BlackBangtan [Blackpink X BTS]

BlackBangtan [Blackpink X BTS]
[43]


__ADS_3

"OWHHHH DATENG BULANNNNNN"


Rasanya Jisoo ingin mengambil swallow lalu menyumpal mulut lelaki disampingnya itu.


"Cot!"


lelaki itu langsung menutup mulutnya dengan tangan.


"sorry-sorry..keceplosan,Kenapa gak bilang daritadi coyyyy.Kan bisa minta tolong temen lu"


"gak,kasian..entar mereka makannya jadi gak syahdu"


"halah,gue mintain pembalut ke UKS deh..bentar"


Jisoo menahan tangan Jin yang sudah bangkit dari tempatnya


"ehhh mau ngapain? gak usah,masa lo minta pembalut"


"ya salahnya dimana?"


"LO LAKI JAMAL!"


"gak ngaruh Jis gue laki minta pembalut..kecuali gue pake pembalut baru ngaruh ama gender.Udah lo duduk aja disini..makan yang tenang,itu minumannya juga buat lo aja"


"WOY JIN WOY!!"


sang pemilik nama menulikan pendengarannya dan pergi begitu saja,Jisoo hanya bisa pasrah memakan lontongnya yang belum habis.


Jin berjalan menuju UKS dan bertabrakan dengan Eunha yang baru keluar dari UKS.


"heh cebol,jalan yang bener.."


"lah elo yang gak bener babon."


"udahlah males gua debat,lu anak PMR kan?"


"udah tau pake nanya,itu tanda kebodohan tau gak?"


"serah deh,gue buru-buru nih..ambilin pembalut dong"


Eunha terbelalak tak percaya,hening sesaat diantara keduanya.


"woy bolot ..cepetannnn"


"lah lo pake pembalut buat apaan bjir"


"bukan buat gue..."


"terus?"


"banyak tanya lo cebol,cepetan ambilin..apa perlu gue ambil sendiri?"


"ehh jangan,bentar.."


Eunha kembali masuk ke UKS dan keluar dengan sebuah pembalut ditangannya.


"nih.."


"ok makasih cebol..gue doain cepet tinggi,bye"


Jin berlari menuju kelasnya,dibukanya ransel hitam yang selalu ia pakai dan dikeluarkannya sebuah jaket hitam.Secepat kilat ia berlari menuju kelas Jisoo membawa kedua barang yang telah ia ambil.


"nih.." Jin menyerahkan Jaket dan pembalut diatas meja gadis berambut panjang itu.


"yaampun,lo serius ngambil ini di UKS?"


"bukan gue sih..gue minta temen gue ambil,udah cepetan lo pake jaket gue buat tutupin rok lo terus lo ke kamar mandi"


"entar jaket lo kotor.."


"tinggal cuci ribet"


"ya entar lo jijik bekas darah gue"


"yaelah lo punya darah gua juga punya.."

__ADS_1


"tapikan ini kotor-"


"ssst" Jin meletakan jari telunjuknya didepan bibir Jisoo.


"cepetan,gue mau abisin mie ayam dulu.Lo santai aja..nanti sampah lontong lo gue buangin juga.Udah sana.."


Jisoo menuruti perkataan Jin kemudian melangkah keluar kelas,diambang pintu ia berbalik menatap lelaki yang tengah makan dengan lahap seperti orang kesetanan itu.


"Jin.."


sang pemilik nama menoleh dengan pipi menggembung karena penuh dengan makanan.


"makasih ya.." ujar Jisoo seraya tersenyum,lelaki itu tersenyum seraya menunjukan ibu jarinya.


Jisoo kembali melangkahkan kakinya meninggalkan kelas,ternyata Seokjin itu tidak buruk juga.


Disisi lain di kantin


Lisa sudah berhenti makan karena merasa kenyang,entah mengapa ia kenyang lebih cepat hari ini.Nasi goreng yang ia pesan bahkan masih bersisa setengah piring.


"abisin.." titah Jungkook


"kenyang gila.."


Jungkook menyendok nasi goreng Lisa dan mengarahkannya kebibir gadis itu.


"makan.."


"gak..mau..kenyang"


"Lis..nurut sama gue,ini salah satu step.."


"step?" Lisa membeo


"buat move on" bisik Jungkook ditelinga Lisa.


Akhirnya Lisa menerima suapan nasi dari lelaki itu.


"aduhhh gakuku ganana bangetttt" ucap Rose gemas.


"ga kuat ga nahan.." jawab Jennie,Rose dan Jimin bersamaan.


"kok lo tau min?"


"taulahh,gue.."


"sweet banget sihh,aduhhhh gemezz" ujar Rose lagi menatap Lisa dan Jungkook sambil bertopang dagu.


"mau gitu juga? nih..aaaaa.." Jimin menyodorkan sesendok bubur ayamnya,sang kekasih sudah membuka mulut dengan senang tapi ternyata Jimin malah menyuapkan bubur itu pada mulutnya sendiri.


"nyammm...jangan Rose..entar gua gak kenyang"


"ishh Jimin!" Kesal Rose yang membuat sahabatnya tertawa kecil.


"Nih Jen..biar gak iri.." Taehyung menggulungkan mie gorengnya lalu menyodorkannya pada Jennie.


"gak ah,samanya lo ama Jimin"


"gak lah..jangan samain gue ama si bantet"


"woy gue denger woy!" protes Jimin yang tak digubris.


"cepetan Jen..pegel nih gue.." rengek Taehyung.


Jennie memakan mie yang disodorkan didepan mulutnya itu hingga membuat Taehyung tersenyum puas.


"Hadeh..pulang sekolah ke KUA aja yuk Jen.." ajak Taehyung sambil menempelkan dahinya dan menggesek-gesekan hidungnya dengan hidung Jennie gemas.


"apaansih.." ucap Jennie yang malu sendiri mendengarnya.



Jennie sedang bersenandung ria membereskan kamarnya,aktivitasnya terhenti saat ada yang mengetuk pintu kamarnya.


"kenapa ma?- loh?" gadis itu menatap heran sosok yang ternyata bukan mamanya.

__ADS_1


"emang gue mirip ya ama mama lo?"


"eh sorry-sorry gue kira mama gue..ngapain lo?"


Taehyung masuk begitu saja ke kamar Jennie dan merebahkan tubuhnya dikasur.


"salah emang ke rumah pacar sendiri?"


Jennie menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"ya-ya enggak sih..tumben aja gitu"


Taehyung mengambil ponsel disaku celananya.


"password wifinya apa?"


"SETAN MINTA WIFI EE"


"cepetan Jen..mau mabar ini ama Jimin"


Setelah mendapatkan passwordnya lelaki itu langsung sibuk sendiri dengan dunianya,Jennie merebahkan tubuhnya disamping Taehyung dengan malas.Untuk apa lelaki itu datang jika hanya mau numpang wifi?


Jennie melipat tangan didepan dada sambil sesekali melirik malas kearah sosok disampingnya.Lima menit berlalu begitu saja dengan hening diantara mereka.


"apasih lirik-lirik? ganteng? tau gue.." ujar Taehyung yang tetap fokus pada layar ponselnya.


"apaansih,kalo mau main game ngapain coba kesini?"


"ya emang kalo kesini harusnya ngapain?"


"ishh tau ah males.."


Taehyung hanya berdehem dan membuat gadis itu semakin kesal.Ia baru akan bangkit dari kasur namun Taehyung tiba-tiba memeluknya dari belakang dan menariknya kembali ke ranjang.


"sini Jen..gue ngantuk"


"yaudah pulang sono.."


"Gak mau.." Taehyung mengeratkan pelukannya dipinggang Jennie.


"pulang sana.." Jennie mencoba melepaskan tangan Taehyung.


Lelaki pemilik senyum kotak itu tertawa kecil,Jennie tau itu karena ia merasa geli dengan nafas Taehyung di leher belakangnya.


"geli ishh.."


"geli apaan sih,gue gak ngapa-ngapain juga.."


"elo nafas di leher gue Tae.."


"emang geli?"


"pake nanya lagi,udah awas ah.."


"kalo gini geli gak?" Taehyung mencium leher belakang gadis itu.


"Tae.."


lelaki itu mengecup pipi kanan Jennie.


"Tae.."


Jennie berbalik menatap manik mata Taehyung.


"diem Tae.." Ucap Jennie sambil memegang pipi kanan lelaki dihadapannya itu.


"kiss me Jen.."


Gadis itu mengecup lembut hidung mancung lelaki itu,namun ia tahu bukan itu yang Taehyung mau.


"Jen..." rengek Taehyung


Dengan cepat Jennie mencium bibir Taehyung,saat ia akan menjauhkan wajahnya dengan sigap Taehyung menahan tengkuk gadis itu.Memperdalam ciuman mereka,ciuman yang begitu lembut seolah begitu memuja bibir Jennie yang terasa begitu manis baginya.


Saat keduanya mulai kehabisan nafas Taehyung melepas tautan bibir mereka,dengan nafas yang tersengal-sengal lelaki itu menyandarkan dahinya dan dahi Jennie sambil tersenyum manis.

__ADS_1


"love you.."


__ADS_2