![BlackBangtan [Blackpink X BTS]](https://asset.asean.biz.id/blackbangtan--blackpink-x-bts-.webp)
Jungkook memainkan kunci motornya seraya menuruni anak tangga,matanya menemukan sosok Nayeon yang sedang tertawa ria bersama Yoongi.
"eh ada Jungkook,dia punya pacar loh sayang...coba kamu suruh ajak pacarnya nanti malem"
Yoongi mengernyit kemudian menatap Jungkook tak percaya
"serius?"
Jungkook membuang tatapannya kearah lain seraya berdehem.
Sang kakak terkekeh
"Gak nyangka gue..gue kira lo maho"
"ishh kok kamu gitu sih sama adek sendiri" tegur Nayeon
"yaudah iya,kook..nanti papa sama mama mau balik.Entar malem ada acara pengumuman pernikahan gue sama Nayeon..bukan acara besar sih,cuma ada keluarga ama temen deket aja.Ajak pacar lo ya.."
"hah? gak."
"kok enggak? bodo pokonya mesti,kudu,wajib kagak boleh kagak..Ayo Nay..kita sarapan diluar"
Nayeon tersenyum pada Jungkook
"dah..adik ipar.." perempuan itu mengedipkan satu matanya pada Jungkook hingga lelaki itu meringis melihatnya.
"sial...Lisa mana mao.."
Jungkook memukul udara frustasi.
▪▪▪
Dikelas para anggota Blackpink
"parah sih semalem seru bangett,nyesel lo berdua gak dateng" Lisa berusaha membuat kedua temannya iri,nyatanya tidak mempan.
"lo kemana sih emang semalem?" tanya Jennie
"mm...itu,tetangga gue nyuruh gue ajarin anaknya semalem...jadi gue gak bisa dateng" alibi Jisoo yang mungkin separuh benar.
Jennie dan Lisa ber'oh'ria.
"lo Rose?" tanya Lisa
"gue? mm..gue..jalan..sama temen,soalnya udah janji"
"temen? siapa?"
"mm..temen SMP"
Jennie mengangguk-angguk paham.
"eh? Ngapain si Jungkook?" Jisoo menatap heran sosok yang tengah berdiri diambang pintu kelas.
"lisa!" panggil Jungkook
"lahh gue..." Lisa membulatkan matanya
"sini bentar" pinta Jungkook
"sono lis...kepo gue ada apaan" Rose mendorong Lisa.
Gadis itupun menghampiri Jungkook.
"apaan?" tanyanya to the point
"ikut gue entar malem.."
__ADS_1
"ke?"
"acara pengumaman pernikahan abang gue"
"kok gue diajak?"
"karena Nayeon bilang ke abang gue kalo lo pacar gue,dan gue disuruh ajak lo"
"yehh ogah."
"bodo..gue gak terima penolakan..gue jemput nanti,gak usah kelamaan dandan..cuma ada keluarga sama temen deket keluarga gue doang" putus Jungkook yang langsung meninggalkan Lisa.
"WOYY gue gak mau nyet!!"
Jungkook menulikan telinganya dan tak berbalik sedikitpun.
"ngapa sih Lis?" Jennie penasaran
"gak jelas emang si kelinci..apa banget maksa-maksa.."
"ngapa dah? gak paham gue"
Lisa menarik nafas dalam dan menceritakan segalanya.
"jadi sebelas duabelas lo ama Jennie Taehyung" ujar Jisoo
"heh! gue lagi..." Jennie tak terima
"ih seremmm,kalo lo dinikahin paksa gimana? kaya di film-film gitukan.." Rose membayangkan sebuah film yang pernah ia tonton.
"halah mana ada..ngawur.."
▪▪▪
sepulang sekolah
"gue duluan ya.." pamit Jungkook seraya berlari,saat ada disamping Lisa ia menarik tangan gadis itu dan terus berlari.
"ehhh nyettt apa-apaan nih pegang-pegang!" teriak Lisa tak terima
"kann apa gue bilang? Lisa pasti nanti diajak kawin lari..."ucap Rose panik
"ngawur lo..udahlah gak bakal diapa-apain juga..gue yakin" ucap Jennie
"Jisoo!" panggil Jin
"hmm?" sang pemilik nama menoleh
"bareng ya..biasa.."
Jisoo mengerti akan maksud Jin dengan kata 'biasa'.
"o..ok..duluan ya guys.."
Jennie dan Rose menganga
"sejak kapan dia nurut?" heran Jennie
Taehyung mendorong dagu Jennie agar mulut gadis itu tertutup.
"udahlah..ngurus amat rumah tangga orang,urusin aja rumah tangga kita.." Taehyung menarik Jennie.
"eh? Rose?" Jennie menoleh pada Rose
"santai..dia sama gue.." Jimin menenangkan
Disisi lain Lisa sedang berdebat diparkiran.
"cepetan lis...naik.."
__ADS_1
"gak..gue gak mau Jungkookkkk"
"ck,sekali..."
"gak.."
"pleaselah..sebentar doang,lo udah terlanjur kebawa dalam masalah ini"
"ya salah lo..ngapain bawa-bawa gue"
Jungkook menarik nafas jengah
"lo bantuin gue,gue turutin mau lo..deal?" lelaki itu mengulurkan tangannya
Lisa berpikir sejenak kemudian mengeluarkan smirk.
"deal." jawabnya mantap menjabat tangan Jungkook
"yaudah ayo..."
"ck,ngapain sih lo bawa motor? susah naeknya..liat noh.." Lisa menunjukkan roknya yang pendek.
Jungkook kembali menghela nafas kemudian melepaskan jaketnya dan melemparkannya pada gadis itu.
"pake..cepetan naik"
"iya wel.."
Lisa menaiki motor Jungkook yang mana jok belakangnya jauh lebih tinggi dari jok depannya,otomatis saat Jungkook menjalankan motornya Lisa menempel pada punggungnya.
"woy..motivasi lo beli motor nonggeng kek begini apaan nyukk?! modus ae lo"
"norak lo..ini namanya keren..gak usah berisik,pegangan entar terbang"
Lisa memegang pundak Jungkook,jelaslah bila gadis itu gengsi melingkarkan tangannya dipinggang lelaki itu.
"kemana?"
"bawel..."
"dih...orang nanya.."
"beli baju.."
"buat?"
"buat lo lahhh,standar keluarga gue itu tinggi..lo mesti keliatan elit"
"jadi maksud lo gue keliatan gembel?"
"ya emang.."
Lisa memukul bahu Jungkook kesal.
disebuah butik yang Lisa ketahui sebagai salah satu butik termahal dikota ini.
"gile..bawa duit berapa lo mau beli disini?"
"gak..gue gak bawa duit... bawanya kartu atm.Udah ayo masuk.."
Jungkook meminta seorang pegawai untuk memilihkan baju yang bagus untuk Lisa,setelah itu ia mengantar gadis itu pulang.
"nanti gue kabarin jadi atau gaknya,bagi nomer lo.." Jungkook menyodorkan ponselnya
Lisa mengetikkan nomornya dibenda pipih berbentuk persegi panjang itu kemudian mengembalikannya kepada sang empunya.
"yaudah gue balik.."
"hmm.."
__ADS_1