BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA

BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA
Om Hansen


__ADS_3

Lima tahun sudah Ersa menjalani hidup berumah tangga bersama Hadi.Mereka pun telah di karuniai seorang anak kecil yang lucu bernama Shaka.


Saat anniversary nya Omtik dan opa.Ersa sangat cantik sekali.omtik pun jadi bangga di buatnya dia memperkenalkan Ersa pada kerabat dan rekan bisnis opa dan Hadi.


Tapi tidak dengan Hadi dia terlihat tidak suka karena banyak mata yang memandang wajah istrinya.


banyaknya pujian dari kerabat dan rekan bisnis nya.tentang Ersa dan Shaka.


"subhanallah,,pintar banget si Hadi mencari istri,bak bidadari surga"


"iya adem bangetttt liat nya"


"istrinya cantik Anak nya pun ganteng banget "jeng ada lagi tidak yang kaya mantu mu itu , adeknya Kalau ada"


begitulah kira kira pujian yang terlontar dari mereka yang hadir.


Tapi Ersa hanya tersenyum saja tidak menanggapi ucapan mereka.


Karena Ersa sudah melihat raut wajah suaminya yang tak bisa di jelaskan.


Ersa berusaha untuk menghindar dari para tamu undangan,tapi mertua tercinta si Omtik selalu memanggil Nya.


"Ersa sini sayang,kenalin ini sepupu mama dari London,om Hansen,baru kemarin tiba di Indonesia.dia spesial datang buat ketemu Kamu,karena waktu kalian nikah om Hansen tidak sempat datang"


"Saya Ersa om,seneng berkenalan dengan om,"


"Hai Ersa,iya om minta maaf ya waktu kalian nikah om tidak bisa datang banyak sekali kerjaan di sana"


"mba yu,,pinter banget si Hadi mencari istri, cantik, Sholeha,pintar,"


"Iya dong sen,, sudah ketemu cucuku belum,bibit unggul loh,"kata mama membanggakan cucunya.


"Belum lah ,di mana Dia "jawab om Hansen.

__ADS_1


"Ersa mana Shaka sayang "tanya mama pada Ersa .


"Shaka sedang main di taman belakang mah"


"Ayo sen,kita ke belakang,cucuku kalau sudah lihat kolam ikan senang sekali dia"


"Ayo mba,"


Satu persatu tamu undang sudah pada pulang,begitu juga kerabat dekat dan jauh dari mama dan papa mertua nya sudah pulang juga,hanya tersisa keluarga om Hansen dan Tante Widia,yah karena mereka baru datang tadi pagi langsung dari London dan Singapura ke sini.


rencananya om Hansen dan istri akan menginap di rumah mertuanya.


sementara Tante Widia memilih menginap di hotel bersama keluarga nya


Yah keluarga mertua nya boleh di bilang keluarga terpandang.tapi menurut cerita Omtik dan opa keluarga mereka dulu nya semasa kecil sampai mereka dewasa itu sangat susah tidak seperti sekarang ini.dan om Hansen juga Tante Widia memilih tinggal di London dan Singapura awalnya mereka bekerja sebagai TKI.


Uang dari hasil kerja kerasnya mereka kumpulkan hingga mereka mempunyai bisnis dan perusahaan sendiri di beberapa negara.


"mbak yu,Hadi masih temperamen Ndak,kasian istrinya klau Hadi masih seperti itu."tanya om Hansen dengan suara pelan di sela sela obrolan santai mereka.


"Huff,,,aku sudah cape ses menasehati anak itu.sekarang malah pencemburu sen, terlalu pencemburu."jawab Omtik .


"Oalah mbak yu,,ya wajar sih mbak kalau Hadi


jadi pencemburu terhadap istrinya.lah wing istrinya cantik banget mba"kata om Hansen lagi


"Yo tapi Ndak gitu juga sen,masa ikut saya jalan jalan aja Ndak boleh,kan itu kebangetan,kasian kadang Sama Ersa dia sabar dan tidak pernah mengeluh ataw cerita ke siapapun termasuk saya mertua nya,Ndak pernah"


Obrolan mereka terhenti karena Hadi ikut duduk di sana menemani shaka.sementara Ersa membantu bibi di dapur.


banyak perabotan yang harus di kembalikan ke tempat nya,dan Ersa membantu bibi membereskan.


"Bi,,bikin kolak bi,kayanya ada singkong sama pisang ya di belakang"

__ADS_1


"Ada mba,boleh tuh mba , sebentar bibi bereskan ini dulu"


"Ndak usah bi biar ersa yang buat ,bibi bereskan ini aja ya"


"jngan mba biar bibi aja"


"Ndak apa bi,,"


dan Ersa mulai mengupas kulit singkong dan pisang,tak lupa di cuci nya dahulu.yah Ersa sangat cekatan kalau urusan msak dan mengolah makanan.


di rebus nya air di masukkan nya singkong terlebih dahulu setelah di rasa empuk ,baru di masukin pisang nya beserta gula merah,baru setelah itu santan kara nya (pake yang ada di kulkas aja).tak lupa di berikan vanili dan garam sedikit,setelah di rasa pas rasanya,Ersa menempatkan kolak itu kedalam mangkuk tahan panas dan dihidangkan ke hadapan mertua dan om Hansen nya itu.


"Wow,,apa ini sayang"tanya Omtik.


"kolak mah,tadi lihat ada pisang sama singkong,,ya sudah saya buat kolak aja,ayo om cobain pasti di sana jarang kan makan ini"


"Mbak yu,,rajin sekali mantu mu mbak,"


"Iya om sudah tidak pernah makan kolak lagi nih,,di Sana susah nyari bahannya itu"


"Opa,mas Hadi ayo makan kolak dulu"


"Kamu but kolak sayang,tahu aja sih aku lagi mau kolak, makasih ya "


"Shaka,makan kolak dulu ya ,,main nya nnti lagi"


"Asik aku mau mama,"


"Makan sendiri apa mama suapi"


"sendiri aja mah "


Begitulah ke keakraban Ersa yang bisa mencairkan suasana dan hati suaminya yang sedang sensi sejak tadi pagi.

__ADS_1


__ADS_2