
Sudah 2 hari berlalu sejak Ibu Missa pergi ke Jerman untuk urusan bisnisnya. Missa sangat senang karena tinggal hari ini dan besok, ibunya akan pulang, bahkan di sepanjang pagi dia memikirkan cara untuk menyambut kedatangan Ibunya, membuat kue, makanan enak, sambil bersiap- siap menuju kampus dia memikirkan itu semua.
tapi setelah keluar kamar dan menuruni anak tangga lantai dua rumahnya, dia melihat Grey dan Axel yang sudah menunggunya, pikiran Missa langsung buyar dan langsung dipenuhi kekesalan.
\=\=\=
Mereka menaiki mobil bersama, karena Axel dan Missa satu kampus, otomatis Axel juga diantar dengan mobil yang sama.
Sekarang mobil jadi sesak.
Missa terus mengomel dalam hatinya, Missa tidak sadar wajah kesal dan penuh keluhannya itu dilihat oleh Grey lewat spion mobil. Missa juga melirik kearah Axel, dan hatinya tambah panas
Enak sekali Axel, dia tidur, tanpa merasa beban, aku disini merasa sesak dan sulit bernapas.
Grey menyetir sambil tersenyum melihat wajah Missa yang penuh keluhan dan mengerut tidak terima dengan keadaanya.
\=\=\=
Di tengah perjalanan tiba-tiba Missa teringat kejadian saat dia diculik, Grey datang dengan sebuah helikopter, Missa jadi penasaran dan mencoba bertanya pada Grey.
__ADS_1
"Grey bagaimana bisa kamu datang dengan sebuah helikopter saat itu?"
Grey terkejut dengan pertanyaan Missa dan berpikir sejenak mencari alasan karena sebenarnya helikopter itu adalah aset pribadi milik organisasinya.
"Aku pinjam dari teman," Jawab Grey.
Missa masih belum percaya dia juga ingat sopir taksi yang dulu itu wajahnya sama dengan orang yang mengemudikan helikopter.
"Apakah dia sopir taksi yang waktu itu?" Tanya Missa lagi.
Grey pun menjelaskan dan merancang sebuah cerita agar meyakinkan Missa.
Mendengar hal itu Missa tidak bertanya lagi. Namun masih ada rasa kejanggalan yang dirasakannya, dan tetap dia tahan.
\=\=\=
Sesampainya di kampus sebelum pergi Grey memperingatkan Missa lagi kalau dia tidak boleh pulang sendirian.
Axel orang yang cukup dingin dia pergi duluan meninggalkan Missa sama sekali tidak meyadari dirinya seorang bawahan.
__ADS_1
\=\=\=
Jam istirahat kampus Missa duduk ditaman sendirian sambil melamuni tentang kejadian-kejadian janggal soal Grey.
Bagaimana bisa seorang bodyguard, dengan mudah mendapat pinjaman helikopter, lalu soal waktu itu, dia dengan mudah menyuruh Locky untuk membeli benda itu dan bilang akan membayar lebih, bukankah barusan dia bilang Locky temannya, Grey siapa sebenarnya kau? Kau sama sekali bukan seperti bodyguard, tapi seperti orang yang memiliki pengaruh yang besar.
"Hai."
Missa dikejutkan oleh suara Rick yang tiba- tiba datang menyapanya. Suara yang sangat lembut, Missa menoleh kearah, tak disangka dosen tampan itu ada disampingnya
"Sedang apa?" Tanya Rick dengan suara yang penuh kelembutan.
"Ha.. Hanya duduk," Jawab Missa grogi.
Lalu Rick menawarkan minuman dingin yang ada ditangannya, Missa merasa tidak nyaman dan mengangkat kedua tangannya untuk menolak pemberian pak Rick.
"Minumannya ada 2, ambillah."
Rick seakan memaksa agar minuman itu diterima oleh Missa. Karena sudah ditawari 2 kali dan berhubung minumannya ada 2, Missa pun mengulurkan tangan, mengambil minuman itu, tapi belum sempat Missa mengambilnya, tiba-tiba Grey datang dan merampas minuman itu, langsung membuka penutupnya dan meminumnya sampai habis.
__ADS_1
"Pas sekali aku sangat haus," ucap Grey sambil menatapkan matanya dengan tajam ke arah Rick.