BlackBangtan [Blackpink X BTS]

BlackBangtan [Blackpink X BTS]
[44]


__ADS_3


Hari-hari terus berlalu,Jungkook selalu memperlakukan Lisa seperti ratu dengan alasan sebagai step untuk move on.Percaya atau tidak sepertinya itu cukup mujarap,sekarang mereka sudah kelas 12 dan akan menghadapi ujian sekolah.


Bams😇


LISSS OMGGGGGG


sumpah gua suka banget ama lily


Lisa


untung udah move on [delete]


mantap [send]


Bams😇


tapi gue bingung Lis,tembak gak ya..diakan dikit lagi mau lulus ama lo.


pesan Bambam masuk bersamaan dengan pesan masuk lainnya,Hal itu membuat Lisa salah menekan pesan yang ia tuju.


Lisa


Tembak pas wisuda boleh kali..


5 menit berlalu


"lah kemana si Bambam? kok gak bales-bales.."


Bams😇


WOY LIS SARAN KEK APA KEK,BUSEH DAH DI READ AJA KAGAK 🐒


"MAMPOZ GUE NGIRIM KE SIAPA TADI?!"


dengan cekatan Lisa memeriksa pesannya.


Jungkook


Eh..


Lisa


Tembak pas wisuda boleh kali..


(Read)


"MAMPOZ KE JUKIII"


Lisa


EHHH SALKIR KOOK SUMPAH YA LORD


JAN MARAH KOOK


(Read)


WOY SETAN,SALKIR SUMPAH


Jungkook


Y


"ya Tuhan..malunya ampe ubun-ubun.."


Kamis,


09.30


Jisoo sibuk membaca buku di perpustakaan sekolah,seperti biasa bila tidak ada Jisoo di kantin maka ke lubang semut sekalipun Seokjin pasti akan menyusul.


"belajar mulu lo,mentang-mentang minggu depan ujian"


"hehehe..iya nih,nilai gue mesti bagus kalo mau masuk oxford.."


"oxford?" Jin membeo dan dijawab dengan anggukan semangat dari Jisoo.


"kok lo gak bilang mau kesana?" tanya Jin dengan suara dinginnya,Senyum Jisoo perlahan memudar.


"mmm maaf,gue bukannya gak mau ngasih tau..cuma-"


"yaudahlah,gue juga bukan siapa-siapa lo..yang lama aja disono.." Ucap Jin seraya berlalu pergi.


Jisoo membeku ditempatnya

__ADS_1


"yaampun,bukannya gue gak mau ngasih tau lo Jin..tapi- elo yang gak pernah nanya.." ucap Jisoo seorang diri.


Entah mengapa kejadian hari itu membuat Jin dan Jisoo berjarak,Jin selalu menghindar gadis itu.Bahkan saat mata mereka bertemu di balkon kamar dengan sigap Jin menutup gorden kamarnya,saat Jisoo tersenyum padanya lelaki itu membuang wajahnya dan saat Jisoo menyapa lelaki itu menulikan telinganya.Semuanya benar-benar...berubah.


Hari kelulusan pun tiba,Jimin sibuk berfoto dengan Rose yang memegang sebuket bunga.Dia memasang foto itu di story dengan tulisan.


"latihan buat di pelaminan"


Sontak story nya yang ia buat menuai banyak hujatan dari para sahabatnya.


"alay najes.."


"bucin kamvret.."


"ew jijay ew..."


demikianlah hujatan yang ia terima,namun lelaki itu hanya masa bodo dengan komentar sahabatnya.Baginya itu hanya bentuk dari keirian mereka.


Para anggota Blackpink yang tengah sibuk berfoto dan tertawa ria terhenti saat mendengar suara dehem dari belakang mereka.


"boleh ngomong bentar sama lo?" tanya Jungkook yang menatap pada Lisa.


"gak usah sok serius lo Juki..ngomong apa?"


"Lis..kali ini gue mau ngomong serius sumpah"


"a-apaan?"


ketiga sahabat Lisa langsung saling sikut menyikut dan melemparkan senyum penuh arti.


Tanpa aba-aba Jungkook berlutut dihadapan Lisa sambil memberikan sebuket bunga mawar merah yang sejak awal ia sembunyikan dibalik punggungnya.


"Ju-Jungkook..kan udah gue bilang..salkir sumpah.." Lisa gelagapan sendiri melihat lelaki itu berlutut dihadapannya.


"terserah,kalo pesan lo salah orang.Yang penting hari ini pernyataan gue bukan ke orang yang salah"


Jantung Lisa berdegup dengan kencang,semua mata tertuju pada mereka dan beberapa diantaranya sudah berbisik-bisik menebar gosip.


"bangun Kook...malu diliatin.." Lisa mencoba menarik Jungkook untuk bangun.


"gak..sebelum lo jawab.."


"jawab apa lagi sih..astaga"


"Lo mau gak jadi pacar gue?"


"Terima,terima,terima.."


"MASYAALLAHHHHH" Teriak Bambam yang baru datang dan tak kalah histeris


Gadis itu nampak menimbang-nimbang.


"iya.."


"iya apa nih?" goda Jungkook


Gadis berponi itu memejamkan matanya sambil mengulangi ucapannya.


"Iya Jungkook..gue mau jadi pacar lo.."


Jungkook tersenyum senang,ia langsung bangun dan memeluk Lisa seketika.


"so sweet,Jim ulang dong tembak gue.." pinta Rose sambil memeluk Jimin.


"gak boleh iri sayang.." Ucap Jimin seraya mengelus kepala Rose dan mengecupnya.


"Ishhh gak sweet banget elo mah.."


"Yaudah..besok gue lamar langsung ke orangtua lo didepan pak RT gimana?"


Satu pukulan mendarat dilengan Jimin.


"Bukan gitu ishhh,Jimin.."


Lelaki itu hanya terkekeh,ia kembali mengecup kening gadisnya,lalu turun ke hidung,pindah ke pipi kanan kemudian pipi kiri.Ia tersenyum sambil menyentuh bibir Rose dengan ibu jarinya.


"kalo ini..nanti aja pas di altar.."


Ucapan Jimin sukses membuat Rose tersipu,keduanya berakhir dengan saling memeluk erat.


"Ya Tuhan..kapan Lily punya pacar juga,fantastis sekalehhh" ucap Lily teman sekelas para anggota Blackpink.


"mmm..kalo jadi pacar gue mau gak kak?"


Ya,itu adalah Bambam.Ia rela datang tak diundang hanya demi menembak perempuan pujaannya,dan ya tentu saja dengan saran Lisa..sahabatnya.

__ADS_1


▪▪▪


Jisoo terus menatap layar ponselnya,ia masih ragu untuk mengirimkan pesan pada teman sekaligus tetangganya itu.


Jisoo


besok gue berangkat..


sorry gak bilang jauh-jauh hari..


Gadis itu menghela nafas dalam setelah menekan tombol kirim,ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan agar Jin memaafkannya kali ini.


keesokan harinya


10.20


Bandara,


"Hati-hati ya Jis.."


"iya jangan lupa sama kita.."


"kirim pesan tiap 1 jam ya.."


Ucap ketiga sahabat Jisoo.


"iya..lo juga baik-baik ya semua.." jawab Jisoo seraya tersenyum


"Good luck Jis.." ujar Taehyung


"kalo ada tugas yang susah Vc aja.." sambar Jimin.


"sok iye bat lu,pr masih nyalin dari google jugaan"


"Yee bodo, yang penting kelar.." balas Jimin pada Jungkook.


Jisoo tertawa kecil karenanya.


"owh ya..Jin.." Ucapan Taehyung menggantung di udara,lelaki itu tidak bisa mengucapkan kata selanjutnya.


Jisoo tersenyum simpul


"iya gapapa kok,salam ya buat dia..Gue tau dia kecewa sama gue.."


"Jisoo...ayo sayang.." Teriak Yoona dari kejauhan.


"iya ma! ok..see you guys.."


Jisoo menarik Kopernya dan menjauh dari para sahabatnya.


"JISOO!!" panggil suara yang begitu familiar.


"Jin?"


nafas lelaki itu tersengal-sengal,keringat juga mengalir deras ditubuh lelaki itu.


"sorry telat,mobil gue mogok di jalan..akhirnya gue lari kesini.Cuma mau bilang..makasih...makasih buat semuanya.."


Jisoo tersenyum


"iya,sekali lagi gue mau minta maaf.Harusnya gue cerita ke elo..tapi-"


Jin mengusak rambut gadis yang tertunduk itu.


"Jis..mm..anu.."


"apa?"


"I-itu anu.."


"Jisoo! cepetan sayang.." teriak Yoona kembali.


"aduh Jin,nanti aja ya di chat..ok?"


Jisoo berbalik dan kembali melangkah.


satu langkah...


rasanya lidah Jin begitu kelu..


dua langkah..


lelaki itu mulai mengumpulkan keberanian..


tiga langkah...

__ADS_1


Jin berucap dengan begitu lancar,


"Jis,Will you be mine?!"


__ADS_2