![BlackBangtan [Blackpink X BTS]](https://asset.asean.biz.id/blackbangtan--blackpink-x-bts-.webp)
Bams😇
lissss,oy
yaelah,baper ya?
gak maksud ngetawain lo sumpah
Lisa
enggak elah,kebal gua mah💪
Bams😇
serius lo..
lisa
iya,santai😊
Lisa langsung menutup wajahnya dengan bantal,sebuah pesan kembali masuk.Ia pikir itu Bambam..ternyata..
Jungkook
breaking news..
Galau kelamaan bisa menyebabkan kematian
Lisa
cot lo kook
Jungkook
masih galau? nangis?
Lisa
gak
Jungkook
udah mandi pake aer anget?
Lisa
dah
Jungkook
yaudah,
TIDUR LO SETAN UDAH MALEM
Lisa
YA INI MAU TIDUR LO MALAH CHAT SETAN!
(read)
selasa,
06.15
Ponsel Jin berdering karena panggilan masuk dan nama Jungkook tertera disana.
"tumben amat nelpon..ngapa? rindu?"
"Hachuuu,kagak sat!"
"dih ngapa lu bersin-bersin?"
"flu,Hachuuuu..bilangin guru kalo gue- hachooooo demam dan flu.."
Tut!
"wahh tidak sopan..maen mati-matiin aja.." Jin menatap layar ponselnya kesal.
09.45
Istirahat
kantin
"si Kookie mana?" tanya Lisa saat melihat Bangtan hanya datang bertiga.
"demam katanya.." jawab Taehyung
"Kok bisa?!"
"biasa dongggg..kita juga gak tau kali" ujar Jimin.
'dasar Juki..katanya kalo gue sakit nyusahin, sendirinya malah sakit..Hah! bikin merasa berdosa aja.." batin Lisa.
Lisa merasa tidak enak sendiri karena Jungkook sakit,bagaimanapun lelaki itu sudah membantu dan menyadarkannya kemarin.
setelah menimbang-nimbang dengan cukup matang gadis itu memutuskan untuk menjenguk Jungkook,saat ia mengetuk pintu Yoongilah yang membukakan pintu untuknya dengan wajah datar seperti biasa.
"mm..hai kak..Kookie-eh..Jungkook-"
"dikamar.." Yoongi langsung berbalik meninggalkan gadis berponi itu.
sadis.
karena sudah pernah berkunjung ke rumah dan kamar lelaki kelinci itu Lisa langsung bergegas menuju kamarnya,Jungkook nampak sedang tertidur dengan damai dikasurnya.Hidung lelaki itu nampak memerah sehingga ia terlihat sangat lucu.
"yaelah..sakit aja lawak lo Juki.." tutur Lisa seraya duduk disamping Jungkook.
Awalnya dahi lelaki itu mulai berkerut entah karena apa,tapi seperkian detik kemudian Lisa mengerti.
"Hachoooo" Jungkook bersin dan terlonjak dari tidurnya,mungkin bila hanya bersin biasa Lisa maklum.Masalahnya lelaki itu bersin diwajahnya hingga Lisa memejamkan mata menahan amarah.
"lah elo?!! ngapain lo? nyolong ya?" tuduh Jungkook.
Lisa mengelap wajahnya lalu membuka matanya.
__ADS_1
"lo sakit aja masih suudzon kampret"
Jungkook menggosok hidungnya yang gatal kemudian kembali bersin,kali ini Lisa menutup wajahnya dengan tangan untuk menghindari semburan virus lelaki itu.
"TUTUP BAJENG KALO BERSIN!"
"maap-maap..lupa"
"halah,lo bilang gue kalo sakit nyusahin..faktanya malah elo yang sakit"
"seenggaknya gue gak nyusahin.."
"nyusahinlahhh jauh-jauh gue kesini.."
"siapa yang nyuruh?"
"ya-ya gak ada..cuma gue ngerasa bersalah aja.." Lisa mengalihkan tatapannya sehingga ia tidak melihat senyum tipis dari orang dihadapannya.
"ngerasa bersalah? serius?"
"EMANG MUKA GUA TAMPANG BERCANDA?"
"Kalo gitu..." Jungkook mengeluarkan senyum mencurigakan
"ambilin gue makan dong,laper..kalo sakitkan mesti banyak makan.."
"setan,memperbudak gua lagi.."
"yaudah kalo gak mau.."
"iya-iya..gua ambilin.."
Gadis itu beranjak dari kasur Jungkook dan meletakan tasnya disofa kamar,kakinya kemudian melangkah turun menuju lantai bawah mencari Yoongi.
Orang yang dicari sedang sibuk menonton tv,Little pony...
"kak.."
"hmm"
"Jungkook mau makan.."
"hmm.."
"makanannya dimana kak? dapur?"
"hmm.."
"yaelah kakkkkk gak bisa jawab selain hmm?"
"hmm.."
"NGOMONG SAMA CANDIII"
Lisa yang merasa kesal berlalu menuju dapur,matanya menangkap beberapa lauk pauk diatas meja makan.
"heh..jangan lupa cuci piringnya" ucap Yoongi yang sudah muncul entah sejak kapan,lelaki itu bersandar ditembok sambil menatap Lisa datar.
"iya kak iya.."
"gimana lo sama Jungkook?"
"gak gimana-gimana,baik-baik aja"
"bagus..jangan tinggalin dia.."
Lisa berbalik menatap Yoongi dengan senyum usil.
"caelah kakkkk perhatian juga lo.."
"Jungkook sayang lo,gue tau..mungkin gue keliatan seperti kakak yang gak baik.Tapi gue tau betul adik gue.."
'apaan sih..Jungkook aja ngeselin,sayang pale lo ganda'
"awalnya Jungkook ngambil mainan gue,terus makanan gue..dan akhirnya kasih sayang orangtua gue..gue sebel sama dia.Tapi...kalo sampe lo nyakitin adek gue..Gue kirim lo ke neraka lewat jalur vvip"
glek,Lisa menelan salivanya kasar.Setelah menyelesaikan kalimatnya lelaki itu langsung pergi begitu saja.
"idihh merinding coyyy" Lisa memeluk dirinya sendiri kemudian kembali menyiapkan makanan.
saat ia masuk kedalam kamar Jungkook sang pemilik kamar tengah sibuk bermain game di ponselnya.
"nih.." gadis itu menyodorkan sepiring makanan padanya.
"bentar.." mata lelaki itu masih enggan meninggalkan layar ponsel.
"ck,lo tuh sakit...ngapain maen hp coba" Lisa menarik ponsel Jungkook secara paksa.
"ahhhh Lisa ah,setan lo..."
"makan,udah gua ambilin.." lagi-lagi ia kembali menyodorkan sepiring nasi ditangannya,namun kali ini diterima oleh Jungkook walaupun dengan wajah tak terima karena kesenangannya diusik.
"Bambam apa kabar?" tanya Jungkook yang tak mendapat balasan.
"benerkan namanya bambam?" tanyanya lagi yang hanya dibalas deheman.
"inget lis..kegalauan dapat menyebabkan kematian"
"cot!"
"dih bocah dikasih tau.."
"orang mah kasih motivasi kek apa kek.."
"ya itu motivasi..biar lo gak mati muda"
pletak.
sebuah jitakan mendarat mulus didahi Jungkook yang tertutup poni.
"sakit bjirr.."
"ya elo ngeselin,harusnya lo kasih gue tips move on tau gak..."
Jungkook memperlambat gerakan menguyahnya.
"gue bantuim move on mau?"
__ADS_1
Lisa terbelalak
"hah?!"
"yaudah kalo gak mau..kan cuma nawarin"
"emang lo bisa?"
lelaki itu terkekeh
"ya coba aja dulu.."
Lisa nampak menimbang-nimbang,"ok..kalo gak berhasil gue tampar bulak-balik lo"
▪▪▪
setelah pelajaran kimia berlalu bel istiraharatpun berbunyi,Jisoo merasa ada sesuatu yang aneh pada dirinya.
"kantin yuk.." ajak Jennie
"ayo..rindu cimol.." Rose mengusap-usap perutnya membayangkan cimol kantin.
"ayo Jis..." ajak Lisa pada Jisoo yang masih duduk dikursinya dengan setia.
"enggak deh..lo aja pada.."
"ngapa sih?" heran Jennie
"gapapa..udah sono entar keburu abis jam istirahat,belom lo ngantri.."
"serius nih lo gapapa?" Rose memastikan
"iyaaaaa,udah sana"
"ok,tiati Jis" ujar Lisa
ketiga gadis sebaya itu keluar kelas meninggalkan Jisoo,ia menoleh kesegala arah dan mendapati kelas sudah benar-benar kosong.Ia bangun dari tempatnya dan mengecek hal yang membuatnya ganjal sejak tadi.
"ck,benerkan tembus..ah benci banget..ngapa gak dari pagi coba.." kesal Jisoo menatap noda darah pada rok bagian belakangnya.Dengan pasrah ia kembali duduk,sebenarnya ia lapar tapi ia tidak mau menyusahkan sahabatnya.
kantin
"Temen lo sebiji lagi mana?" tanya Jin
"kelas,gak tau ngapa gak mau keluar" jelas Rose.
"wahh gawat itu,mencurigakan..gue cek dulu ya,takut-takut dia bakar sekolah atau menyabotase dan lain sebagainya.Bisa gawatkan..secara nantinya ini jadi warisan buat gua" Ucap Jin panjang lebar
"khawatir mah bilang kali.." ketus Taehyung.
"khawatirlahhh,warisan coyyy warisan"
"yaudah sono lo jurik" maki Jimin
lelaki itu mencibir,dibawanya nampan berisi semangkuk mie ayam,segelas es teh manis,lontong dan risol yang belum sempat ia makan.
kelas Blackpink
"toktoktok..ada tamu mba.." ucap Jin sambil mengetuk pintu,Jisoo yang sejak tadi menenggelamkan kepalanya di meja langsung bangun dan menatap heran manusia satu itu.
"ngapain lo?"
"yang ada gua nanya..lo ngapain?"
"mm..tidur" alibi Jisoo
"gak laper lo? mie ayam kantin enak loh" ujar Jin seraya meletakan nampan makanannya dimeja samping Jisoo lalu melahapnya dengan suapan besar,gadis yang kelaparan itu menelan saliva kasar melihat makanan yang Jin bawa.Aroma makanan itu membuat Jisoo tergoda,tanpa aba-aba perutnya berbunyi cukup kencang.
"bhahahahahah..laper neng?" ejek Jin
"ck,diem lo!"
"yaelah baper amat,kalo laper ngapa gak ke kantin? diet? gak usah sok iye lo..nih makan nih" Jin menyodorkan lontong dan risol yang ia beli.
"gak..makasih,kan itu makanan lo"
"yaelah sharing is caring..makan,entar kalo lo sakit gak seru...gak ada yang ngajarin gue,gak ada yang gue usik.HAMBAR HIDUP INI"
"serius nih gapapa?"
"iya,btw..nanti pulsek ke perpustakaan kota yuk,bantuin gue cari referensi"
"kayanya gak bisa deh.." Jisoo meperlambat gerakannya membuka daun yang membukus lontong ditangannya.
"kenapa?"
"mm..gak bisa pokoknya"
"kenapasihhhh curiga gua ama lu"
"pokoknya gak bisa Jinnn"
"bodo mesti bisa,kalo lo gak mau gue skors lo sebulan mampoz"
"ehhh kok maksa sih,bukan gue gak mau...gue pulang dulu deh..jangan langsung pas bali sekolah"
"ya gua maunya pas balik,kan capek bulak-balik ke rumah"
"ck,gue gak bisa"
"ngapa sih emanggggg?"
Jisoo bingung sendiri mengatakannya.
"i-itu..bocor"
"hah? bocor sebelah mana?" Jin celingukan melihat atap dan dinding kelas.
"sorry-sorry aja nih..cat yang bokap gue pilih itu no bocor-bocor"
"bukan itu bodoh!" maki Jisoo
"ya terus?"
"ck,gue bocor.."
Jin terdiam sejenak mencerna perkataan Jisoo,semenit berlalu ia baru berteriak.
__ADS_1
"OWHHHH DATENG BULANNNNNN"