BlackBangtan [Blackpink X BTS]

BlackBangtan [Blackpink X BTS]
[23]


__ADS_3


Dibawah gelapnya langit dan dinginnya malam Jungkook duduk atap rumahnya,tempat yang sangat ia sukai sejak dulu untuk menyendiri.Dulu saat kecil dia dan Yoongi sering duduk bersama ditempat itu,berbagi cerita tentang hari lalu dan sejuta angan dimasa depan.Namun seiring bertambahnya usia Yoongi semakin dingin kepada Jungkook selaku adiknya,bagi Jungkook dinginnya malam tak sedingin sikap kakaknya itu.


Lelaki berusia tujuh belas tahun itu menghela nafas dalam kemudian masuk ke kamarnya melalui jendela yang memang terhubung langsung dengan atap rumahnya itu.


Cklek...


Pintu terbuka menampakkan sosok Yoongi yang mengintip dari celah pintu kayu kamar Jungkook.


Kakak beradik itu hanya saling melemparkan tatapan tak terbaca satu sama lain.


"Ngapain?" Tanya Jungkook datar,jangan tanya ia belajar sikap seperti itu darimana.Tentu saja dari kakaknya..Prince ice..


"Gak." Jawabnya singkat sebelum menutup pintu itu kembali.


Sang adik geleng kepala kemudian naik ke atas tempat tidur,kakaknya memang aneh...dan dia sudah terbiasa dengan itu semua.Hal yang ia takuti hanya satu...Jungkook takut hubungannya dengan Yoongi semakin renggang karena Nayeon.


▪▪▪


07.00


Alarm terus berbunyi untuk kesekian kalinya,namun nampaknya itu tidak berpengaruh apapun terhadap seorang gadis cantik yang tengah tertidur dengan lelapnya.


"YAAMPUN JISOO!! Mau berapa kali alarm kamu bunyi? tetangga kita bangun semua karena alarm kamu" Yoona, sang mama mulai jengah dan langsung menerobos masuk kamar anak semata wayangnya itu.


"Ngh..emang jam berapa sih ma?" Jisoo menaikkan selimutnya.


"Jam tujuh.."


Mata gadis itu terbuka lebar seketika.


"HAH?! KOK MAMA GAK BILANG DARITADI?!"


Gadis itu langsung berlari seperti orang kebakaran jenggot,jangan salahkan dia karena kesiangan..salahkan saja Seokjin.Ya,lelaki itu membuatnya pulang terlambat karena ia lupa arah jalan pulang.Konyol memang,tapi begitulah adanya..sepintar-pintarnya orang pintar pasti pernah bertindak konyol juga.


Disisi lain Jin juga masih terlelap dikasur king size kebanggaannya.


"Tuan muda..." kepala pelayan memasuki kamarnya setelah mengetuk pintu.


"Tuan muda,apa anda mau ke sekolah hari ini?"


"Hmm..iya.." lelaki itu masih memejamkan matanya seraya memeluk guling.


"Lalu mau berangkat jam berapa?"


"Ya emang sekarang jam berapa?"


"Jam tujuh pagi tuan.."


Jin tertawa kecil setengah sadar


"Ah bibi suka bercanda.."


Ia tidak langsung percaya karena sang pelayan sering membuatnya panik dengan mengatakan bahwa sekarang adalah jam tujuh pagi agar ia bangun dari tidur nyenyaknya.


Tangan lelaki itu meraih jam diatas nakas kemudian membuka mata.


"WHAT?!"


Ia melompat dari kasur dan melempar jam ditangannya secara asal,dengan cepat ia menyambar handuk dan pergi ke kamar mandi.


Kepala pelayan hanya geleng kepala,sejak kecil anak itu tidak pernah berubah dimatanya.


Jisoo mulai panik,tangannya dengan asal menyimpul dasi kemudian memakai kaus kaki.


"Makanya jangan kebo,nih makan.." Yoona menyuapkan sandwich kedalam mulut putrinya.


"Mama bawain nasi goreng,makan ya nanti di sekolah" pesan Yoona seraya memasukan kotak bekal berwarna biru langit kedalam tas Jisoo.


"Iya ma...udah ya aku jalan dulu.Bye..love you" Gadis itu mengecup pipi Yoona singkat kemudian berlari keluar rumah.


Saat Jisoo membuka gerbang ia melihat mobil Jin yang juga baru keluar,ia dapat menyimpulkan bahwa ia tidak sendirian terlambatnya.


"Woyy ayo naek,cepetan.." Jin membuka kaca mobilnya saat berada tepat disamping Jisoo,gadis itu melihat arloji dipergelangan tangannya...


07.20...


Tentu saja tidak ada pilihan lain selain menerima tawaran Jin, ia berjalan ke halte itu butuh waktu sepuluh menit.Ditambah dua puluh menit menunggu bus..lima menit berjalan dari halte ke sekolah dan lima menit menaiki anak tangga.


Mungkin kalian belum tau,kelas Jisoo ada dilantai empat.


▪▪▪


07.45


Jisoo dan Jin sampai disekolah sebelum bel berbunyi.


"Makasih ya..owh ya..bentar.." Jisoo mengeluarkan kotak bekalnya kemudian memberikannya pada Jin.


"Makan aja,itu buatan mama gue..tadi gue denger perut lo bunyi.Duluan ya.." Jisoo turun dari mobil mewah tersebut kemudian berlari menjauh.


Jin menatap kotak bekal tersebut dan punggung Jisoo yang kian menjauh secara bergantian lalu ia terkekeh.

__ADS_1


"Malu-maluin aja gue pake keroncongan.." ucapnya pada diri sendiri sebelum mengikuti jejak Jisoo pergi ke kelas.


Dikelas para anggota Blackpink


"Behh gue kira lo gak masuk Jis..udah takut solo aja gua" ungkap Jennie saat Jisoo memasuki kelas.


"Kesiangan gue..hahh" gadis itu menjatuhkan dirinya dikursi seraya mengatur nafas.


"Tumben..biasanya lo gak pernah kesiangan" heran Rose


"Ya namanya juga manusia,ada aja khilafnya" jawab Jisoo


Dikelas para anggota Bangtan


"Weyyy Seokjin masuk gengsss" Jimin bersorak ria.


"Kemana aja lo? Jangan bilang mentang-mentang rumah lo gede,lo nyasar dirumah sendiri.." Taehyung menatap Jin yang baru duduk ditempatnya.


"Iya nih..gue lupa pintu keluar dimana" jawab Jin bercanda seraya membuka kotak bekal dari Jisoo.


"Yaelah...bawa bekel,tumben..ngapa lo?" Jungkook menaikan satu alisnya


"Ya emang salah? Gak boleh gue bawa bekel?" Jin menyuap nasi gorengnya dengan ganas.


"Ya kan nanya.."


"Kepo.."


Jungkook hanya mencibir malas sedangkan Jin tersenyum kecil memakan nasi tersebut.


'Jadi gini rasanya dimasakin dan dibekelin sama seorang ibu?'


Miris memang,sejak kecil Jin tidak pernah memakan masakan ibunya ataupun makan dari tangan ibunya.Karena semua tugas yang seharusnya dilakukan oleh sang ibu sudah diambil alih semua oleh pelayan dirumahnya.


▪▪▪


09.30


Jisoo


Weyy,tempat bekelnya balikin ya.Entar emak gue marah,secara itu Dupperware.


Jin


Gak gue cuci dulu nih?


Jisoo


Udah gak usah


Jin


Jisoo


Kantin


Jin


Yaudah gue bawain sekalian


Jisoo


Balikinnya pas pulang juga gapapa kalo lo malu mah


Jin


Tahan malu gua mah,secara...cogan gitukan😎


Jisoo


Serah deh


Dikantin


"Chat siapa sih jichuuuu" goda Lisa


"Orang.."


"Orang? Orang-orangan sawah?"


"Iya.."


Lisa berdecak malas karena respon Jisoo yang sangat irit.


"Eh jen..liat dehhhh,Kai balik kesini..." Rose menunjukkan ponselnya



"Ya terus?" Jawab Jennie acuh


"Ngapain sih lo stalk dia?" Kesal Jisoo


"Ya kan cuma mau tau aja.." Jawab Rose yang masih sibuk menekan like pada semua post-an orang di sosial media.

__ADS_1


"Yakin lo udah move on jen?" Lisa melirik Jennie


"Yakin seribu persen.."


"Tapi kok peliharaan lo masih aja namanya kai?"


"Yaelah..apalah arti sebuah nama.." kesal Jennie.


"Apasih ribut-ribut...ributin gue ya?" Sifat percaya diri Jin mulai muncul.


"Apaansih.." cibir Jennie


"Biasa dong mukanya mba" Taehyung mencolek pipi Jennie


"Ishh gak usah pegang-pegang.."


"Aku jyjyqqq..aku jyjyq sama abang.." Jimin memparodikan sebuah adegan film.


Semua tertawa dengan kencang menatapnya,tak terkecuali Jennie yang tadi mulai kesal.


"Nah kan gitu enak..ketawa bareng,daripada marah-marahan..ya gak Rose?" Jimin duduk disamping Rose dan menyenggol pundak gadis itu.


"Ettt jadi ke like kan..." kesal Rose yang tanpa sengaja memencet tombol like di post-an terbaru Kai.


"MAMPOZZZ BANG KAI KIRIM PESAN KE GUE!" Rose histeris


"Hah?!" Semua mendadak bolot.


Kaisarrr


Lo temen Jennie kan?


"Gawaatttt OMG..lo sih jim.." Gadis itu semakin panik.


"Yaelah,udahlah..mang nanya apa?coba liat" Lisa merampas ponsel Rose.


Kaisarrr


Jennie sekarang dimana?


"MAMPOZ DIA NANYAIN JENNIE!" Kini Lisa yang panik


"Awas lo Jen kalo sampe mao dibodohin lagi ama dia" ancam Lisa seraya mendekatkan wajahnya pada Jennie.


"Stop it.." Jennie mendorong wajah Lisa mundur.


"Apaan sih guys apaan? Kok gue gak ngerti?" Heran Jimin


"Gue kira cuma gue yang gak ngerti.." sambar Jungkook


"Gak.." jawab para anggota Blackpink serentak


"Hmm..mencurigakan.." Jin menatap penuh selidik


"Diem lo,sini tempat bekel gue" tagih Jisoo.


"Eh iya,nih.."


"Owhh dari Jisoo.." Taehyung mengangguk-angguk.


"Diem lo nyet.." sarkas Jin


"Bales apaan nih Lis..?" Tanya Rose


"Jawab aja mateee.."


"Heh! Lo nyumpain gue?" Tegur Jennie.


"Diemin aja sih.." Jisoo mulai jengah


"Ok..."


"Block ae Rose..block.." saran Jennie


"Gak ah,sayang tau..gitu-gitu dia badannya bagus,kan dia suka post di sosmed"


Para Bangtan terkejut


"Frontal banget lo.." ucap Jungkook


"Emang salah? Kan gue cume mengagumi.." Rose menekankan kata 'mengagumi'.


"Kagumi gue aja,badan gue lebih bagus asal lo tau" kesal Jimin setelah mendengar perkataan Rose.


"Kasih tau jim..." Taehyung mulai kompor


"Buka jim bukaaa" Jin menarik-narik seragam Jimin


"MAHO LO NJENK.." Jimin menepis tangan Jin


"Ett udah-udah,makan aja kagak tenang.." tegur Lisa


Merekapun berhenti ribut dan melanjutkan makan,tapi tidak tenang...secara Blackbangtan itu jauh dari kata tenang.

__ADS_1


Jangan lupa beri dukungan pada cerita ini dengan memberikan vote dan like jika kalian suka ya:)


__ADS_2