putih juga ada"


kata ersa sambil menyiapkannya di atas meja.


"Wow mantap, ini kamu semuanya yang masak sayang"kata hadintak percaya.


" Ya iya dong,, kan cuma ada aku doang di sini"


"Hebat kamu, makin sayang aku jadinya"


kata nya sambil menarik kursi lalu duduk.


"Aku mau bawa nasi ya boleh kan, "


"Boleh dong, tapi sarapan dulu ya, "


"aku mau pake nasi goreng, pake tempe aja"


"nanti aku mau bawa nasi putih pake semuanya lauk"


"Mau aku tunjukkan kalau istriku bisa masak, dan enak juga"katanya sambil menyuap nasi goreng ke mulutnya.


" iya sudah makan dulu, tapi kamu sudah mandi belum"


"Sudah dong, kan sudah rapi ini"


Tapi Hadi tetap tidak melihat pipinya ersa yang merah akibat tamparan nya.


ya sudah lah bagi ersa yang penting suaminya sudah baik tidak marah lagi, ga masalah buat dia merah itu nanti juga bisa ilang.


"Aku jalan ya jalan ya sayang, kamu mau bareng ayo"


kebetulan ersa juga sudah rapi.


"bareng dong, tapi anterin ya sampai kerjaan"


"Iya sayang"


"Oh iya ini bekel nya ada di tas kecil ini. jangan lupa di makan ya"sambil memberikan tas kecil yang berisi bekel makanan hadi.


"Siap sayang ku yang cantik"


"Dah sayang, nanti sore aku jemput ya"


"Iya mas, nanti aku telepon ya"ucap ersa sambil mencium tangan suaminya dan berlalu masuk ke loby hotel karena sudah di tunggu mba mis di depan pintu.


" Assalamu'alaikumba cantik "sapa security hotel keadaan ersa.


" Waalaikumsalam , Bapak udin"katanya sambil masuk ke dalam menyusul mba Mia.


"Assalamu'alaikum mba, "sapa ersa pada mba Mia.


" Waalaikumsalam, tumben kamu pakai masker kenapa"


"ahh, engga mba ini lagi flu"jawab nya bohong padahal ersa menutupi merah di pipinya itu.


"oo gitu"


"ayo kita ganti seragam dulu"

__ADS_1


pas di ruang ganti ga sengaja masker nya ersa terlepas dan hanya mia yang ada di situ dia pun kaget melihat pipi ersa yang merah padam. Mia pun kaget dan timbul penasaran di dirinya.


"ersa jawab yang jujur, kamu habis di pukul hadi ya"


"oh ini ga mba, ini ke pentok tembok mba"


"ersa jangan bohong sama mba, cerita kenapa"


ersa pun menangis di pelukan mba mia dia memang tidak bisa menyembunyikan apa-apa sama teman kerjanya yang satu ini. dia pun menceritakan semuanya.


"Astagfirullah,, kebangetan banget sih hadi itu, hanya gara gara kamu di antar Toni,ini sudah sering ataw baru pertama kali"


"Kan dia tau toni itu sudah menganggap kamu adek nya, awas saja kalau ketemu"


"Jangan mba, ini baru pertama,cukup mba aja yang tahu, ersa ga mau yang lain tahu, apalagi bang Toni, ersa takut dia akan bilang ke sahabat ersa vita,"


"Iya mba janji, tapi kamu kalau ada apa pun itu harus cerita ke mba, jangan tidak"


"sudah yuk kita kerja, hapus dulu air mata nya, yang sabar ya"


tiba-tiba pintu di buka, ternyata Toni dan windi yang masuk,


"Hai,, ersa Mia, " sapa windi.


Toni nyangka melihat ersa langsung menatap nya tajam.karena ersa menggunakan masker.


"Ada apa ersa, kenapa ko di tutup wajahnya"


"ersa lagi flu ton" yang menjawab Mia. ersa hanya diam.


"Ohh,, ya udah ayook, dah di tunggu shift malam, windi sudah siap kan"


Hadi yang mencoba menggandeng tangan ersa langsung di tepis oleh Mia. dan tangan ersa di gandeng Mia.


" ihh apa sih mi,, "aku mau gandeng adekku emang ga boleh"


"Husss,,, sudah jadi istri orang " itulah jawabannya Mia. yang langsung berlalu pergi.


suasana hotel terlihat sepi, katanya lusa baru akan ada tamu dari luar negri yang akan datang menyewa tujuh kamar VIP di hotel itu.


"Tuhan ku cinta dia ku ingin bersama nya,, " terdengar lagu adhmes, yang ternyata nada dering ponsel nya ersa.


"Assalamu'alaikum,, iya mas, baik ersa tunggu ya, di lobby tempat biasa kan"


ternyata hadi yang telepon.


"Hadi ya,, " tanya Mia.


saat ersa menjawab telepon tanpa sadar masker ersa terbuka, dan tampaklah pipi nya yang merah, dan terlihat oleh Toni.


Toni hanya memandang Mia dengan tatapan yang sulit diartikan. dia sudah tahu apa yang terjadi pada ersa hanya dengan melihat pipinya itu, dalam benaknya"Hadi ternyata kamu belum berubah, kamu tega menyakiti orang yang benar-benar sayang terhadap mu, awas kalau sampai terjadi hal hal di luar ini aku ga akan tinggal diam"


tanpa terasa air mata Toni jatuh di pipi nya.tio yang melihat itu langsung berkata.


"Woiii,, ngapa brooo... "


"Husss berisik,, ini kelilipan mata gue tadi"


tio yang tau Toni berbohong. langsung diem. pikir nya nanti akan dia tanya.

__ADS_1


Hadi yang pulang kantor duluan segera menjemput istrinya.


"Brooo,, gue duluan ya,, mau jemput istri dulu"


"beuhhh,, yang udah punya istri sekarang ga mau nongkrong dulu kita" tanya teman kantor nya. yang sekaligus anak buahnya.


ya Hadi sekarang adalah seorang direktur di kantor tempatnya bekerja.setelah menikah karier nya terus meningkat.


"Lain kali lah broo,, makanya cepetan nikah,, jangan kelamaan jomblo luu,,keburu lapukk ntar" yang di sambut tawa oleh anak buahnya yang lain.


bukan nya dijawab malah di lempar kertas yang tak terpakai oleh temannya.


Hadi hanya tertawa pergi meninggalkan ruangan itu.


Ersa yang terlihat menunggu dengan di temani Mia, yang juga nunggu suaminya.tak lama suaminya Mia datang,,terlihat dari jauh Toni yang berjalan ke arah mereka. tapi di urungkan karena dia sudah melihat Hadi datang, dia langsung berbelok ke arah basement parkiran karyawan.


"Sudah lama nunggu ya"


"Eh ada mba Mia,, makasih nya sudah menemani ersa nunggu."


"oke,, ersa duluan ya kan Hadi sudah datang, sampai jumpa besok sore


iya besok mereka berganti shif sore.


" Loh besok kamu masuk sore sayang"


"iya mas" jawab ersa sambil naik di atas motor Hadi.


setelah ersa naik di motor hadi langsung tancap gas,,


sampai di rumah ersa langsung turun dan masuk ke dalam, dan menuju kamar.


Hadi yang nyusul langsung masuk kamar dan memeluk ersa dari belakang.dan langsung mencium leher ersa.


"Mandi dulu mas,,masih bau nih"


"ga kok masih wangi,, aku suka wangi tubuh kamu ini,," katanya yang langsung menggendong ersa ala bridal,, dan menaruh nya di atas kasur. ersa yang tidak bisa menolak suaminya yang sudah berkeinginan,, dia pun melayani suaminya walaupun badanya cape sekali.hadi yang belum puas terus saja meminta lagi,dan"ahhhhh,,"keduanya pun mencapai puncak kenikmatan itu.


ersa yang sudah terlihat kelelahan langsung tertidur. begitu juga Hadi. sampai pada jam sembilan malam.


kriuk kriuk kriuk,, bunyi perut mereka yang lapar terdengar. ersa pun segera bangun dan menuju kamar mandi.untuk membersihkan tubuh nya


setelahnya dia sholat isya,,


dia menuju dapur dan menghangatkan makanan yang tadi pagi.


baru dia akan membangun kan suaminya, Hadi sudah keluar kamar, lalu mencium kening ersa.


"makan yuk aku lapar " kata ersa


"emm" jawab Hadi.


mereka makan tanpa banyak bicara. setelah makan seperti biasa Hadi menonton TV, karena acaranya tidak ada yang seru. akhirnya dia nonton youtube film. ersa datang membawakan kopi dan teh hangat untuk nya.


Karena yang di setel Hadi film horor membuat ersa ketakutan dan duduk merapat Hadi.


Hadi yang melihat istrinya ketakutan bukannya mengganti film nya malah asik menjahili ersa.


"ishh,, mas apaan sih,, istrinya takut malah di takut takutin." katanya kesal, dia pun langsung menuju kamarnya meninggalkan suaminya.

__ADS_1


"eh sayang tunggu, ko ditinggal sih" kata Hadi yang ternyata dia pun takut juga sebenarnya.


__ADS_2