
Assalamualaikum,,maaf ya lama ya nungguin nya,,yuk di simak ceritanya .
Alhamdulillah akhirnya wanita pengganggu itu sudah pergi dari kehidupan mas Hadi dan sudah di berhentikan kerja juga sama papa.ya karena si wanita itu emang ga bener juga cara kerjanya.
"Mas bangun sholat subuh bareng yuk"ajak Ersa sambil membangun kan suaminya.
"Iya sayang"jawab Hadi yang langsung bangun walaupun mata nya masih dia merem kan.
"ms buka dulu itu matanya,nanti ke sandung kamu"kata Ersa lagi benar saja baru selesai Ersa berkata, Hadi menabrak tembok kamar mandi.yang akhirnya Hadi pun mengaduh.ersa tertawa kecil, melihat tingkah laku suaminya.
selesai mereka sholat subuh,tiba tiba perut Ersa seperti di remas sakit bener bener sakit.
"Mas ,,mas,perut ku sakit mas"
"Kenapa sayang,"
"Perut ku sakit, sepertinya si bayi ngajak keluar ini"
"ha,,,, melahirkan, sebentar sayang "Hadi terlihat panik bukan melakukan sesuatu tapi dia malah mondar-mandir di kamar.
"Masss,,, cepetan sakit ini,panggil bibi mas,telepon dokter kandungan ku"
"Iya sayang tahan sebentar ya "ia lalu pergi keluar kamar dan memanggil bibi.
"bi,bibi,bibi di mana"
"Iya mas Hadi ada apa,kenapa panik begitu "
"Bi tolongin Ersa bi di kamar perutnya sakit,mau melahirkan "
"oo iya mas iya,"bibi pun langsung ergegas ke kamar Ersa di sana dia melihat Ersa sedang merintih kesakitan, dengan sigap bibi langsung memapah Ersa keluar kamar dan menghampiri Hadi.
"Mas Hadi cepat mas kita ke dokter kandungan, kasian mba Ersa "
Hadi dengan sigap langsung mengambil kunci mobil dan menghidupkan nya.
"Bi,,di dalam lemari ada tas ,itu baju baju bayi bi sama baju ku ya bi ,tolong di bawa ya"ucap Ersa.
__ADS_1
"Iya mba "setelah bibi memasukkan Ersa ke mobil dia kembali msuk ke dalam rumah dan ke kamar Ersa dan keluar dengan membawa tas besar yang seperti Ersa bilang.
"Ayo mas cepetan "
Hadi langsung tancap gas kebetulan jalan masih sangat sepi.karena masih terlalu pagi.tak sampai setengah jam mereka sudah sampai,pihak rumah sakit rupanya sudah siaga setelah di telepon Hadi.dengan sigap mereka membawa Ersa langsung keruang bersalin.setelah di periksa oleh Bu bidan rupanya Ersa sudah bukaan tiga.sambil menunggu dokter kandungan nya datang Ersa di berikan infus,
"Pak ,mau mendampingi istrinya "ucap Bu bidan.
"Saya takut dok biar bibi saja"
"Tidak apa apa pak,sambil bapak beri semangat istrinya "
"Sudah mas,masuk saja benar yang di bilang Bu bidan "
Akhirnya dengan perasaan takut Hadi pun masuk dan melihat istrinya sedang menahan sakit,
"Sabar ya sayang sebentar lagi anak kita lahir,kamu pasti kuat dan bisa "
Bu dokter sudah datang langsung memeriksa Ersa lagi,rupanya sudah bukaan delapan.
"Mba Ersa,bisa ya mba kuat ya,kita berjuang sama sama biar Dede bayinya lahir"
kembali dokter meriksa lagi rupanya sudah bukaan sempurna dan dengan di arahkan Bu dokter dengan di bantu bidan Ersa pun mengikuti arahan dokter di kala suruh mengejan dia baru boleh mengejan,dan dengan satu kali tarikan nafas dan satu kali mengejan Alhamdulillah akhirnya keluar lah bayi nya.
"oe.oe.oe,,"Suara bayi itu menggema di seluruh ruangan bersalin itu.
"Alhamdulillah mas , bayi nya laki laki"ucap si dokter,
"Alhamdulillah,iya dok, terimakasih ya dok"
"Terimakasih sayang,"Ucap nya lagi kepada istrinya.smbil di kecup nya kening Ersa.
"Iya mas "
setelah bayi di bersihkan dan di pakaikan baju bayi pun di serahkan taro di box bayi lalu di serahkan ke Hadi.
"Ini pak bisa di azan kan dulu bayinya"kata Bu bidan ,dan langsung di terima Hadi .
__ADS_1
dengan perasaan senang dan sedih dia meng azan kan bayinya,dengan suara pelan tapi enak di dengar.
sementara di luar sudah ada papa dan mama nya Hadi ,rupanya bibi yang menghubungi mereka.
setelah dokter keluar ruangan , mereka pun masuk ke dalam sementara bibi menunggu di luar bersama sopir.
"Mah pah, Alhamdulillah cucunya sudah lahir laki laki"ucap Hadi selesai mengazan kan bayi nya.
Si mama langsung memeluk Ersa dan menangis di pelukan Ersa,
"Terimakasih ya sayang,maaf kan mama ya,sudah egois sama kamu"
Ersa pun tak kuasa ikut menangis juga lalu dia pun berkata.
"Iya ma ,sudah Ersa maafkan,"
"Eh ini kok malah nangis nangisan itu loh cucunya di lihat dulu, ganteng tuh kaya Hadi"
"Jelas dong siapa dulu"ucap Hadi yang berbangga di bilang ganteng sama papa nya.
tak elak mereka di situ pun tertawa mendengar perkataan Hadi.
"Bu saya pindah ke ruangan ya "
"Sekarang juga Bu,"kata Hadi.
"iya pak kebetulan ada yang kosong"
"tunggu tunggu yang kosong VVIP kan"
"Iya Bu, seperti yang sudah di bilang dokternya "
"oh baiklah, silahkan Bu bidan"kata mama mertua.setelah nya tempat tidur Ersa di dorong ke ruangan yang sudah di sediakan.
"Mah kan sama saja VIP sama VVIP"
"Beda sayang,mantu dan cucu Oma harus di tempat yang khusus,ini kamu kenapa milih ruang bersalin nya begini sih "katanya sambil melihat sekeliling ruangan bersalin itu.
__ADS_1
"Sama aja mama ,yang penuh anak Hadi keluar "
si papa yang mendengar perdebatan istri dan anak nya hany geleng geleng kepala.