BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA

BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA
AWAL


__ADS_3

"Pagi sayang,,"Suara Hadi membangun kan Ersa yang masih enggan membuka matanya,karena ini masih terlalu pagi,,spontan membuat Ersa terkejut karena melihat Hadi ada di kamarnya.hihihi,,dia lupa kalau Hadi sudah jadi suaminya,ya ampun Ersaaaa.


"Lohh,,ko Abang ada di kamar Ersa,,ngapain bang"tanya Ersa belum sadar.


"Hadehhh pagi pagi ada yang amnesia,,aku kan suami kamu sekarang sayang,,"jawab Hadi sambil mencubit pipinya Ersa.


Ersa kaget,,dia berusaha mengingat kembali,,setelah ingat dia langsung menepuk jidatnya sendiri,,dan memeluk Hadi.lalu berkata"maaf ya Bang,,udah mandi ya"


"Huuu,,dasar kamu ya,,sana mandi abis itu sarapan yukkk lapar nih"


Ersa langsung bangun dan mengambil baju di lemari plus handuk dan masuk kamar mandi.


"uhhh,,seger banget,,"sambil berjalan ke arah suaminya Hadi.(upss sekarang sebutan nya suaminya ya,hihihi).lalu di mengambil mukena yang ada di atas meja rias nya,dan menunaikan sholat subuh.


"ayokk bang,"katanya sambil menarik tangan suaminya itu.


Hadi senyum melihat Ersa lalu berkata"aku tidak salah pilih istri,udah cantik Sholehah lagi"katanya sambil mencium kening Ersa.


" Sudah bangun kakak,, "sapa mama sambil menyiapkan sarapan pagi untuk anggota keluarga.


" Sarapan dulu yuk,, bareng papa sama adek adek,, ajak Hadi sekalian"


"Pagi kak, bang, " sapa semua adeknya bersamaan.


"Pagi dek,, " jawab ersa hadi bersamaan.


Setelah sarapan,,papa yang kebetulan masih cuti,, menemani hadi berbincang-bincang,, yah mungkin mengakrabkan diri lah sama mantunya,, hihihi.


"Rencananya mau kemana kalian,, berbulan madu"


"Yang dekat saja pah,,, ke semarang,, sekalian mau ziarah ke makam mbah Putri dan ke makam mbah kakungjawab ersa yang langsung duduk di samping suaminya.

__ADS_1


"Iya pah,, karena ersa dan saya hanya dapat izin cuti seminggu pah"sambung hadi melanjutkan menjawab.


" Wah,, bagus itu,, kalian menyempatkan ziarah ke makam mbah"


"kapan kalian berangkat biar papa telepon orang di rumah mbah untuk menyiapkan keperluan kalian selama di sana"


"Lusa pah,, kalian berangkat" jawab Hadi.


"Ihhh kakak curang nih,, masa ke makam mbah kita ga di ajak,, " rengek adek adeknya ersa. yang mendengar ersa mau ke rumah mbah dan berziarah sekalian.


"Husss kalian,, orang kak ersa mau bulan madu" suara mama dari dalam.


"hihihi,, ya kali aja gitu mah,, kak ersa butuh tukang masak di sana nanti, " ledek adeknya.


ersa yang mendengar ledekan adeknya langsung merangkul nya. "nanti ya adekku sayang,,, sekarang kakak mau ber dua dulu sama suami kakak tercinta" matanya sambil melirik ke arah hadi.


Yah,, boleh di bilang ersa sangat bahagia akhirnya bisa menikah dengan Hadi.


"Assalamu'alaikum pakle,, " sapa ersa kepada pakle yang mengurus membersihkan rumah mbah. karena mereka sampai sudah sangat malam.


"waalaikumsalam, oo wis teko to nduk(nduk itu panggilan untuk anak perempuan dalam bahasa jawa) ," jawab pakle.yang sedang membersihkan halaman rumah.


"Mari masuk nduk,papa mu wis ngabari pakle kalau kamu mau datang bersama suami"


"Mari mas masuk, kenalkan saya pakle nya Ersa,, " pakle sugeng memperkenalkan diri ke Hadi.


"Iya pakle,, saya Hadi, suaminya Ersa,, maaf ya pakle kalau kedatangan kami merepotkan pakle di sini"


"Ahh,, tidak merepotkan kok mas,, kebetulan rumah pakle tidak jauh dari sini, itu dua rumah dari sini(sambil menunjukkan) rumahnya) "


"Istirahat dulu ya pasti cape, kamarnya sudah di bersihkan sama Bulik parti, nduk , itu sebelah kamar nya si mbah, berani toh, di sini sendiri, kalau ada apa apa jangan sungkan ketok pintu rumah pake yo nduk"

__ADS_1


"Enjih pakle,, "jawab Ersa.


"ya sudah pakle pamit yo,, besok pakle ke sini lagi, eh sudah pada makan belum, kalau belum itu dieja makan susah ada lauk pauk silahkan dimakan ya"


"Wah pakle tahu saja kalau kami lapar,, terimakasih pakle, " jawab Hadi karena mereka memang sudah lapar sekali.


"hahaha,, yo wis bersih bersih sek,, abis itu makan yoo,, pakle pamit yoo"


Setelah pakle Sugeng tidak kelihatan lagi mereka langsung masuk ke rumah dan mengunci pintu utama, seperti yang di katakan pakle setelah mereka bersih bersih badan, mereka langsung makan.


"Wahhh,, ini sihh lezat sekali,, ayoo mas di makan, Bulik parti itu pintar masak loh"


Benar saja yang ci katakan Ersa makanannya enak banget,, sampai sampai Hadi mbah 2 piring(hihihi,, itu laper apa karena enak ya makanannya).


setelah di rasa kenyang, ersa membereskan semua piring kotor,, dan langsung mencucinya karena khawatir besok pagi merepotkan Bulik parti.


"Sayanggg,, tidur yukk" ajak Hadi,.


"iya aku sholat isya dulu ya mas"


"ohh iya mas juga belum.,, ayokk lah kita jamaah ya"


Setelah selesai sholat isya,, mereka langsung ke kamar ,, kebetulan itu kamar Ersa kalau menginap di rumah mbah.


"Cape ya sayang,, "


"ga kok mas,,"


tanpa di perintah Hadi mulai melaksanakan tugas nya sebagai seorang suami


Hadi mulai membuka satu persatu baju yang di kenakan Ersa, di rasanya setiap inchi tubuh Ersa,, malam itu seakan-akan milik mereka ber dua,, tanpa henti mereka melakukan itu berkali kali,,setelah terakhir mereka mencapai *******, mereka pun tertidur.

__ADS_1


__ADS_2