
Missa membuka pintu dengan keras, masuk kedalam rumah dengan wajah penuh kesal.
"Nona anda sudah pulang?" Sambut Bi Ijum sambil tersenyum lembut.
Missa diam saja tidak menghiraukan Bi Ijum, tapi tiba- tiba dia kaget melihat seorang laki- laki yang sedang duduk di sofa ruang tamu, laki- laki itu menatap kearah Missa, mata mereka saling bertemu.
"Ka.. ka.. kamu!!"
Sambil menunjukkan telunjuk tangannya kearah laki- laki itu, Missa tidak menyangka orang yang dulu pernah dia lihat sedang bermesraan dikelas pagi itu sekarang ada dirumahnya.
"Ada apa?" tiba- tiba Grey masuk dan bertanya.
"Nona, tuan bodyguard, kenalkan dia tukang kebun, yang akan bekerja disini dan mulai sekarang akan tinggal dirumah ini," jelas Bi Ijum.
"Apaaa!" Tidak! Aku tidak setuju!!"
Missa keberatan mukanya semakin cemberut.
"Nyonya langsung yang meminta dia untuk bekerja disini," jelas Bi Ijum lagi.
Grey berjalan menghampiri laki- laki itu.
__ADS_1
"Siapa namamu?" Tanya Grey
"Salam kenal namaku Axel," Sontak berdiri sambil mengulurkan tangannya.
"Namaku Grey."
Sambil menyambut tangan Axel, dan mereka saling berjabat tangan satu sama lain.
Missa yang melihat hal itu makin kesal dan pergi ke kamarnya lalu membaringkan tubuhnya diasar kasur.
\=\=\=
malam hari, Bi Ijum menyuruh Missa untuk makan, Bi Ijum memanggil- manggil Missa namun tidak ada jawaban. Sedangkan di meja makan Grey dan Axel sudah menunggu untuk makan malam, Axel dan Grey merasa kalau Missa sudah sangat lama dipanggil, namun belum juga muncul untuk makan malam
"Ambil kunci cadangan," Pinta Grey.
Bi Ijum langsung pergi dan mengambil kunci cadangan, tidak lama kemudian Bi Ijum datang bersama Axel yang juga ikut menyusul, Bi Ijum langsung menyerahkan kunci cadangan itu pada Grey, namun setelah itu bi Ijum pamit untuk mematikan api kompor gas yang sedang memanaskan air.
Grey membuka kunci kamar Missa, pintu kamar berhasil terbuka.
Namun setelah pintu kamar itu terbuka, seketika mata mereka berdua melongo dan wajah mereka menjadi merah. Grey langsung menutup mata Axel.
__ADS_1
"Kenapa mataku ditutup, tapi matamu sendiri tidak," ucap Axel.
"Aku bodyguardnya, tugas ku melindunginya dari pria hidung belang sepertimu, ayo pergi!"
Grey langsung menutup pintu kamar Missa dan pergi sambil menyeret Axel.
"Tunggu! apa maksudmu dengan pria hidung belang!" Teriak Axel pada Grey. Grey tidak menghiraukan dan tetap menyeret Axel.
"Tuan- tuan kenapa wajah kalian sangat merah?" Tanya Bi Ijum yang tiba- tiba datang dan berpapasan dengan mereka.
"Bibi, cepat bangunkan Missa dan suruh dia makan!" Ucap Grey yang sembari melewati bi Ijum sambil menarik Axel.
Bi Ijum pergi kekamar Missa dan membuka pintu kamar Missa, Bi Ijum pun ikut terkejut dan merasa tergelitik.
Ternyata nona Missa tidur cuma memakai pakaian dalam.
Bi Ijum langsung membangunkan Missa. "Nona, saatnya makan malam, tuan Grey dan Axel menunggu Anda."
"Hmmm, aku masih ngantuk nanti sajalah," jawab Missa sambil tidur lagi.
"Nona Anda tidur dengan pakaian dalam saja, mengingat sifat tuan bodyuguard, bagaimana kalau tuan bodyguard mengira Anda masih tidur dan datang untuk membangunkan Anda," kata Bi ijum sengaja.
__ADS_1
Missa langsung kaget dan bangun mendengar perkataan Bi Ijum, langsung pergi menuju kamar mandi membasuh mukanya, bersiap untuk makan malam.