BlackBangtan [Blackpink X BTS]

BlackBangtan [Blackpink X BTS]
[24]


__ADS_3


Jimin menatap pantulan tubuhnya yang topless dicermin sejak pulang sekolah,entahlah..kata-kata Rose membuat kupingnya panas sampai sekarang.


Lelaki itu mengacak-acak rambutnya frustasi,diraihnya benda pipih berbentuk persegi panjang diatas nakas.



"Apaan sih pake vc segala,buang-buang paket tau gak.." ucap Rose dengan wajah kesalnya.


Jimin terkekeh


"Yaelah,pelit amat ama paket"


"Iyalahhh secara ya jim,dengan paketan gue bisa melihat berbagai kuliner dan cogan disosmed"


Air wajah Jimin berubah.


"Bisa gak lo gak usah liatin cowok-cowok disosmed?"


"Lah ngapa? Sosmed-sosmed gue...paket juga paketan gue.."


"Ck,nih liat ya...badan gue lebih bagus daripada cowok-cowok di sosmed.." Jimin membalikan kameranya ke arah cermin yang memantulkan seluruh tubuhnya.


"JIMINNN LO TUH YA..MALU DIKITLAHHH,NGAPAIN VC GUE KALO CUMA MAO PAMER ABS?!" Rose menutup matanya dengan tangan.


"Lahh biasanya juga lo liatin cowok-cowok disosmed topless.."


"Ya bedaaa"


"Bedanya?"


Rose mengintip dari sela-sela jarinya


"Gak tau ah,gue malu kalo liat lo" gadis itu menutup video call.


"Dih..dimatiin.Gue yang gak pake baju ngapa jadi dia yang malu?" Heran Jimin yang menatap pantulan dirinya dicermin seolah ia sedang bertanya pada bayangannya sendiri.


▪▪▪


🗾Blackpink In Your Area🗾


Jisoo


Guys..rumah gue yuk,mangga gue berbuah nih.Tapi mama gue gak ada,bingung gue manjatnya.


Jennie


Manjat memanjat serahkan saja pada masternya...


LISAAA🐒🐒


Lisa


MONYETTT


Rose


Sorry guys bang caplang cap kuping gajah rese,gue gak diizinin..😤


Jennie


Yahhh parah,gue juga males ah kalo gak ngumpul semua


Jisoo


YAELAHH GUE MAU MANGGA😢😢


Lisa


Sans...gue dateng Jis🏇🏇


Jisoo


Lop yu Lis


Lisa teringat akan perjanjiannya dengan Jungkook lalu tersenyum jahil.


Lisa


Kook..kan gue udah bantuin lo...


Jungkook


Hmm,mao apa lo?


Lisa


Hehehe...temenin yuk,misi kemanusiaan


Jungkook


Bentar..otw


Semudah itu mengajak Jungkook,Lisa baru tau..ternyata lelaki itu dapat dipercaya.


Sepuluh menit kemudian


Jungkook


Gue didepan


Lisa langsung menghampiri Jungkook dan masuk kedalam mobil lelaki itu.


"Ke jalan XXX ya.."


"Hah?ngapain?"


"Yaelahhh,banyak tanya lo.Kan udah gue bilang..misi kemanusiaan"


Jungkook mengernyit heran,kalau dia tidak salah ingat itu adalah nama jalan rumah Jin.

__ADS_1


Tak mau banyak masalah dengan Lisa lelaki itupun melajukan mobilnya.


Didepan rumah Jisoo


"Stopppppp" Lisa membuat Jungkook menginjak rem secara mendadak.


"Apaan lagiii???" gemasnya


"Disini kook,liat noh..ada mangga,gue udah incer dari lama.Kebetulan sekarang berbuah" Lisa menunjuk sebuah pohon mangga


"Hah? Ini yang lo bilang misi kemanusiaan? Ya Tuhan,tinggal beli Lis susah amat...." Jungkook mulai tak habis pikir dengan gadis disampingnya.


"Udah ishhh ayo apa,kan kita udah deal..katanya lo bakal nurutin mao gue"


Jungkook menarik nafas dalam kemudian turun dari mobilnya.


"Yess,rasain gue kerjain.." gumam Lisa.


"Panjat gitu?"


"Yaiyalah Kookie..."


"Ck,jangan panggil gue pake nama itu.."


"Ya emang ngapa? Emak lo aja manggil lo gitu"


"Gak,lo boleh panggil apa aja tapi jangan yang satu itu.."


"Gak ah gue maunya manggil lo Kookie.." Lisa semakin meledek


"Udah cepetan petik...."


Jungkook memanjat tembok rumah dihadapannya untuk bisa meraih batang pohon mangga tersebut,saat itulah Lisa membuka gerbang dan berteriak.


"MAMI YOONA,ADA YANG MALING MANGGA"


Jungkook terbelalak menatap gadis itu,dilihatnya sosok Jisoo yang keluar dari dalam rumah.


"Kampret lo Lis" umpat Jungkook


Lisa tertawa terbahak-bahak melihat wajah kesal lelaki itu.


"Udah cepetan petik,Jisoo tuh lagi mau makan mangga..Makanya gue bilang ini misi kemanusiaan" gadis itu menghabiskan sisa tawanya.


Mau tidak mau Jungkook memetik beberapa mangga,karena baginya laki-laki itu dipegang dari ucapannya.Dan berhubung dia sudah melakukan perjanjian setan dengan Lisa,mau tidak mau ya dia harus mau.


"Wahh makasih ya lis,kook.." ucap Jisoo senang memandang mangga yang terkumpul.


"Mau petik apa lagi Jis? Jungkook bisa kok"


Perkataan Lisa langsung mendapat tatapan tajam dari Jungkook.


"Gak deh makasih,owh ya kok lo bisa berdua?"


"Demi misi kemanusiaan kita bersatu Jis.." Lisa menggenggam tangan Jungkook dan mengangkatnya setinggi bahu.


"Hah? Misi kemanusiaan?"


"Udah sih,mau makan bareng?" Tawar Jisoo seraya mengangkat dua buah mangga ditangannya.


"Gak deh,kita balik ya Jis..bye.." Lisa lupa melepaskan tangan Jungkook dan menariknya keluar pekarangan rumah Jisoo.


"Ihh pegang-pegang.." Lisa tersadar seraya melepaskan tangan Jungkook.


"Heh,elo yang megang"


"Halah lo juga gak lepasin.."


Jungkook kehabisan kamus


"Kemana lagi?" Tanyanya yang sukses membuat gadis berponi itu berpikir.


"Mabar kuy.."


"Mabar? Kalo mabar mah lo ajak aja Jimin"


"Ya kan gue perjanjiannya ama lo bukan ama Jimin"


Untuk kesekian kalinya Jungkook menghela nafas.


"Dimana?"


"Lo punya Ps?"


"Hmm"


"Yaudah,rumah lo..ayok.." Lisa lebih dulu berjalan menuju mobil.


Dengan malas Jungkook mengekorinya.


▪▪▪


Sesampainya di rumah Jungkook, keadaannya benar-benar sunyi.


"Papa mama lo gak ada?"


"Mereka di mansion.."


"Lahh lo disini sama abang lo doang gitu?Rumah segede gini?" Heran Lisa yang tak bercermin pada diri sendiri.


"Hmm"


"Abang lo mana?"


"Gak tau,gak usah banyak nanya"


"Yaelah..yaudah mana ps nya?"


"Kamar gue"


"Mana kamar lo?"

__ADS_1


"Bentar! Kita bikin perjanjian...lo gak boleh rusuh dikamar gue,ngerti?"


"Ok.."


Merekapun menaiki lantai dua dimana kamar Jungkook berada.


"Woahhh,asik banget kamar lo" Lisa terpana menatap banyak koleksi mainan dikamar Jungkook.


"Jangan norak.." Ingat Jungkook yang sibuk menyiapkan Ps nya.


Seolah tak mendengar Lisa justru mendekati jendela kamar yang terhubung langsung dengan atap.


"Eh enak nih siang-siang maen layangan disini"


"Yaampun Lalisaaaaa,jadi lo mao main Ps apa layangan?"


"Emang lo ada layangan?"


"Gak"


"Yaudah,ngapain nanya kookie...bikin gemes aja"


"Jangan na-" ucapan Jungkook menggantung diudara karena Lisa sudah naik ke jendela dan berdiri diatas atap.


"Ck,cewek macem apa sih lo?"


Jungkook menghampiri Lisa.


"Nih ya kook,gue saranin kalo malem lo disini liat langit.Pasti lo gak akan kecewa" saran Lisa seraya bertolak pinggang menikmati angin sore yang berhembus.


"Turun lis cepetan,jadi gak main?"


"Iya iya..bawel banget sih.."


Keduanya kembali masuk kedalam kamar bernuansa biru tersebut,berjam-jam mereka bermain dan nampaknya hal itu membuat keduanya sedikit damai.Sesekali mereka bertengkar saat sedang melakukan duel.


"ET curang lo nyuk!"


"Apaansihh elo curang nyet.."


Terus saja seperti itu,tanpa sadar langit semakin gelap.Matahari telah bersembunyi digantikan oleh sang rembulan.


"Eh? Udah malem ege.." Lisa tersadar menatap langit dari jendela.


"Bentar tanggung lis,satu ronde lagi"


"Ah,udahlah males..kalah mulu lo mah.."


Lisa bangun dari tempatnya kemudian kembali memanjat jendela,ia tersenyum menatap langit malam yang nampak cantik dihiasi ribuan bintang.Gadis itu mendudukan diri di atap rumah Jungkook sambil memeluk kakinya sendiri,sang pemilik rumah tak tinggal diam.Ia ikut duduk disamping Lisa sambil menunggu apa yang akan gadis itu lakukan.


"Lo pernah gak sih ngerasa yang benci sama lo itu sebanyak bintang dilangit?" Lisa menatap kosong kearah langit.


"Hmm? Lo pernah?"


Gadis itu tertawa kecil


"Pernah,tapi kayanya gak sebanyak itu juga.."


"Lebay emang lo"


"O aza ya.."


"Ini pertama kalinya lo duduk disini?" Sambung Lisa dengan pertanyaan


"Gak..ini yang kesekian kalinya" Jungkook ikut menatap langit malam.


"Owh ya? Sendiri?"


"Dulu enggak,sekarang iya.."


"Apalahhh sekarang lo berdua ama gue nying"


"Ya maksud gue sekarang-sekarang ini,ah bikin kesel aja lo mah"


"Hehehe..ya maap sih,emang dulu lo disini sama siapa? Mba kunti?"


Jungkook mengusap wajah Lisa dengan kesal.


"Sembarangan aja lo kalo ngomong"


"Ya terus ama siapa?"


"Abang gue.."


"Demi apa?! Bukannya gimana-gimana ya..cuma maap-maap nih ye,kayanya...lo gak deket ama abang lo.." tebak Lisa dengan hati-hati


"Hmm"


"Gue ngomong panjang lebar kookie..kenapa cuma dijawab 'hmm' " Kesal gadis itu.


"Ya emang mau jawaban sepanjang apaaaa?"


"Tau ah sebel gue,balik ayo"


Jungkook terkekeh melihat Lisa pergi meninggalkannya dengan kesal.


Dirumah Lisa


"Owh iya..bentar ya..gue mau balikin jas lo..tunggu" Gadis berponi itu lari kedalam rumahnya dan kembali dengan jas hitam milik Jungkook ditangannya.


"Makasih...udah gue cuci plus gue setrika ...dah sono lo pulang.." usir Lisa.


"Siapa juga yang mao lama-lama..masuk sono lo,entar digangguin lagi aja panik"


"Yaudah lo pergi dulu sana"


"Gak,lo masuk dulu ke rumah"


Lisa menarik nafas gusar


"Yaudah,bye.." ucap gadis itu malas seraya memasuki rumah.

__ADS_1


Jungkook tersenyum tipis seraya geleng kepala dibuatnya sebelum melajukan mobilnya menjauh dari rumah gadis bernama Lalisa itu.


__ADS_2