![BlackBangtan [Blackpink X BTS]](https://asset.asean.biz.id/blackbangtan--blackpink-x-bts-.webp)
Para anggota Bangtan mendaratkan kaki mereka didepan sebuah bangunan mewah yang terletak dekat dengan pantai,tanpa permisi mereka memasuki pagar namun nampaknya tidak ada tanda-tanda kehidupan disana.
"kemana lagi coba ni anak pada?"
"gue cari deh..yuk Jin temenin" ajak Jimin
keduanya melenggang pergi menuju pantai.
para anggota Blackpink yang tengah asik bermain dibibir pantai nampak tidak menyadari keberadaan Jimin dan Jin,mata Jennie yang tajam mendapati kedua sosok tersebut lebih dulu.
"eh,eh...itu Jimin ama Jin bukan sih?"
"mana..?" Jisoo melihat sekeliling
"lah iya..ngapain dia berdua?" heran Lisa
"oyyy!!! kunci villa dong!!" pinta Jin seraya berteriak
keempat gadis itu menatap satu sama lain seolah berkata,"apaan dah?"
"Dih?!! ngapain lo berdua?" tanya Rose yang ikut berteriak menjawab Jin.
kedua lelaki itu berjalan mendekat karena malas teriak-teriak,ketika jarak mereka menipis Jimin buka suara.
"disuruh emaknya Jennie"
"hah?! emak siapa?" Jennie tak percaya
"emaknya Jennie,mami Taeyon" Jin memperjelas.
"yang bener aja lo berdua..Gak,gue gak percaya...lo berdua aja gak kenal nyokap gua"
"tapi Taehyung kenal"
"what? ada dia juga?"
keduanya mengangguk.
"sumpah, gue gak habis pikir" Jennie memijat pangkal hidung.
"coba tanya nyokap lo Jen..mana tau mereka boong" saran Lisa
Gadis itupun merogoh saku bajunya kemudian bertanya pada sang mama,selama ia bertukar pesan Jin dan Jimin saling melirik dan berbisik.
"emang si Tae beneran disuruh emaknya Jennie? perasaan kagak dah" bisik Jimin
"gak tau,kata Tae bilang aja gitu"
"WHAT THE-" Jennie tak mampu meneruskan ucapannya melihat balasan pesan dari sang mama.
"gimana Jen?" Rose penasaran
"mereka jujur?" Jisoo tak kalah penasaran.
Gadis itu hanya mengangguk dengan raut wajah kecewa sebagai jawaban.
"nahh benerkan? mana kuncinya?" tagih Jimin.
"gini ya..gue gak percaya kalo lo main masuk-masuk aja ke villa gue" ucap Rose
"yaudah ayo ama lo ke villanya" Jimin menarik Rose tanpa aba-aba diikuti Jin dan anggota Blackpink lainnya.
Di villa
"yaampun..ternyata gak bisa ya sehari gak liat muka mereka" tutur Lisa menatap kedua orang didepan pintu.
"kutukan Lis.." bisik Jennie.
__ADS_1
"ck,kemana aja sih? garing gua nungguin" keluh Taehyung yang tak mendapat respon sama sekali.
Rose membuka pintu villa,lantas beragam interior mewahpun menyapa mata semua orang disana.
"Gini ya...diatas itu kamar kita berempat,nah lo semua silahkan berbagi kamar dibawah" jelas Jennie.
"kamarnya satu doang?" tanya Jungkook yang melihat satu pintu kayu putih
"yups..kalo diatas gue sekamar sama Jennie,Rose sekamar sama Jisoo" jawab Lisa
"wahhh parah sih,giliran kita satu kamar berempat" Jin tak terima karena biasanya dikasur King sizenya saja ia sering jatuh dari kasur akibat gaya tidurnya yang bar-bar.
"yaudah sihhhh masih mending ada kamar" ucap Jisoo.
keempat lelaki itu melenggang masuk ke kamar begitupun para anggota Blackpink yang sudah menyadari bahwa hari semakin gelap.
Dikamar anggota Bangtan
"yakin lo semua tidur berempat disini?" tanya Jungkook yang serentak dijawab,"gak"
"kita undi aja yang tidur dikasur siapa..didepan ada sofa..yang kalah tidur disofa" usul Jimin
"nah boleh tuh"
keempatnya melakukan hompimpa yang hasilnya Jimin dan Jin tidur disofa malam ini.
"parah sihhh,gue yang kasih ide..gue juga yang kalah"
▪▪▪▪
Setelah selesai mandi semua orang bersiap tidur,tak terkecuali Jin dan Jimin yang harus tidur disofa.Jisoo yang hendak mengambil air sempat terkejut menatap kedua manusia yang terlelap disofa.
"kasian juga.." gumamnya sambil berlalu
tak lama gadis itu kembali dengan selimut ditangannya,secara perlahan ia menyelimuti tubuh Jin dengan selimut putih .Posisinya Jin memang tidak memakai selimut karena selimut cadangan dikamar mereka hanya ada satu dan ia mengalah untuk Jimin.
Saat gadis itu menjauh,Jin membuka satu matanya seraya tersenyum tipis menatap punggung gadis itu.Kemudian ia menarik selimutnya lebih tinggi dan kembali memejamkan kedua matanya.
Keesokan harinya Jennie juga tak kalah terkejut,pasalnya Jin tidak lagi tidur disofa melainkan dilantai sambil telungkup.
"awas.." titah Jennie
lelaki itu bergeser
"ngapain lo?" tanyanya yang melihat Jennie mengeluarkan beberapa bahan masakan.
"menurut lo..?"
"masak? emang bisa?"
Jennie menoleh
"gue itu multitalent.." ucapnya bangga
Taehyung terkekeh sambil memperhatikan gerak-gerik gadis itu.
"temen lo noh gelinding diubin" ucap Jennie yang masih fokus memotong bahan-bahan yang ada.
"biarin..udah biasa"
"dih? tega lo ama temen sendiri"
"salah lo.."
"hah? kok jadi gua?"
"iyalah..kita dikasih satu kamar doang.Mana cukup"
"ya salah lo..ngapain ikut-ikut kesini? gue juga gak ngerti ya,kok bisa-bisanya nyokap gue nyuruh lo kesini"
Taehyung hanya tersenyum,sebelumnya ia memang sudah menitip pesan pada Taeyon untuk mendukungnya.
__ADS_1
"ya-ya gak tau..tanya aja ama nyokap lo"
Taehyung meninggalkan Jennie saat melihat Jisoo sudah ada didapur.
"tumben lo akur jen.." goda Jisoo
"akur palelo.."
Jisoo tertawa kecil kemudian membantu Jennie memasak.
▪▪▪▪
Seperti biasa Lisa selalu mencari udara segar dipagi hari,ia menyusuri bibir pantai menikmati angin laut.Sementara Rose yang sangat suka kerapihan sudah pusing sendiri melihat ruang tamu yang bagaikan kapal pecah.
"haduh..tolong ya masnya pindah jangan guling-gulingan diubin" Rose menepuk bahu Jin,tetapi yang bangun justru bukan Jin melainkan Jimin.
"percuma Rose...dia kalo tidur kaya orang mati" tutur Jimin dengan suara khas bangun tidurnya.
"haduhhh,yaudah lo rapihin ya tuh selimut...gak suka banget nih gue liat rumah berantakan udah kaya sarang kebo"
"bantuin dong...susah tau ngelipet selimut gede kaya gini" pinta Jimin
"yaudah cepetan bangun.."
mereka memegang ujung selimut yang berbeda dan melepitnya dengan rapih.
"dah,balikin sana ke alamnya"
Jimin terkekeh
"ok..makasih.."
Lelaki itu mengernyit heran melihat selimut ditubuh Jin.
"ngapain lagi sih Jim...sana balikin ketempatnya.."
"eh? iya iya.."
Rose kembali dibuat geleng kepala saat Jimin dan Jungkook bertabrakan dipintu kamar.
"awas Jim ah" Jungkook mencoba menggeser tubuh sahabatnya.
"eh? gak-gak....gue duluan yang lewat,awas.."
"gak..gue dulu.."
"gue.."
"gue"
"Gue Jim.."
"Gue Kook.."
"Gue dulu Jim...kebelet.."
"Gue berat ini bawa selimut.."
"sik! gue duluan" ujar Taehyung yang masuk begitu saja ke kamar diikuti Jimin yang menerobos bersama selimut besarnya hingga mengenai wajah Jungkook.
Jungkook ingin marah tapi ia sudah benar-benar tidak tahan untuk buang air kecil,ketika ia membuka pintu kamar mandi Lisa muncul dari balik pintu.
"AAAAA!" Teriak keduanya yang sama-sama terlonjak kaget.
"wahhh ngintipin gua lu ya?" tuduh Lisa
"mau banget gue intip? maaf-maaf nih...gak tertarik..keluar lo cepetan"
"kok jadi lo yang nyuruh-nyuruh gua?"
"ya bodo,lagian ngapain lo disini? emang diatas kagak ada kamar mandi ngapa? cari gara-gara aja.."
Jungkook menarik Lisa keluar dari kamar mandi secara paksa,gadis itu hanya mencibir saat lelaki bergigi kelinci itu menutup pintu kamar mandi tepat didepan wajahnya.Sebenarnya Lisa baru saja kembali dari pantai dan mencuci kakinya di kamar mandi bawah,sumpah demi apapun ia tidak ada niat sedikitpun untuk mencari gara-gara.
__ADS_1
"heh kookie..nih ya gua kasih tau,gua gak nyari gara-gara...mending juga nyari duit..dasar cowok bar-bar" Lisa berteriak didepan pintu kamar mandi kemudian melenggang pergi.