![BlackBangtan [Blackpink X BTS]](https://asset.asean.biz.id/blackbangtan--blackpink-x-bts-.webp)
06.05
Rumah Jennie dan Taehyung
Ibu satu anak itu membuka matanya dan melihat tangan kekar yang melingkar diperutnya.
"Tae.." panggil Jennie lembut sambil berbalik menatap suaminya.
"Nghhh.." lelaki itu melenguh dan mempererat pelukannya.
Tangan perempuan itu terulur mengusap wajah Taehyung.
"Bangun Tae..kitakan mau kedatengan tamu.."
"Siapa sih Jen..?kurang kerjaan banget bertamu kesini.." tanyanya sambil tetap terpejam.
"Ya Tuhan...temen lu juga woy...bangun cepetan,bangunin Ella sekalian"
"Hmm.."
Jennie menyingkirkan tangan Taehyung dan langsung bergegas menuju kamar mandi,setelahnya ia langsung sibuk di dapur.
Taehyung bangun tak lama setelahnya,ia melangkah menuju kamar sang putri kesayangannya.
"Morning princess.." Taehyung mengecup lembut pipi Ella.
"Bangun hey..udah pagi,nanti ada Hana sama Yoora loh.."
Gadis itu langsung membuka matanya
"Cuma Hana sama Yoora?"
"Enggak,ada Eunwoo,Dae sama Chung-Ho" jawab Taehyung sambil membuka tirai kamar.
Sebuah senyum manispun terbit dibibir gadis itu.
Rumah Jin dan Jisoo
Jin terbangun tanpa Jisoo disisinya,ia tahu betul sang istri sudah sibuk sendiri dipagi hari.Saat ia melangkah menuju ruang tamu terdengar suara vacum cleaner yang mengisi keheningan.
"Yank.." panggil Jin yang tak terdengar oleh Jisoo.
"Beb.." panggilnya lagi yang tak digubris.
"WOY NYET"
Jisoo langsung menoleh dan mematikan mesin penyedot debunya itu.
"Apasih..pagi-pagi udah ngegas"
"Lagi bolot banget,aku manggil kamu tau Jis.."
"Ya maap,kagak kedengerankan"
"Hadehhh,udah masak belum? Aku ya yang masak.." pinta Jin.
"Terserah kamu.." jawab Jisoo yang kembali menyalakan vacum cleanernya.
Jin hanya geleng kepala,istrinya itu sangat perfectionis...debu setitikpun tidak boleh lepas darinya.
Rumah Jimin dan Rose.
Rose membuka pintu kamarnya lalu tersenyum menatap Jimin dan putrinya yang masih terlelap,sebenarnya kamar anaknya itu terpisah namun semalam anak semata wayangnya itu merengek ingin tidur bersama dirinya dan Jimin.
Perempuan itu membuka tirai kamar hingga dua orang diatas tempat tidur serentak menaikan selimut mereka.
"Hello baby...udah pagi sayang,bangun yuk..mama udah masak loh.." ujar Rose sambil memeluk Yoora.
"Lima menit ma.."
"Yaampun,kamu niru papa kamu ya.." kesal Rose mendengar ucapan Yoora yang persis seperti Jimin setiap dibangunkan.
"Ayo bangun..." Rose menggendong Yoora menuju kamar mandi.
"Cuci muka terus gosok gigi yang bener" titah Rose didepan westafel.
Ia kembali masuk ke kamar untuk membangunkan manusia lainnya.
"Hey big baby...ayo bangun.."
"Lima menit.."
Perempuan itu langsung memukul bokong Jimin.
"Gara-gara kamu Yoora jadi ikut-ikutan males bangun tau gak.." omelnya
__ADS_1
Jimin langsung membuka matanya dan menarik istrinya,sontak Rose menindih tubuh Jimin yang masih terbaring di kasur.
"Sakit tau.." ucap Jimin dengan wajah imutnya.
"Bodo..salah sendiri,udah cepetan"
"Morning kiss dulu.." Jimin memajukan bibirnya
"Jim..Yoora di kamar mandi.."
"Ya biarin,makanya cepetan"
Rose mengecup bibir Jimin singkat kemudian lelaki itu terkekeh.
"Udah ah sana.." Rose bangun dari posisinya.
"Ternyata gak enak.."
"Gak enak?"
"Iya gak enak ciuman kalo belum sikat gigi.." jawab Jimin sambil tertawa kecil.
"Ishh gak jelas.." kesal sang istri sambil berlalu dari kamar.
Rumah Jungkook dan Lisa.
Lisa dan Hana kompak mencoba membangunkan Jungkook dan Eunwoo,Lisa mencoba menarik Jungkook bangun dan hana mencoba menarik Eunwoo bangun dari tempat tidur.
"Jungkook..bangun cepetan.."
"Kakak...bangunnnn" Hana menarik Eunwoo dengan susah payah.
"Ngantuk Lis.."
"Hadeh..udah dibilang jangan main game sampe malem...ngajak-ngajak Eunwoo lagi.Bangun cepetan"
Ayah dan anak itu semalam melakukan duel hingga larut malam,Lisa sudah marah-marah namun tidak digubris oleh keduanya.Ayah dan anak sama saja,itulah kenapa dikatakan bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
Lisa akhirnya tidur dikamar Hana,sementara Eunwoo tertidur dikamar Jungkook dan Lisa.
Perempuan itu mulai kesal,diraihnya air diatas nakas dan dicipratkan air itu kewajah suami dan anak sulungnya.
Ayah dan anak itu serentak bangun kemudian mengelap air diwajah mereka.
"Bangun jugakan akhirnya,cepetan mandi atau mama siram kalian"
"Iya-iya.." jawab keduanya.
"Ayo Hana..kita sarapan duluan aja" ajak Lisa sambil menuntun sang putri.Saat kedua perempuan itu menghilang diambang pintu,Jungkook dan Eunwoo serentak kembali rebah di kasur.
"JUNGKOOK!!! EUNWOO!! CEPETAN" Teriak Lisa yang memiliki firasat tidak baik.
"Iya-iya!" Sahut keduanya yang langsung pergi ke kamar mandi.
▪▪▪
10.15
Rumah Jennie dan Taehyung dipenuhi suara canda dan tawa.Blackbangtan kini sedang berkumpul bersama bercerita tentang suka duka berumah tangga,sesekali mereka mengingat masa sekolah dimana mereka tidak pernah akur.Sampai sekarang mereka tidak habis pikir kenapa bisa menikahi satu sama lain,faktanya cinta memang datang tak terduga.
Eunwoo dan Yoora kini berusia tujuh tahun,Ella berusia enam tahun,Chung-Ho berusia lima tahun,Hana dan Dae-Ho berusia empat tahun.
Keenam anak itu tengah bermain bersama tapi Eunwoo hanya duduk seperti seorang boss besar,wajahnya tidak nampak antusias sedikitpun.Ia hanya terus memperhatikan Hana,Yoora dan Ella yang tengah berperan menjadi tuan putri di istana mainan mereka.
Chung-Ho dan Dae-Ho yang tengah bermain perang-perangan tanpa sengaja mengenai Ella dengan pedang mainan mereka,Dae-Ho bahkan tanpa sengaja menginjak gaun gadis itu sehingga ia terjatuh menabrak Hana yang lebih kecil darinya.
Keduanyapun terjatuh dan menangis,saat itulah Eunwoo bangun dari tempatnya.Tetapi ia bukan menolong adiknya melainkan Ella.
Dipegangnya kedua pipi Ella dan dihapusnya air mata gadis itu.
"Princess gak boleh nangis tau.."
Gadis dihadapannya masih saja sesegukan.
"Mau coklat?" Tawar Eunwoo sambil menyodorkan coklat dari saku celananya.
Ella tersenyum kemudian menerima coklat dari anak laki-laki itu.
"Kakak baik..kaya pangeran.." ucap Ella dengan senyum mengembang.
"Iya,kan pangerannya Ella.." sahut Eunwoo sambil tersenyum.
"Huaaaa...kak Eunwoo jahat,aku gak dibagi coklatttt..huaaa" suara tangis Hana semakin kencang hingga semua orangtua mereka menghampiri mereka.
Dengan sigap Dae-Ho membeka mulut Hana.
__ADS_1
"Berisik tau..kuping aku sakit denger kamu.."
Hana melepas tangan Dae-Ho dari mulutnya.
"HUAAAAA"
"Yaampun.." Yoora menutup kedua telinganya karena pengang sendiri mendengar anak itu.
"Aduh..kenapa ini nangis masal?" Tanya Lisa sambil menggendong putrinya.
"Kak Eunwoo jahat ma..masa cuma kak Ella yang dibagi coklat..aku enggak.." protes Hana
"Kamu juga kenapa nangis La?" Tanya Jennie.
Ella langsung menunjuk kedua anak Jisoo.
"Ya Tuhan,anak ini ada aja ulahnya.." Jin langsung menarik telinga kedua anaknya.
"Pa..aku ganteng,gak mungkin nakal" Ujar Chung-Ho
"Iya pa,gak sengaja.." dukung sang adik.
"Alasan,yaudah cepetan.."
"Cepetan apa pa?" Tanya Chung-Ho polos.
"Ya cepetan minta maaf lah gantenggg yaampun.."
Keduanyapun menghampiri Ella.
"Maaf kak.." ucap mereka bersamaan.
"Sama Hana juga minta maaf.." titah Jisoo.
"Hana..maaf ya.." ujar Chung-Ho
"Dae.." panggil sang papa sambil memberi isyarat lewat mata.
"Hana...maaf ya gak ada salah"
"Huaaaa" Hana kembali menangis
"Mama dia jelek banget aku sebel sama dia.." ucap Hana sambil menunjuk Dae-Ho
"Eh? Gak boleh gitu sayang.." ingat Lisa.
"Ma..aku di bilang jelek..huaaa..." Adu Dae-Ho sambil menangis memeluk Jisoo.
Orangtua mereka hanya geleng kepala,ini sudah biasa terjadi bila anak-anak mereka disatukan.
"Untung anak gue tahan banting.." ucap Jimin sambil mengusap rambut Yoora yang hanya menjadi penonton setia semua drama yang terjadi.
"Ella..kamu kasih coklatnya ke Hana aja ya..kasian tuh dia.." ujar Jennie lembut.
"Iya sayang,nanti papa beliin aja.. ok?" Taehyung mencoba bernegosiasi.
Ella menatap ragu coklat dan wajah Eunwoo.
Bocah laki-laki itu langsung berdiri ditempatnya.
"Gak boleh..Eunwoo kan prince nya Ella..bukan Hana"
"Yaampun korban film barbie nih anak.." Jungkook memijat pangkal hidungnya.
Lain halnya dengan Eunwoo yang tidak setuju,Ella sudah berjalan menghampiri Hana yang berada dalam gendongan Lisa.
"Coklatnya buat Hana aja..tapi kak Eunwoo-nya buat Ella ya?" Ujar Ella seraya menyodorkan coklat ditangannya.
Dengan cepat Hana mengambil coklat tersebut.
"Iya buat kakak aja,dia jelek.."
"Heh ompong..kamu juga jelek tau.." ujar Dae-Ho,yang diberi tahu malah membuang wajahnya malas.
Orangtua mereka tertawa menyaksikan itu semua.
"Lucu ya..mereka gak pernah akur..jadi takut kalian nantinya besanan" ucap Rose sambil tertawa.
"Idihh ogah banget besanan ama si JK" Jin bergidik ditempatnya.
"Hello...lo pikir gue mau? Ogah kali,masa temen ampe besan elu-elu lagi"
"Udah woy..anak ama bapak kagak ada bedanya" Jimin menengahi.
Ya,begitulah sekiranya kehidupan Blackbangtan setelah menikah...
__ADS_1