
Sejak kejadian di acaranya Vita,Ersa seperti tidak bisa berkutik lagi,karena setiap gerak nya selalu di atur hadi.sedangkan Hadi sendiri sibuk seperti sengaja agar istrinya tidak pergi keluar.
Sementara itu bibi yang sudah balik dari kampung,di suruh Omtik balik dulu ke rumah Omtik sebentar.karena akan ada acara di rumah Omtik.omtik berusaha menelepon Hadi agar Ersa diperbolehkan untuk ke rumah Omtik di jemput sopir.
"Hadi,,Ersa mama suruh jemput sopir ya,buat bantuin mama"
"Nanti saja mah, sama Hadi datang nya,kan sudah ada bibi juga kan,kasian Shaka tidak ada yang pegang nanti"
"mama keteteran ini Hadi,nunggu kamu lama,udah mama suruh mama jemput Ersa kalau ga "jawab Omtik yang kesal mendengarkan jawaban anak nya itu.
"Papa tolong jemput Ersa pah,mama kerepotan ini,di suruh nunggu Hadi,dia aja belum tahu pulang jam berapa"ucap Omtik dengan nada kesal
"Iya mama,emang tuh anak harus di berikan ceramah dulu sama papa"jawab si opa yang langsung bergegas menuju garasi mobil.
"Biar saya aja tuan yang jemput mba Ersa."ucap pak Edi.
"Jangan pak,bisa berabe urusan nya, suaminya itu pencemburu akut pak,"jawab si opa sambil tersenyum
"Tau tuh anak nurunin siapa,bisa pencemburu begitu"
Yang di sambut senyuman juga oleh pak Edi.(lah tuan,kan anak tuan ya berarti nurunin tuan lah,)ucap pak Edi dalam hati.
si Opa terus melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
hingga sampailah opa di depan gerbang rumah nya ersa.dia membunyikan klakson mobil.
rupa nya Ersa sedang menonton TV di ruang tengah,dia pun mendengar suara klakson mobil,buru buru dia membuka pintu,di lihatnya ternyata si papa mertuanya.
"sebentar pah"jawabnya.
__ADS_1
dia buru buru membuka pintu pager nya .dan mobil si opa pun masuk ke dalam garasi
"Ayo Ersa rapi rapi ,mama suruh papa jemput kamu buat bantuin mama,mana cucu Opa sedang apa dia"
belum sempat Ersa menjawab Shaka sudah ada di depan pintu .
"yeeaaa, Opa datang,kita mau jalan jalan lagi ya Opa."ucap Shaka.
"Cucu opa,,iya dong kita jalan jalan ke rumah opa,, Shaka mau beli apa"
sementara Shaka bersama opa nya Ersa pun bersiap siap merapikan bawaan nya,tapi dalam hatinya ragu dia takut kalau suaminya akan marah ,karena dia pergi tanpa izinnya dahulu .dia pun langsung menelpon suaminya.
"Assalamualaikum mas,"
"Waalaikumsalam iya ada apa"
"huff,,siapa yang jemput,papa ataw sopir"
"Ini papa yang jemput mas,mau bicara "
"Mana sini kasih ke papa telepon nya"
Ersa pun memberikan telepon nya ke si papa mertua nya.
"Kenapa Hadi,ga boleh istri mu ke rumah "
"Bukan gitu pah,"jawab Hadi yang rupanya takut sama si papa,
"Susah nanti pulang kerja kmu langsung ke sana aja,dah papa mau jalan"
__ADS_1
"Iya pah,"jawab Hadi.
si langsung mematikan handphone nya dan memberikan ke Ersa.
"Ayo Ersa , sudah di tunggu mama,susah dibawa semuanya,baju dan yang lainnya"
"sudah pah,sudah siap semuanya "
Dalam perjalanan Ersa lebih banyak diam,hanya Shaka ya g banyak bicara mengganggu si opa yang sedang menyetir.
"Opa Shaka mau ke sana "tunjuk nya pada sebuah taman bermain.
"Iya nanti setelah kita antar mama kamu dulu ke rumah opa ya"
"Asik,,,iya opa,"
"Mama sama Oma di rumah ya ga apa-apa kan"
"Iya sayang mama mau bantuin Oma dulu"
sampai di depan rumah mertuanya Ersa turun dari mobil,dia mulai berjalan masuk.
"Assalamualaikum mah"
"Waalaikumsalam,,sayang, Akhirnya kamu datang juga,taro dulu tasnya di kamar , setelah itu cuci tangan bantuin mama ya"
Ersa melakukan apa yang di suruh mertuanya.
kemudian dia membantu si Omtik merapikan meja Prasmanan, banyak meja yang di gunakan dan fungsinya pun berbeda.yaps,,hari ini acara anniversary nya opa dan Oma,,akan banyak tamu undangan yang hadir,nnti malam.
__ADS_1