BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA

BERTAHAN TERLUKA BERPISAH TAK BISA
akhirnya kabar bahagia


__ADS_3

"Assalamualaikum,, mba Mia besok lusa dateng ya ke rumah ajak yang lain, "


"waalaikumsalam,, loh ada acara apa sa, oh iya kamu gimana sudah sehat"


"Ada acara selamatan ulang tahun pernikahan mba,, nanti mba juga lihat keadaannya,, makanya besok datang ya acaranya abis zuhur,lanjut acara utama nya"


"Oke siap mba datang, terus Toni gimana sa, boleh datang kan"


"Datang lah mba, palingan dia sama vita "


setelah memberikan kabar kepada rekan kerjanya. vita langsung, menghubungi vita sahabat nya.


"Assalamu'alaikum,, cantik"


"waalaikumsalam,, halooo,,, sayanggg, kemana aja si,, ko susah banget du hubungi mentang mentang dah jadi nyonya hadi"


"idihhh ga kebalikan loo tuhh yang susah di hubungi,, pacaran terus si, eh,, iya gimana hubungan kamu sama abang" tanya ersa dengan suara yang pelan.


"baik dong,, eh ada apa nih loo telepon,, tumbenan"


"besok lusa di rumah gue ada acara selamatan pernikahan, lu datang ya,, awas loo kalau ga datang"


"idihhh serem mainnya ancaman, oke beb , jam berapa acaranya"


"abis zuhur vita cantik, dan ahh pokoknya besok loo harus dateng"


"Iya gue dateng, sama ayang bebs ya, dia satu sift ya sama loo, "


"Iya kami satu sift. dah ahh gue mau tidur dulu, bye bye cantik"


tiba tiba hadi susah di samping nya yang membuat ersa terkejut.


"telepon siapa sayang"


"mba Mia, sama vita"


"oo mereka bisa dateng kan" tanya hadi lagi.


"insyaallah bisa mas,, kirain kamu dah tidur mas, papa mama di mana"


"sudah di kamar tamu, belum dong sayang, kan kamu tidak ada di samping mas, tidur yuk kita buat dedek bayi" ledek hadi dengan berbisik.


"ihhh kamu nih,,, "


belum selesai ersa bicara hadi sudah menggendong ersa dengan gaya bridal nya. "mas ihh turunin,ihh ga enak itu ada adik adik"


"ga ada mereka sudah tidur" jawab hadi langsung membuka pintu kamar mereka


dan pergulatan mesra itu pun terjadi. yah begitulah hadi dia selalu luar apa yang sudah dia perbuatan terhadap istrinya dan ersa mencoba melupakan apa yang sudah terjadi.


seperti biasa pagi pagi ersa sudah bangun dari tidurnya. setelah mandi dan sholat subuh diapun membangun kan suaminya. lalu keluar kamar.


"papa mama pasti masih tidur" dalam hatinya berkata. tak lama ceklek pintu kamar di buka ternyata mama.


"Mah,, sudah bangun, "


"Loh kamu sudah bangun, kirain masih tidur, "


"kita belanja sekarang yuk mah, ke pasarnya"


"ayoo sini aku antar ya, " tiba tiba hadi yang baru keluar kamar ikut nimbrung.


"ya sudah ayoo jalan biar tidak kesiangan"


akhirnya dengan diantar hadi mereka berangkat ke pasar tradisional belanja bahan yang akan di masak untuk selamatan nya.


tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 12 siang dan azan zuhur telah terdengar. masakan pun telah siap, ya untuk prasmanan dan bingkisan untuk anak anak yatim piatu juga sudah siap.

__ADS_1


tamu tamu sudah pada berdatangan begitu juga dengan teman teman kerja nya ersa dan hadi. mereka terlihat membaur bersama. dan anak anak yatim piatu pun juga sudah datang,dan pengajian pun di mulai, sesudahnya acara santunan ank yatim.


"halooo cantik,, selamat anniversary ya,, " sapa vita sahabatnya yang datang bersama Toni. keduanya terlihat makin mesra. di sana lah moment di mana hadi dan Toni bertemu,


"Hai bro,, selamat ya,, " kata Toni


"Thanks bro,,nyusul ya bro,, " jawab hadi.


"do'ain aja bro,," do'ain aja bro.


"ayoo di cicipi hidangannya, enak loh,, mertua nih yang masak"


"saaa,,, dah isi belum" bisik vita.


"isi apaan makanan" di jawab ersa dengan candaan karena dia bosan orang selalu menanyakan itu lagi itu lagi


"ishh,, ya kali luu belum makan"


"eh tunggu itu kenapa " tanya vita sambil menunjuk luka dan merah di kepala ersa.


"oo ini kemarin kepeleset di kamar mandi gue,, " jawab ersa berbohong.


"hadeuh hati hati cantik,, "


"siap bu dokter, eh dah wisuda loo ya"


"akhir bulan ini sa,, dateng ya awas loo ga dateng" kata vita.


"sayang,, nanti lagi kangen kangennya kasih loh mereka belum makan"


"eh iya lupa,, ayoo.. vita , ahk bng Toni makn, enak loh mama yang masak"


"wahhh pasti enak ini kalau mama yng masak" jawab vita karena dia sudah sering makan di rumah ersa dulu zaman mereka sekolah bersama.


"ersa,,, " sura mba Mia dan temannya yang lain.


"selamat anniversary ya sayang, langgeng terus ya"ucap teman kerjanya satu persatu.


" iya makasih mba mbakku, makn dulu mba di cicilan hidangan nya,, "


mua sendri tadi memperhatikan ersa, dia geleng geleng kepala, lalu berbisik ke pada ersa"itu luka yang du perbuat hadi kemarin."


ersa hanya menjawab dengan anggukkan kepala saja. Mia terlihat sedih melihat ersa.


"sudah mba aku susah ga apa apa*bisik ersa yang menyadari mia memperhatikan nya.


semuanya bergembira semuanya berbaur, termaksud mama dan pada nya hadi.


selesai acara tepat jam 5 sore semua orang sudah pamit pulang, tinggal tersisa keluarga inti dan vita juga Toni. tak berselang lama vita pun izin pulang karena ada tugas jaga di rumah sakit.


" cape juga ya, padahal ini acara kecil kecilan loh"


"besan,, sudah makn belum"


sapa mama nya ersa ke pada mama nya hadi.


tiba tiba ersa mual dan ingin muntah entah dia makan apa hari ini, atau dia malah belum sempat makan. langsung dia berlari ke kamar mandi.yang lain pun langsung terkejut termaksud hadi.


"sayang kenapa, kamu baik baik aja kan"suara hadi terdengar panik.


" iya mas aku baik baik aja hanya mual aja, ga tau kenapa"jawab ersa.


mama pun mengetuk pintu kamar mandi dan bertanya"kakak,, kenapa, baik baik aja kan"


ersa pun keluar dari kamar mandi.


"iya mah kakak baik baik aja, hanya mual aja"

__ADS_1


"mual, kakak sudah makan belum"


"sudah mah tadi siang"


"atau jangan jangan kakak,,, "


"kenapa mah"


"kakak sudah dateng bulan"


"sudah tua bulan mah kakak belum dateng bulan"


"nah kan bisa jadi kakak lagi isi nih"


"maksudnya,, mah"


mama langsung menghampiri hadi dan menyuruh anak mantunya itu membelikan alat testpek,hadi pun langsung mengeluarkan motor nya dan berlalu,menuju supermarket terdekat. tak lama kemudian dia sudah kembali.


"ini sayang coba di periksa dulu" katanya kepada ersa. sambil menyerah kan tespek nya.


ersa pun langsung masuk kembali Ke kamar mandi. di dalam kamar mandi dia menunggu alat itu dan hasilnya ada dua garis di sana.


"mas,,,, " teriak ersa membuat semuanya kaget dan berlari ke kamar mandi.


"sayang,,, buka pintunya kenapa kamu"


ersa pun membuka pintunya dan langsung memeluk suaminya. dan menyerah kan benda garis dua itu.


"ini apa maksudnya,, "


mama yang ada di situ langsung mengambil benda itu,


"selamat ya untuk kalian berdua,, kalian akan jadi orangtua, "


semuanya mengucap syukur alhamdulillah.


"maksudnya, ersa sedang hamil mah" tanya hadi tak percaya.


"iya,, besok kalinya periksa ke dokter kandungan ya biar kalian lebih yakin"


"sekarang kita makan dulu yuk, kakak kamu makan juga"


baru saja ersa melangkah dia berada mual lagi dan berlari lagi ke kamar mandi.


"sayang kamu makan roti aja ya sama buah dan susu"


"ehmm" suara ersa.


keesokannya mereka langsung ke dokter kandungan, hadi terpaksa izin karena harus mengantar istrinya. agar yakin kalau ersa sedang hamil.


"selamat ya bapak,, istrinya sedang mengandung lima minggu"


hadi pun langsung mencium kening ersa.


"ini saya kasih vitamin ya,, kalau ada keluhan bisa datang ke sini ya"


"baik dok dan terimakasih"


mereka berdua pun langsung pulang ke rumah yang mana sudah di tunggu kabarnya oleh kedua orangtua mereka.


"gimana hasilnya apa" tanya mama mertuanya.


"alhamdulillah ersa hamil lima minggu mah pah" jawab hadi.


"alhamdulillah akhirnya,, kita jadi kakek nenek" kata mama mertua kepada orangtua ersa.


"di jaga ya, ingat jangan cape cape ya"

__ADS_1


__ADS_2