BlackBangtan [Blackpink X BTS]

BlackBangtan [Blackpink X BTS]
[36]


__ADS_3


06.50


Basecamp Bangtan


Jimin menyikut Jungkook seraya menunjuk Jin yang hanya diam sejak tadi dengan dagunya,Jungkook menaikan kedua bahunya tanda tak tahu.


"Oy..ngapa lo?" Tanya Jimin pada orang dihadapannya yang bahkan tak sadar diajak bicara.


"Woy..ditanya ono..." Taehyung menepuk lengan lelaki yang duduk disampingnya itu.


"Ha? Siapa?" Jin terkesiap


Jungkook geleng kepala.


"Mikirin apa sih lo? Muka udah kaya dompet tanggung bulan"


"Enggak.."


"Yaelah,kaya ama siapa aja lo..cerita ngapa.." pinta Taehyung


Lelaki berpundak lebar itu menarik nafas dalam.


"Gini...gue tuh gak tau gue ada dosa apa,gak ada angin gak ada ujan tau-tau Jisoo berubah gitu belakangan ini"


"Owhhh Jisoo..." ketiga sahabatnya tersenyum menggoda.


"Tau ah,tadi nanya..gua kasih tau malah diledekin.."


"Caelah ngambek..dia ngomong sesuatu gak ke elo?" Tanya Jimin


"Enggak..ngomong aja singkat banget,gue chat gak dibales.."


"Coba lo inget-inget ada salah apa sama dia.." saran Jungkook


Jin menjambak rambutnya frustasi


"Gue udah mikir ampe jungkir balik tetep kagak tau salah gua dimana kook..."


"Mungkin dia punya pacar kali,makanya males bales chat lu..secara lo siapanya?" Taehyung menaikan satu alisnya.


"WAHH KAMPRET LO TAE" Jin melempar bantal sofa pada temannya itu.


"Lo ama Jennie settingan aja banyak gaya.."


"Eh? Daripada Jimin..gak jelas hubungannya.." bela Taehyung


"Ehhh gua? Ngapa jadi gua?"


Merekapun terus bertengkar,mata ketiganya jatuh pada sosok Jungkook yang sedari awal hanya menyimak.


"Lo gimana kook? Ama Lisa?" Tanya Jin


"Kok jadi gua dibawa-bawa?" Jungkook menautkan kedua alisnya.


"Biasanya yang diem-diem aja tuh ada apa-apanya" jawab Jimin


"Sorry gue gak ikutan kemakan karma,secara sejak awal yang dendam banget ama Blackpink-kan Taehyung.Ya akhirnya karma...suka kan lu ama Jennie?"


Taehyung terdiam


"Gue gak bilang gue suka.." ucap lelaki pemilik senyum kotak itu pelan namun masih dapat terdengar.


"Kalo enggak kenapa lo perduli banget sama dia?"


Lelaki itu mulai berpikir tentang segala hal yang pernah ia lalui bersama Jennie,kalau ia pikir-pikir Jungkook ada benarnya.


"Ekhem..kayanya gue bukan tim karma juga deh,soalnya dari awal gua biasa aja tuh gak sebel gak gimana" ujar Jimin.


"Jin dari awal semangat banget ngerjain Blackpink..berarti ada kemungkinan lo suka Jisoo makanya lo galau gak jelas sekarang"


Taehyung dan Jin saling menatap kemudian terdiam.


"kalo gue sih tim hore aja..." tambah Jungkook sambil tersenyum jahil.


▪▪▪


09.40


Kantin


Seperti biasa para anggota Bangtan tidak pernah absen duduk ditempat para anggota Blackpink.

__ADS_1


"Jis.." panggil Jin


Sang pemilik namapun menatapnya seolah bertanya ada apa.


"Maaf.."


Gadis itu menautkan alisnya.


"Buat?"


"Gak tau..abis lo diem-diem aja sih ama gua dari kemaren,gua gak tau salah gua dimana.Jadi,maaf ya kalo gua salah"


Jisoo tersenyum


"Gue gak marah kok sama lo,kemaren gue cuma kurang sehat aja"


"Serius lo?"


"Iya.."


"Coba senyum lagi.." pinta Jin


Jisoopun kembali tersenyum.


"Nah gitukan enak diliatnya...kalo kalo ada apa-apa tuh ngomong Jis..jangan sampai ada kesalah pahaman diantara kita.."


"Halahhh emang lo siapanya?" Ketus Jennie.


"Eh diem aja ya Jen.."


"Tau Jen...berapa kali gue mesti bilang? Jangan urusin rumah tangga orang lain...urus rumah tangga kita aja.." Taehyung bersuara.


"Apaan sih Tae..lu makin lama makin gak jelas sumpah"


"Kok lo marah-marah mulu sih Jen dari kemaren,kesambet apaan lo?"


Jennie hanya diam,sebenarnya beberapa hari ini ia terus memikirkan permintaan sang mama untuk bertunangan dengan Taehyung setelah ujian kenaikan kelas.Hal itu berarti dua minggu lagi pertunangan akan dilakukan,ia heran dengan Taehyung sebenarnya lelaki itu tidak tahu atau pura-pura tidak tahu?


"Sini sebentar.." Jennie bangun dari tempatnya seraya menarik Taehyung menjauh.


"Ngapain sih Jen.."


"Tae...lo tuh tau gak sih? Ini semakin kacau dan gawat.." Jennie melepaskan genggamannya dan berbalik menatap Taehyung.


"Ck,lo tau apa yang akan terjadi dua minggu lagi?"


"Ya mana gua tau...lo kira gua cenayang?"


"Ishhh gue serius.."


"Ya gak taulah Jen...mana ada yang tau masa depan.." Taehyung mulai gemas.


"Kita bakal tunangan setelah ujian kenaikan.."


"Hmm.."


"Dih? Kok hmm doang?"


"Ya kalo itu mah bokap gua juga tau Jen.."


"Jadi lo udah tau?"


"Yaudahlahh.."


"Terus lo sesantuy ini?" Jennie menatap tak percaya lelaki dihadapannya


"Ya emang mau gimana?"


Jennie mengacak-acak rambut frustasi.


"Haduhhh...Udahlah Tae,kita ngaku aja kita boong.Sebelum semua semakin kacau dan semakim banyak yang percaya dengan kebohongan kita"


Gadis itu panik sendiri dan tak henti-hentinya mengacak-acak rambutnya sendiri,Taehyungpun merasa jengah menatap gadis itu.Ia menarik tangan Jennie kemudian memegang kedua bahunya dan menatap mata gadis itu dalam.


"Emang semusibah itu apa tunangan ama gua?"


"Tae..lo gak ngerti,kalo kita sampe tunangan orang yang kita bohongin tuh makin banyak.Dan kalau sampai mereka tau,kita bakal ngecewain banyak orang.." Jennie menatap manik mata Taehyung dengan tatapan yang sulit digambarkan,ada ketakutan,kepanikan dan kemarahan yang bercampur dimata indah itu.


"Kalo lo emang gak mau kita bohongin mereka,kita jadiin kebohongan ini sebagai kebenaran aja Jen.."


Alis gadis itu bertaut,keningnya menampakkan garis-garis halus yang menandakan bahwa ia kebingungan.


"Maksud lo?"

__ADS_1


"Awalnya gue cuma iseng bilang lo pacar gue,gue pikir itu bisa bikin gue lebih leluasa ngusik lo sampe lo ngaku kalah sama gue.." lelaki itu menjeda ucapannya.


"Nyatanya..gue selalu gagal,gue kalah sama lo.Hari ini gue sadar,gue udah gak benci elo.Bahkan kayanya gue emang gak pernah benci elo sebelumnya,gue cuma kesel sesaat...tapi gak membenci"


"Apasih Tae..gue makin gak paham.." Jennie memegang keningnya yang mulai pusing.


Taehyung kembali memegang kedua bahu gadis itu,tangan kanannya terulur merapihkan rambut Jennie yang berantakan akibat ulahnya sendiri.Diselipkannya rambut gadis itu kebelakang telinga sambil menatap matanya penuh arti.


"Gue suka sama lo Jen.."


Mata Jennie terbelalak,ia rasa ia harus pergi kedokter THT setelah ini.


"Apa?" Ia masih tak percaya.


Taehyung meringis.


"Shhhh,Suka...gua suka sama lo..bolot lu ya?"


"Heh Tae kambeng..mana ada orang nyatain perasaan nyolot.."


"Ya terserah,pokonya gua suka sama lo titik..mau gak mau lo mesti mao tunangan sama gue dua minggu lagi"


"Ehh apa-apaan pemaksaan.."


"Lo gak mao?" Tatapan Taehyung kini berubah menjadi sendu.


"Ya gimana ya..gue-"


Kringgg!!


Bel masuk berbunyi


"Gue mau ke kelas..bye.." Jennie langsung berlari meninggalkan Taehyung.


"Jen!! Woyy!! Jawab dulu.."


Jennie menutup telinganya sambil mempercepat larinya,kini ia merasa bahwa ia tidak perlu mengunjungi dokter THT.Taehyunglah yang seharusnya ke dokter,Jennie rasa lelaki itu mulai tidak waras.


▪▪▪


Setelah hari itu Jennie terus menghindari Taehyung,saat istirahat ia bersembunyi di toilet dan saat pulang ia mengendap-endap melewati gerbang belakang.Hal terekstrim yang ia lakukan adalah melompat dari kamarnya karena Taehyung datang menjemputnya ke rumah.


Saat ini Jennie sedang melangkahkan kakinya menuju perpustakaan untuk meminjam kamus fisika,ia tidak tahu bahwa hari ini kelas Bangtan ada jam pelajaran olahraga.Gadis itu langsung putar balik saat melihat sosok Taehyung dari arah berlawanan.


"Mampoz.." gumam gadis itu


"Jen.." panggil Taehyung


Jimin melompat kehadapan Jennie.


"Hai Jen..lama gak ketemu"


Tak perduli dengan Jimin,Jennie berputar ke kanan.


"Sorry Jen jalanan ditutup" ucap Jin yang berdiri dihadapan Jennie.


Gadis itu kembali berbalik kearah kiri dan kabar buruknya Jungkook berdiri disana menghalangi jalan.


"YAAMPUN MAU KALIAN APASIH..MINGGIR"


Dengan cepat Taehyung menarik tangan Jennie.


"Lo ngehindar dari gue?"


"Eng-enggak.."


"Terus kenapa puter balik liat gue?"


"Apasih,orang gue emang gak jadi kesana" alibi Jennie yang sangat mudah terbaca.


"Kalo lo emang gak mau tunangan sama gue,ok..tapi jangan ngehindar dari gue.."


"Tae gue-"


"Gue tau lo gak suka sama gue,gue gak bakal maksa.Pulang sekolah gue bakal jujur sama bokap gue,gue bakal ke rumah lo..gue yang bakal jelasin semua ke nyokap lo.Tapi setelah itu,lo gak boleh ngehindar dari gue lagi..bisa?" Taehyung menatap penuh harap pada gadis dihadapannya.


"O-ok.." Jawab Jennie tanpa menatap mata orang yang mengajaknya bicara.


Taehyung melepaskan tangan gadis itu kemudian meninggalkannya diikuti kedua sahabatnya.


Jungkook melirik Jennie yang tertunduk.


"Jen..coba lo pikir baik-baik,apa perasaan lo bener-bener hambar buat dia?" Ujarnya sebelum mengekori ketiga sahabatnya.

__ADS_1


》Maaf ya guys agak lama up nya,karena belakangan ini author sering pusing😅😅.Mohon pengertiannya ya..😇


__ADS_2