BlackBangtan [Blackpink X BTS]

BlackBangtan [Blackpink X BTS]
[28]


__ADS_3


Jennie hanya diam sepanjang perjalanan dimobil Taehyung,ia bahkan tidak sadar kalau kini mereka sudah berhenti didepan sebuah rumah mewah.Bukan rumah Jennie tetapi rumah Taehyung.


Taehyung membuka pintu mobil hingga gadis itu tersadar dari lamunannya,dibukakannya pula pintu mobil untuk Jennie.


"Turun cepetan"


"Eh? Kok rumah lo?"


"Ya secara rumah gue gak ada orang"


"Maksudnya?" Jennie mulai panik sendiri.


"Hadehhhh,jauh-jauh apa pikiran negatif lo.Mata lo bengep..mau bilang apa gue sama nyokap lo? Entar gue lagi disalahin"


"O..bilang dong"


Gadis itu turun dari mobil dan mengekori sang pemilik rumah.


"Duduk yang rapih,gue ambil es batu buat kompres mata lo" titah Taehyung seraya melenggang ke dapur.


Jennie hanya menurut bagaikan seekor peliharaan yang tunduk pada majikannya,tidak ada penolakan ataupun keluhan.


Tak lama Taehyung kembali dengan es batu yang dibungkus dengan handuk kecil,ia duduk disamping Jennie kemudian menempelkan handuk itu dimata cat eyes milik Jennie.


"Makanya gak usah berurusan sama Kaisar lagi..block semua akun sosmednya kalo bisa"


Jennie memegang tangan besar milik Taehyung kemudian menyingkirkannya.


"Kok jadi lo yang ngatur-ngatur gue?"


"Gue ngasih tau..gak usah bantah.."


"Tapikan-"


"Jangan sampe gue bungkam mulut lo Jen.." ancam Taehyung yang membuat Jennie menutup mulutnya rapat-rapat,baginya sekali saja sudah cukup ia dicium lelaki dihadapannya itu.


"Good girl.."


Taehyung tersenyum dan kembali mengompres mata Jennie yang sembab.


▪▪▪


Seminggu berlalu,tidak ada yang spesial kecuali ulangan semester selama seminggu itu.Lisa memijat keningnya sendiri dikantin seraya menyedot es tehnya dengan sedotan.


"Kayanya fisika gue jeblok deh.." ucap gadis berponi itu.


"Santuy Lis...kalo fisika lo jeblok..lo gak sendirian,ada gua" ujar Rose


"Hadehhh bangga bener jeblok" sindir Jisoo


"Kata bang caplang,kita itu harus bersyukur Jis..kalo kemampuan fisika kita segitu ya udah..pasrah aja"


Jisoo geleng kepala.


"Belakangan ini kayanya gue hampir depresi deh,gimana kalo kita liburan?" Usul Jennie


"Kemana?" Lisa nampak antusias


"Villa gue gimana?" Tawar Rose


"Wahh mantap tuhh...ayo dah" Kini Jisoo yang paling bersemangat,ia ingat betul lima tahun lalu mereka pernah pergi ke villa Rose bersama keluarganya.Disana tempatnya sangat strategis,letak bangunan yang dekat dengan pantai itu memberi kesan ketenangan tersendiri saat memasuki villa.


"Wokeeeee,entar gue minta kuncinya sama bang caplang.."


"Ehhh wait...kita pergi naik apa?" Jennie mulai berpikir


"Coba minta anter bang chanyeol Rose.." pinta Jisoo


"Ok.."


Sepulang sekolah


Rumah Rose...


Gadis berambut panjang itu sudah berdiri didepan sebuah pintu kamar,ia menggembungkan pipinya kesal membaca tulisan dipintu.


>PLEASE KALO LO BUKAN SELENA GOMEZ GAK USAH MASUK KE KAMAR GUE<


Selama ini Chanyeol memang tidak pernah mengizinkan adiknya memasuki kamar pribadinya,padahal ia sangat sering masuk ke kamar sang adik tanpa permisi.


Rose mengetuk pintu dengan bar-bar.

__ADS_1


"Bangggg"


"BANGG CHANYEOOOLLLLL,CAPLANGGG"


Sang pemilik nama membuka pintu dengan kesal.


"FUCEK BUAT LO ROSE.."


"Wesehhhh santai dong...makin caplang tau rasa lo"


"Bodo...yang penting gue ganteng..mao apa lo?"


Rose menarik nafas dalam kemudian tersenyum manis.


"Pleaselah ya..jangan gituuu...jijik sumpah" Chanyeol menutup matanya dengan tangan


"Yaelah bang,jadi gini.Gue mau ke villa sama sahabat-sahabat gue..jadi-" ucapan gadis itu menggantung diudara karena sang kakak langsung menutup pintu didepan wajahnya,dalam hitungan detik pintu kembali terbuka menampakkan sosok Chanyeol yang menjulang tinggi menyamai pintu kamar.


"Nih.." ia menyerahkan kunci pada Rose.


"Hehhehe,masalahnya bukan cuma kunci bang.."


"Terus?"


"Anterin ya..please..." Rose memelas semelas mungkin.


"Gini ya...lo kira gua pengangguran?"


"Emang iya..."


"Ck,yaudah ok...tapi bayar ongkos bensin"


"Sip.." Rose mengangkat ibu jarinya sebagai tanda setuju.


"Makasih bang caplang.."


Lelaki berkuping caplang itu hanya geleng kepala menatap sang adik yang berlari meninggalkan kamarnya.


🗾Blackpink In Your Area🗾


Rose


Sip bang caplang udah setuju


Lisa


Jisoo


Mantap,gue juga baru selesai kemas baju


Jennie


Gue baru selesai nulis surat izin:v


Rose


Eh iya lupa,fotocopy jen..


Jennie


📸☕


Lisa


Kampret ngakak😂


▪▪▪


Bangtan mengernyitkan dahi dan tak bisa menyembunyikan keheranan mereka menatap kursi kantin yang biasa diduduki para anggota Blackpink kosong hari ini.


"Lah kemana dia pada?" Tanya Jimin


"Gak ke kantin kali hari ini.." pikir Jungkook


"Kali dah.." Taehyung tak percaya dengan pemikiran Jungkook


Disisi lain para anggota Blackpink nampak tersenyum lebar menapakkan kaki dipantai.



"Wuhuuuu yeayyy gak ada tugas.."


"Gak ada ulangan.."

__ADS_1


"Gak ada BANGTANNNNN"


Mereka tertawa riang bersama mengucapkan kalimat terakhir itu.


Mereka berhenti tertawa saat pesan masuk bersamaan diponsel mereka,pesan yang mereka terimapun sama.Hanya pengirimnya saja yang berbeda.


lo kemana?


Keempat gadis itu saling menatap satu sama lain lalu mengabaikan pesan tersebut.


"Dihh di read doang.." ucap para bangtan bersamaan,mereka saling menatap satu sama lain karena terkejut dengan ucapan mereka yang serupa.


"Coba Jin minta daftar absen siswa" usul Taehyung


"Bentar" lelaki itu mengetikan pesan untuk meminta absensi kelas XI-MIPA 2 yang merupakan kelas para anggota Blackpink.Dan tak lama seorang pria paruh baya datang ke basecampe mereka,ya saat ini mereka tengah berada di basecamp.


"Makasih pak,nanti kalo udah saya balikin ke kantor guru" tutur Jin


"Mana liat.." Jimin mengambil absen tersebut dan melihat nama keempat gadis yang mereka cari.


"Apalahhhh,izin jama'ah" cibir Jungkook yang duduk disamping Jimin


"Kira-kira mereka ngapain kata lo?" Tanya Jin


"Hibernasi kali" jawab Jimin asal


"Lo pikir dia beruang?! Tanya emaknya Jennie Tae.." pinta Jin


"Wait..kenapa kita jadi ngurusin banget mereka?" Jungkook mulai heran dengan sahabatnya dan dirinya sendiri.


"Mmm..mungkin,karena hidup kita gak afdol kalo gak ngusik mereka" jawab Taehyung yang sebenarnya juga tak mengerti.


"Yaudah cepetan tanya.." Jimin mulai tak sabar.


Setelah beberapa saat menunggu,sebuah pesan masuk diponsel Taehyung.


Mama Jennie


Jennie pergi sama temen-temennya ke villa.


Taehyung


Villa?


Mama Jennie


Iya villanya Roseanne


"Tanya...villanya dimana.." Taehyung mendapatkan bisikan gaib dari salah satu sahabatnya


Taehyung


Boleh tau gak tan,villanya dimana?


Mama Jennie


Tante gak tau,coba aja kamu tanya Jennie


Taehyung


Dia gak bales tan


Mama Jennie


Owh..berantem ya?😅😅


Tanya abangnya Rose aja coba..dulu tante gak ikut sih mereka liburan kesana


"Ada yang tau abangnya Rose?" Taehyung menatap semua temannya,sontak semua menoleh pada Jimin.


"Apa?" Tanyanya polos


"Lo tau ?"


"Abangnya? Pernah sih ketemu sekali.."


"Ok! Kita tanya abangnya sekarang" Putus Taehyung yang bangun dari posisinya dengan semangat.


"Siapa yang mau nanya ke bang chanyeol?" Tanya Jimin


"Elo lahhh" jawab ketiga sahabatnya serentak.


Jimin ingat betul saat pertama kali bertemu chanyeol,lelaki itu menatapnya dari atas sampai bawah.Menanyakan namanya,umurnya,kartu tanda penduduk,bahkan tinggi badannya.Bagi Jimin itu agak aneh,tapi ya mau bagaimana lagi?

__ADS_1


Lelaki itu menghela nafas dalam menerima kenyataan bahwa ia harus bertemu lagi dengan Chanyeol kali ini.


__ADS_2