BlackBangtan [Blackpink X BTS]

BlackBangtan [Blackpink X BTS]
[9]


__ADS_3


Sinar matahari menyeruak masuk ke kamar Jennie,gadis itu terbangun dari tidur nyenyaknya.


"syukur deh semalem mimpi doang"


"pagi sayang.." ucap Taeyon yang membuka


pintu kamar.


"eh mama..tau gak ma? semalem nini mimpi buruk"


"Owh ya? gapapa mimpi doang.Owh ya semalam kamu udah baikan sama Taehyungkan?"


Jennie tertegun


"dan mimpi buruknya jadi nyata ma.."


"hah?apa?"Taeyon tak paham.


"Enggak.."


Sang mama tersenyum kemudian membuka tirai kamar.


"Asisten rumah tangga kita bilang..semalam Taehyung gendong kamu sampe kamar loh.."


"HAHHH?!!"


▪▪▪


"DEMI APAA?!!" Teriak ketiga sahabat Jennie serentak mendengar cerita gadis itu.


"parahkan..?"


"Jangan-jangan semalem pas lo gak sadar lo diapa-apain Jen" Lisa curiga


"ngapain gue ngapa-ngapain dia pas gak sadar,mending pas sadar...ya gak?" Taehyung membungkuk dan berbicara disamping wajah Jennie yang duduk bersama sahabatnya dikantin.


Gadis itu bahkan tidak menoleh sepenuhnya karena wajah mereka terlalu dekat,Jika gerak berlebihan bisa saja mereka berciuman.


Taehyung menjauhkan tubuhnya dan ikut duduk bersama Blackpink..begitupun para sahabatnya yang mengekorinya.


"dih..ngapain lo pada?" tanya Rose


"makan.." jawab Jimin seraya meletakkan bubur ayamnya diatas meja.


"ishhh ngapain sih ikut-ikut aja disini.." Jennie bangun dari duduknya.


"Belom juga abis makannya,perlu gue suapin?" Taehyung menarik lengan Jennie hingga gadis itu duduk kembali ditempatnya.


"gak jelas lo.."


Lelaki itu terkekeh.


"sebagai calon kakak yang baik...bukannya gue harus memperhatikan lo secara saksama?"


"katanya lo gak setuju..gue ogah ya jadi adek lo "


"Yaudah jadi pacar gue aja"


Semua yang ada dimeja itu terbelalak kaget,Jisoo tersedak bakwan.


"eh..nih minum-minum" Jin memberikan teh manis dengan sigap,tanpa ia sadari itu adalah gelas miliknya.

__ADS_1


Rose menganga


"Jis..itukan gelasnya Jin..berarti secara gak langsung kalian ciuman dong?"


Jisoo kembali tersedak.


"yaelah gitu doang,kaya gitu gak bisa disebut ciuman" bela Jin


"ya kan secara tidak langsung gue bilang" kekeh Rose.


"udah yuk..gue kenyang" Ajak Taehyung pada sahabatnya yang masih makan.


"Yaelah..gado-gado gue baru separu gue makan" keluh Jungkook


"Tau..lo duluan aja,bubur gue masih banyak" sambar Jimin.


"yaudah..gue ke basecamp..bye.." Ucapnya seraya memberi senyuman menggoda pada Jennie.


Gadis itu heran dengan Taehyung.


"Temen lo stres ya?" tanya Jennie pada ketiga lelaki yang sedang lahap makan.


Lisa menatap Jin heran


'padahal dia anak pemilik sekolah,tapi makan lontong aja lahap banget' batinnya


"Gak jelas emang dia" jawab Jungkook dengan mulut penuh.


"telen dulu...gue gak mau ya..entar lu mati tersedak terus gue yang disalahin" ucap Lisa.



'kamfret...kok jadi lucu?' batin lisa memaki


"Udah yuk..ngapain jadi makan bareng mereka?" heran Rose


▪▪▪


Sepulang sekolah..


"Hai adik tersayang..ayo pulang" Taehyung menyeret Jennie yang berjalan bersama ketiga sahabatnya.


"eh.." Lisa baru akan menarik Jennie,namun Jungkook sudah menarik tangan gadis itu lebih dulu.


"Gak usah ngurusin orang" ujar Jungkook


"ehhh temen kita mau dikemanain.." teriak Jisoo panik.


"pulangin lah..ayo cepetan" Jin menarik tangan Jisoo,entah darimana lelaki itu muncul.


"ih parah..gue ditinggal" Rose cemberut seorang diri sambil menatap ketiga temannya yang sudah diseret paksa kedalam mobil para Bangtan.


Rose kembali berjalan seorang diri dengan perasaan malas.


"masa gue jalan sendirian..entar kalo gue diculik gimana?" Rose bermonolog sepanjang jalan.


"iya ya..gimana kalo lo diculik?" sambar Jimin yang menyamai langkah Rose.


"elo? ngapain lo?"


Jimin tersenyum lebar.


"tadinya gue pengen nganter lo pake mobil..tapi..hehehe" Jimin menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


"Tapi?"


"Mobilnya mogok.." Jimin tersenyum kikuk.


Rose tertawa


"yahh gagal keren deh lo"


"ya..gitu deh..."


"teruskan sekarang gak ada mobilnya..ngapain lo ngikutin gue?"


"ya siapa tau lo diculik dijalan..kasian aja gua mah"


Rose memasang wajah sebal.


"Gue gak mau pulang bareng lo..entar gue diculik lagi kaya sahabat-sahabat gue"


Jimin tertawa


"Siapa juga yang nyulik? orang dia pada nganterin sahabat lo"


"lo tuh pada ngapain sih? dari pagi gak jelas"


Keduanya berhenti dihalte.


"Gak tau...Taehyung yang minta tolong"


"tolong?"


"Yahhh kepokan lo?" ejek Jimin


"Tau ah males"


Bus berhenti didepan mereka,dengan kesal Rose menaikinya dan Jimin mengikutinya.


▪▪▪▪


Jennie bertopang dagu malas dimobil Taehyung.


"ngapain sih lo?" heran Jennie.


"nganter adek salah?"


"gak usah mimpi..kok lo aneh sih? lo gak setujukan? terus kenapa sekarang lo kaya gini?"


"gini ya...gue udah kompromi sama bokap gue,dan keputusannya gak bisa di ganggu gugat.Akhirnya..gue bilang.."


"Bilang apa?"


"lo pacar gue..jadi gue gak mau lo jadi sodara gue"


Jennie menganga tak percaya,bagaimana bisa lelaki itu mengambil keputusan sepihak.


"Gila ya?! gak ada alasan lain apa?"


"ya gimana lagi,terus bokap bilang dia gak percaya...jadi dia mau introgasi lo entar malem"


"Jirrr..gak,gue gak mau pura-pura"


"terus lo maunya seriusan jadi pacar gue gitu?"


Jennie tidak habis pikir dengan Taehyung.

__ADS_1


"tenang aja,kita pura-pura sampai orangtua kita move on doang..abis itu...selesai deh.."


sesantai itu Taehyung berucap,sebenarnya lelaki itu berpikir bahwa akan menyenangkan bila mengusik Jennie dengan menjadikannya pacar pura-pura.


__ADS_2