![BlackBangtan [Blackpink X BTS]](https://asset.asean.biz.id/blackbangtan--blackpink-x-bts-.webp)
Jennie terbangun dikasur queen size miliknya,ia sudah bisa menebak bahwa Taehyung pasti kembali menggendongnya ke kamar.Padahal apa susahnya tinggal membangunkan seorang Jennie.
Diraihnya ponsel yang diletakkan diatas nakas,garis-garis halus dikening gadis itu muncul saat melihat notifikasi bahwa Rose dan Lisa menandai dia dalam sebuah post-an.
Mata Jennie terbelalak menatap apa yang ia lihat dilayar ponselnya.
"TAEHYUNG SIALANNNN"
dengan sigap tangan Jennie membuka komentar-komentar yang ditulis netizen.
Jimin_chimchim What the hell?!! apa iniiiii
Handsome_Boy WAHHH KARMA KAN LO! KEMAREN AJA BILANG OGAH-OGAH,SEKARANG AE DI POST
JJK_Jungkook setuju gue sama komenan atas gue.
Lalalalisa_manoban jasa freetag @Jennie_queen
Roseanne25 gue bantuin biar cepet ke notis @Jennie_queen
TaehyungLovers Taehyung taken?😢ðŸ˜ðŸ˜
BendaharaSekolah Jangan lupa ya untuk membayar pajak jadian kepada bendahara sekolah kita.
Handsome_Boy Wait...sejak kapan sekolah gue mintain pajak jadian?
Jennie memijat pangkal hidungnya membaca semua komentar yang ada,dengan cekatan ia mengetikkan pesan kepada Taehyung.
Jennie
WOYYY MAKSUDNYA APA?!
Tae kambing
apasih? maksud apaan?
Jennie
halah gak usah sok polos lo
Tae kambing
lah?! gue nanya...
Jennie
Maksud lo post muka gue disosmed apaan?!
Tae kambing
owh..
Jennie
Yaampun Taehyunggggg gue udah gak tau lagi ya mesti bilang apaan ke lo.
mana muka gua aib banget lagi.
Tae kambing
santuy..gak ada yang ketawain
Jennie
teserah.
kesel gue sama lo.
(read)
"Wahhhh kampret sejati ini,apa-apaan cuma diread?"
Jennie menghempaskan ponselnya ke kasur kemudian bergegas ke kamar mandi.
▪▪▪
Keempat gadis yang tergabung dalam grup bernama Blackpink kini tengah duduk disebuah cafe sambil sibuk menyantap pesanan masing-masing.Jennie hanya bertopang dagu sambil menatap kosong kedepan.
"Si Tae kambing bener-bener kagak bener.." gumamnya
"ishhh apaansih jen...lagi makan masa ngomongin ee.." keluh Rose yang tengah mengunyah roti bakar pesanannya.
"Taehyung maksudnya.." jelas Jisoo
"owhh bilang dong...lagi Tae tae aja,btw..post-an Taehyung di like loh sama Kai" ucap Rose dengan santai
"hah?! muka gue yang itu?"
__ADS_1
Gadis itu mengangguk semangat seraya tersenyum.
"yang aib itu?" Jennie kembali memastikan
"iya yang jelek itu.." Rose kembali menggigit roti bakarnya.
"Yaampun...mau ditaro mana lagi muka gua.." Jennie menutup wajahnya dengan kedua tangan.
"taro depanlah Jen..taro mana lagi?" heran Lisa
"suuutttt diem lo!" ketus Jennie yang membuat Lisa merotasi mata malas.
Jisoo hanya terkekeh mendengarkan sahabat-sahabatnya sejak tadi,matanya menemukan sosok Kaisar yang berjalan mendekati meja mereka.
"Jen.." panggilnya seraya menepuk bahu Jennie tanpa mengalihkan tatapan dari sosok lelaki yang semakin dekat itu.
"apa lagi sih Jis.."
Jennie menurunkan tangannya dari wajah kemudian sadar akan hal yang membuat Jisoo memanggilnya,gadis itu lebih memilih membuang tatapannya kearah lain.
"Jen..gue mau ngomong.."
"ngomong apa lagi sih...?"
"Mau ngomong apa hah? ngomong sini sama gue.." ujar Lisa seraya bangkit dari kursinya
"Gue ada urusan sama Jennie..bukan sama lo"
"Jennie sahabat gue..kalo lo ada masalah sama dia berarti lo juga ada masalah sama gue" jawab Lisa
seolah menghiraukan Lisa,Kai kembali mendekati Jennie.
"Jen sorry..gue tau gue salah,tapi lo bisakan kasih gue kesempatan kedua?"
Jennie tersenyum miris
"lo pikir maaf lo bisa balikin satu tahun gue yang hancur karena lo?! mikir.." gadis itu menirukan ucapan Kai pada kata terakhirnya.
"Jen-"
"lo yang pergi atau gue yang pergi?"
"pleaselah Jen..gue nyesel.."
"ok,gue yang pergi.."
Jennie langsung menyambar tasnya dan berjalan menuju pintu keluar,air matanya sudah tidak terbendung lagi.Setiap melihat wajah Kai ia berharap ia akan kuat,namun nyatanya ia tidak bisa.Wajah lelaki itu membuatnya selalu teringat akan seberapa buruknya hidup yang telah ia lalui dulu.
Jennie menabrak seseorang dipintu masuk,namun ia tidak melihat siapa orang itu.Ia hanya menunduk seraya meminta maaf kemudian berlalu begitu saja.
"Lo mau apa lagi sih Kai? gak cukup lo ngusik hidup Jennie?! Kalo lo dateng cuma mau bikin hidup dia kacau lagi,sorry gue sebagai temennya gak terima" Jisoo buka suara
"Gue cuma mau minta maaf"
"ya lo liatkan? Jennie gak butuh maaf lo" sarkas Lisa
"ah,minggir lo!" Kai tanpa ragu mendorong bahu Lisa dan Jisoo hingga gadis itu mundur beberapa langkah.
"heh kai,lo tuh ya ganteng-ganteng bangke...jangan kasar dong.." kesal Rose
"Ya lo semua bikin gue kesel!"
"ehhhh apa-apaan nih dorong-dorong?" ucap Jin yang muncul bersama Jimin dan Jungkook,lelaki berbahu lebar itu langsung menarik Jisoo kebalik punggungnya.
"lo mau kasar? sini sama gua,jangan sama cewek.." sambar Jungkook
"ck,gak jelas lo semua" Kai meninggalkan mereka dengan kesal.
"lo gak apa-apa?" tanya Jin pada Jisoo yang dibalas gelengan.
"kok lo pada ada disini?" tanya Rose
"diajak Taehyung.." jawab Jimin
"Taehyungnya mana?" Lisa tak menemukan sosok Taehyung disekitar mereka
"ngejar Jennie,tadi ketemu didepan...Jennie nangis,kenapa?"
"Nangis?!" Tanya ketiga gadis itu dengan panik.
"yaudah elah,biar Taehyung yang urus..ayo makan.." Jungkook sudah duduk dimeja cafe tanpa izin.
ketiga gadis itu saling melemparkan tatap satu sama lain seolah bertanya harus bagaimana.
"udah ayo makan aja.." Jimin menarik Rose duduk disampingnya.
▪▪▪
Taehyung terus mengikuti langkah Jennie yang tidak jelas tujuannya,menurutnya ini konyol.Menangis seorang diri sambil berjalan tanpa arah,tidakkah itu konyol?
langkah gadis itu terhenti disebuah taman,tepat didepan sebuah air mancur Jennie mendudukan dirinya dikursi taman.Gadis itu menyembunyikan tangisnya dengan kedua telapak tangannya,namun itu semua gagal.Hanya dengan melihat bahunya yang bergetar saja,semua orang pasti tahu gadis itu tengah terisak.
__ADS_1
Taehyung ikut duduk disamping Jennie hingga gadis itu mendongakkan kepala karena merasakan kehadiran orang lain.
"elo?" ia menatap heran dengan mata sembabnya
"kenapa?"
"ngapain lo disini?"
"kenapa lo nangis?"
"ck,gue nanya lo balik nanya.."
Tanpa aba-aba Taehyung menarik Jennie kedalam pelukannya.
"lepasin Tae..." Jennie meronta-ronta,namun semakin keras Jennie meronta semakin kuat pula dekapan Taehyung pada tubuhnya.
"Nangis Jen nangis....pukul gue,maki gue..terserah lo.."
perlawanan Jennie semakin melemah,ia kembali terisak dalam pelukan Taehyung.Lucu memang,gadis itu tidak pernah menunjukkan kesedihannya pada siapapun.Tapi hari ini ia menangis dihadapan musuh bebuyutannya,dengan lebel sebagai musuh Taehyung justru seolah memberi kekuatan baginya saat ini.
"kai lagi?" tanya Taehyung
"hiks...Tae..gue belom cerita semuanya ke elo..setelah kai nolak gue secara terang-terangan dia gak bikin hidup gue tenang gitu aja..."
Taehyung hanya memasang telinga mendengarkan ucapan Jennie yang bercampur isak tangis.
"Temennya videoin ciuman gue sama Kai..hiks..mereka sebar itu dan bilang hal-hal gak bener ke semua orang..hiks...semua percaya Kai....gak ada yang percaya gue...semua ninggalin gue.." Tangis Jennie kembali pecah,tubuhnya bahkan bergetar hebat saat ini.
Taehyung tak bergeming dari tempatnya,ia kembali mengeratkan pelukannya dan berbisik ditelinga Jennie dengan suara berat khas miliknya.
"Gue percaya sama lo.."
Mereka diam dalam posisi berpelukan cukup lama,Jennie mulai tenang lalu melepaskan pelukannya.
"makasih..kalo lo mau ketawain gue ketawa aja.." ujarnya sambil membenarkan rambut.
"gak,gue gak mau ketawa..cuma.."
"cuma?" Jennie membeo
Taehyung merogoh saku celananya kemudian menunjukkan ponselnya.
"mau foto aib lo ..."
"Issh.." Jennie memukul lengan Taehyung,namun alih-alih marah lelaki itu justru tertawa.
"Gitu dong marah...jangan nangis-nangis alay jijay lebay kek tadi"
"bodo amat.." Jennie mengambil langkah lebar meninggalkan Taehyung.
"mau kemana?" tanya lelaki itu yang terus mengekorinya.
"pulang"
"gue anter,mobil gue dicafe"
Jennie langsung berbalik dan menatap Taehyung.
"oh ya..kok lo ada disini? terus ngapain mobil lo dicafe?"
"yakan tadi gue yang lo tabrak dicafe.."
Jennie nampak berpikir sejenak,tanpa sempat berkata apapun Taehyung sudah menarik tangannya.
"udah ayo cepetan..gak usah bawel"
▪▪▪
"jadi tadi Taehyung kerumah Jennie,tapi kata emaknya Jennie ke sini sama lo pada" Jelas Jin
"Terus ngapain Taehyung ngajak lo bertiga?" heran Jisoo
"Ya mungkin Taehyung takut,secarakan lo pada bar-bar..apa lagi ini.." Jungkook melirik Lisa yang tengah memakan steak.
"apa hah?" Gadis itu menunjuk Jungkook dengan gagang pisau yang ia gunakan untuk memotong daging.
Jungkook meringis
"liatkan?" ucapnya pada semua orang dimeja hingga mereka tergelak dalam tawa.
"ternyata Taehyung so sweet ya? jadi mau
deh punya pacar settingan kaya dia.." Rose mulai halu.
Jimin berdehem kemudian berkata,"kalo ada yang serius ngapain harus settingan?"
"aduhhh kode apa gimana nih?" Jin mulai kompor
"kode apaan?" tanya Rose bingung
"enggak..ya gak Jis?" Jimin meminta dukungan Jisoo
__ADS_1
"hah? enggak....eh? iya maksudnya.." Jisoo gelagapan sendiri menjawabnya,hal itu sukses membuat Jin dan Jimin tertawa karenanya.
maaf ya agak lama up nya..jadi gini...aku udah nulis cerita ini dalam bentuk note.Dan sialnya kehapusðŸ˜ðŸ˜ akhirnya aku tulis ulang...😢😢