![BlackBangtan [Blackpink X BTS]](https://asset.asean.biz.id/blackbangtan--blackpink-x-bts-.webp)
Tring...
Lonceng diatas pintu berbunyi saat seorang gadis berambut hitam panjang memasuki cafe dengan gayanya yang elegan.
"Hai.." sapa gadis itu saat melihat sosok yang mengundangnya datang.
Nayeon menarik senyum terpaksa pada gadis itu.
"Kenapa lo?" Heran Mina,sang gadis.
"Gapapa..lagi gak happy aja"
Mina tersenyum
"Gue heran sama lo,idup enak...punya cowok ganteng,bentar lagi mao nikah..kurang apa sampe gak bahagia?"
Nayeon menatap kosong kedepan seraya menjawab,"kurang..cinta"
Mina tertawa
"Kurang gimana? Jelas-jelas lo mau nikah"
Gadis bergigi kelinci itu tertawa hambar.
"Lo pikir nikah selalu didasari cinta? Gak min..salah satunya gue.."
Flashback on dua tahun yang lalu...
"Nay...Nayeon!!!" Panggil suara lembut yang begitu familiar ditelinga gadis itu"
"Kenapa ma?"
"Sini..coba liat..ganteng gak?" Tanya Jihyo sang mama seraya menunjukkan foto dua anak laki-laki dengan kemeja putih.
Mata Nayeon terkunci pada satu sosok..ya,Jungkook.Gadis itu mengangguk menatap sang mama.
"Siapa dia?"
"Dia calon suami kamu.."
Nayeon membulatkan matanya tak percaya.
"Kan Nay masih sekolah ma.."
"Ya siapa yang nyuruh kamu nikah sekarang memang? Kalian nikah setelah kamu lulus,demi masa depan kamu..dan demi perusahaan papamu"
"Tapi..emang dianya mau?" Nayeon kembali menatap foto ditangan sang mama.
Jihyo tersenyum mengusap kepala sang putri.
"Maulahhh,anak mamakan cantik.."
"Owh ya..siapa namanya?"
"Yoongi..yang ini Jungkook..calon adik ipar kamu.."
Senyum Nayeon perlahan memudar.
"A-adik ipar?"
"Iya..umur kalian beda dua tahun,tapi emang dianya tinggi sih..sama Yoongi aja tinggian dia" Jihyo tersenyum menatap foto ditangannya.
"Kalo sempet kita ke rumah mereka kapan-kapan..ok?"
"A..iya.."
Jihyo baru berjalan selangkah namun putrinya sudah menarik tangan sang mama.
__ADS_1
"Fotonya aku aja yang simpen boleh?"
Jihyo tertawa
"Simpen aja..buat kamu"
Gadis itu langsung tersenyum lalu berlari menuju kamarnya.
Flashback off..
"Sejak saat itu gue suka sama Jungkook,sebulan..setahun..bahkan sekarang hampir tiga tahun..gue tetep gak bisa move on min.."
Mina menatap iba gadis dihadapannya,ia tahu Nayeon tidak bisa menolak karena orangtuanya berharap banyak dari gadis itu.Namun disisi lain ia merasa Nayeon salah tidak jujur kepada semua orang justru membuat gadis itu hanya melukai diri sendiri dan orang disekitarnya.
"Yoongi gimana sama lo emang?"
"Dia baik..banget malahan,walau mukanya dingin..tapi dia selalu hangat buat gue"
"Jungkook?"
Nayeon menahan air matanya sambil memainkan jari tangannya.
"Dia punya pacar,dia gak pernah nengok ke gue sekalipun..gue kurang apa min?"
Mina meraih tangan sahabatnya itu.
"Nay..hidup lo hampir perfect..yang kurang itu adalah..syukur..lo kurang bersyukur.Kalo ada yang tulus ngapain nunggu yang gak pasti? Cinta itu bisa tumbuh kapan aja Nay..tapi kesempatan gak datang dua kali"
Jisoo mengernyit heran menatap seorang gadis berambut sebahu dikamar Jin tengah duduk manis diatas kasurnya,sebuah makanan ringan tiba-tiba melayang kearah gadis itu hingga ia terlihat kesal.Ya,siapa lagi kalau bukan sang pemilik kamar?
Mereka nampak ribut sesaat kemudian Jin tersenyum dan menyentil kening gadis yang tingginya nampak kontras dengannya itu.
"Pacarnya?" Tebak Jisoo yang kemudian langsung menutup pintu balkon dengan gorden.
Saat malam tiba dering pesan dari Jin masuk pada benda pipih persegi panjang berwarna putih kebanggaan Jisoo.
Jin Tomang
Jisoo mengetik sesuatu kemudian menghapusnya lagi.
Jisoo
Sibuk.
Jin Tomang
O..oke..padahal gue mau nanya sama lo
(Read)
Gadis itu langsung memejamkan kedua matanya dan mengabaikan semua dering di ponselnya.
▪▪▪
09.45
Para anggota Blackpink berjalan beriringan menuju kantin,ditengah jalan mereka melihat para anggota Bangtan bersama dua orang gadis.
Yang satu sedang sibuk dijahili oleh Jin sedangkan yang satu mencoba menarik sang gadis agar mengalah.
"Lo kenal mereka?" Tanya Jisoo
"Adek kelaskan? Yang rambutnya pendek itu Eunha..yang rambut panjang Umji" ujar Rose
"Udah ayo lanjut kantin.." ajak Lisa yang berjalan lebih dulu.
__ADS_1
"Misi-misi...The queen mau lewat.." ucap Jennie saat jalannya tertutup oleh Bangtan.
"Hey..bareng ya.." Jimin langsung tersenyum dan menggandeng tangan Rose.
"Eh pacar.." goda Taehyung
"Apaan sih kampret..awas.."
Taehyung berkali-kali merangkul Jennie meskipun gadis itu menepisnya berulang kali.
Jisoo menatap Jin sekilas dan mendapat senyuman dari lelaki itu,tapi ia membuang wajah kemudian langsung pergi mengekori teman-temannya.
"Udah awas lo..kalo udah tinggi baru ngomong lagi sama gua" ujar Jin pada Eunha.
"Ehh songong banget sihh" gadis itu tak terima,dengan masa bodo Jin meninggalkannya.
Dikantin
"Huaaa pedes gilaaaa" Lisa meneguk airnya hingga kandas tak tersisa.
"Hah...lidah gua kebakar.." gadis itu mengipas-ngipas tangan didepan mulutnya.
"Rakus sih lu..nih.." Jungkook menyodorkan gelas minumannya.
Tanpa pikir panjang gadis itu menegak habis minuman berperisa jeruk tersebut,mungkin kesalahan memang ada padanya yang memakan tahu isi cap cabe gila seperti orang kelaparan.Faktanya gadis itu memang kelaparan.
"Jis..aduk aja terus tuh bubur..." tutur Rose yang memperhatikan sahabatnya sejak tadi.
Jisoo tersenyum kikuk
"Eh? Iya..gue makan kok.."
"Kenapa? Gak enak?" Tanya Jin
"Enak.." jawabnya seraya menyuap bubur kedalam mulut.
"Kok chat gue gak dibales semalem?" tanya Jin
"Oh..ketiduran.." jawab Jisoo singkat
"Yaelah lu juga bukan orang penting kali Jin" Taehyung buka suara hingga Jin menyikutnya dengan kesal.
"Ett gue lagi makan lontong..gak lucu banget ya ampe mati keselek lontong"
17.42
Jin terus menatap ponselnya,ia heran mengapa Jisoo seperti bukan Jisoo yang biasanya.Pertama chatnya diabaikan,lalu hanya menjawab singkat seadanya disekolah dan sekarang satupun notif tidak ada dari gadis itu.Biasanya Jisoo akan bertanya tentang bagaimana hari Jin,lelaki itu ada tugas yang sulit atau tidak,bahkan broadcast tindak penting yang menjanjikan kuota gratis bila dikirim pada beberapa orang dan grup sekalipun pasti akan dikirim oleh gadis itu padanya.
Jin Tomang
Lo kenapa?
Jin Tomang
Gue ada salah?
Kalo iya gua minta maaf.
Lagi-lagi pesannya tak menerima balasan,lelaki itu mengacak-acak rambutnya frustasi.Ia melangkah ke balkon kamar menatap kamar Jisoo yang masih terang.
"JISSS..GUE TAU LO MASIH BANGUN..GUE MINTA MAAF JIS KALO GUE ADA SALAH SAMA LO"
dikamarnya Jisoo menutup telinganya sendiri mendengar suara yang begitu ia kenal,ia hanya butuh waktu saat ini.Ia tidak percaya...tidak percaya pada hatinya yang sakit menatap Jin bersama gadis lain.
"Gue salah.." gumam Jisoo
"Gue bukan siapa-siapanya..kenapa gue mesti marah? Kenapa gue mesti sakit?..salahhh..gue salahh"
__ADS_1
Gadis itu terus mengulang-ngulang kata-katanya sendiri hingga ia lelah dan tertidur.
》pernah gak guys cemburu tapi bukan siapa-siapa:v ? wkwkwk canda-canda.