
Keesokan harinya
Seperti biasa Missa diantar oleh Grey menuju kampus.
"Nanti aku akan menjemputmu berhati- hatilah, kalau ada apa- apa langsung hubungi aku," Kata Grey sambil melayangkan senyuman halusnya.
"Iya- iya," Jawab Missa dengan jutek.
"Oh iya, kamu sendiri kemana? bukannya bodyguard harus menjaga dan selalu berada disisi tuannya?" Tanya Missa.
"Aku ada urusan sebentar, meskipun aku jauh darimu selama kamu menurut, kamu akan baik- baik saja, memangnya tuanku ini mau aku selalu disampingnya?" Balas Grey.
"tidaklah! Aku tidak suka denganmu. Sudah cepat sana pergi!" Sambil menjawab dengan muka yang agak memerah sambil meninggalkan Grey menuju gerbang kampus.
"Missa!" Elena memanggil Missa yang baru memasuki gerbang kampus sambil melambai- lambaikan tangannya.
Missa pun melihat ke arah Elena yang memanggilnya itu dan menghampirinya.
"Elena kebetulan sekali, ayo kita masuk bareng."
"Missa kamu tau? hari ini akan ada dosen baru lo, katanya dia masih sangat muda," Ucap Elena sambil berjalan.
"Oh ya, aku tidak tau, masih muda sudah menjadi dosen, dia pasti orang yang luar biasa," Balas Missa.
__ADS_1
\=\=\=
Sesampainya di ruang kelas kuliah, Elena ingin pergi ke kantin, karena masih terlalu pagi dan tidak banyak mahasiswa yang datang, Elena ingin menyempatkan makan-makanan dikantin "Missa aku pergi kekantin dulu, aku mau makan. Kamu mau ikut?" Tanya Elena.
"Tidak- tidak aku disini saja," Balas Missa.
Missa pun duduk diruang kelas kampus sendirian sambil memainkan ponselnya tiba- tiba dia mendengar suara seorang gadis.
"hmmm~ sayang kenapa kamu tidak teruskan,"
sontak Missa terkejut dan sembunyi kebawah meja sambil memeluk erat tasnya.
"Sebentar lagi orang- orang akan datang," sahut suara seorang laki- laki.
Suara itu berasal di pojok ruangan kelas.
tiba-tiba suara langkah kaki kedua orang itu mendekat, berjalan kearah Missa dan berhenti tepat disamping meja Missa bersembunyi.
"Baiklah sayang nanti hubungi aku," Kata si wanita sambil memeluk tubuh laki- laki yang ada didepannya itu.
Missa mencoba mengintip dan melihat wajah mereka perlahan- lahan dan diam- diam.
Wow pasangan yang sempurna cantik dan tampan, mereka sangat serasi.
__ADS_1
tapi tak disangka tiba- tiba laki- laki itu melirik ke arah Missa dan mata mereka bertemu, Missa kaget dan menundukkan wajahnya kebawah.
Tidak mungkin!! Apa barusan mata kami bertemu? Apa dia menyadari keberadaanku?
wanita itu pun pergi keluar kelas, didepan pintu dia berbalik dan melambaikan tangan pada laki- laki yang masih berdiri disamping meja Missa lalu pergi.
Missa pun meninggikan kepalanya dan melihat sekeliling, karena mengira mereka sudah pergi tapi ternyata,
"e buseetttt!"
Missa terkejut sampai tidak sadar dia teriak, wajah laki- laki itu dengan mantap menatap Missa, Missa semakin kebingungan dan merasa tidak enak,
Apa yang harus ku lakukan? Menundukkan kepala lagi? Sembunyi? Tidak mungkin, kan?
"Cepat keluar dari bawah meja!" Bentak laki- laki itu dengan tiba- tiba.
Missa kaget dan keluar dari bawah meja, sambil berdiri dengan sangat pelan dan wajah yang kadang dia tundukkan, jantungnya berdegup-degup dan dipenuhi dengan perasaan yang canggung. tubuhnya mengeluarkan keringat, matanya tidak berani menatap laki- laki itu saking gugupnya.
"apa kamu melihat semuanya daritadi?" Tanya laki- laki itu.
"A...Aku tidak bermaksud begitu," Jawab Missa.
"Lalu kenapa sembunyi dibawah meja dan daritadi mengintip?" Tanya laki- laki itu lagi.
__ADS_1
"A...Aku...Aku..Oh iya aku lupa kemaren aku makan nasi goreng 10 piring dikantin dan belum bayar! Oke aku pergi dulu kawan!" Sambil menepuk- nepukkan tangannya ke pundak laki- laki itu lalu Missa lari keluar dari kelas dengan cepat.
Laki laki itu hanya tertegun, tidak sempat mencegat Missa yang lari begitu cepat meninggalkannya.