Bodyguardku Seperti Bos

Bodyguardku Seperti Bos
Pertempuran (1)


__ADS_3


"Axel!!" teriak Grey.


mata Grey terbelalak, terkejut melihat tubuh Axel yang terbaring didepannya dengan penuh luka dan darah.


Tak disangka para pelaku bom Universitas Z itu mengiring di belakang Axel.


Jumlah mereka cukup banyak, kisaran belasan orang, berpakaian serba hitam, wajah mereka ditutup dengan masker hitam, dan ada lambang Singa Perak di punggung mereka, serta bersenjatakan lengkap, yang langsung menodongkan senapan ke arah kelompok Grey.


Locky, Nik, Nao, Ralph, Boris, Grey dan 3 anggota lainnya bersiap. Sementara itu Missa sembunyi di bawah meja tubuhnya gemetar ketakutan lemas tak berdaya, sesekali matanya melirik ke arah Grey yang berdiri tidak jauh darinya.


"Locky, Nao, kalian pastikan keselamatan bocah yang sekarat itu, sisanya habisi mereka!"


Perintah Grey dengan lantangnya sambil bergerak dengan cepat, secepat kilat, menuju ke arah Missa dan menggendong Missa, membawanya melompati jendela yang ada di samping meja.


"Grey!" Teriak Missa terkejut, dan langsung menutup matanya, karena ketakutan.


Walaupun Grey menjadikan tubuhnya sebagai tameng, namun pecahan kaca jendela itu tetap mampu merobek pipi Missa.

__ADS_1


Missa tak mampu menjerit, dia terus menutup matanya, sambil menahan rasa sakit di pipinya.


Goresan itu menghasilkan sedikit darah mengalir keluar dari pipinya yang halus dan kemerah merahan.


**


Saat gerakan pertama Grey, para penyusup langsung melontarkan tembakan senapan kearah masing- masing target. Kelompok dari Grey langsung gerak cepat sembunyi dan mengambil posisi, sambil bersiap dengan senjata masing- masing. Ralph dengan Ruger Super Redhawk. 454 Casull pistol dengan lensa bidik yang membuat bidikan sangat akurat, disempurnakan dengan berat peluru 240 gram yang bisa menghasilkan kecepatan bidiknya 1.900 kaki perdetik. Boris dengan Desert Eagle pistol yang mampu membuat obyeknya tertusuk dan meledak, 1 peluru sebanding dengan 3 sampai 4 peluru, Desert Eagle memiliki daya hancur yang gila. Dibantu dengan 3 anggota lainnya.


Adu tembak pun terjadi, beberapa dari penyusup berhasil di lumpuhkan.


\=\=


"Hey kita kalah jumlah," ucap Nao berbisik di telinga Locky.


Locky yang mendengar bisikan dari Nao tersenyum sambil berkata. "Percayakan saja pada mereka."


Nik yang dari tadi berdiam dipojok sambil memainkan ponsel ternyata sedang mengatur jebakan di ruangan tersebut, beberapa tembakan bius sudah dipasang di beberapa sudut. Nik hanya perlu mengatur bidikan lewat layar kecil.


Aku adalah orang yang lebih dulu berada disini, kalian telah memasuki wilayah ku dan mari permainan tembak-menembak dimulai.

__ADS_1


Nik hanya perlu memenangkan pertempuran dibalik layar, namun akses memakan waktu cukup lama, sehingga yang lain harus bertahan mengulur waktu. Dan setelah akses berhasil, tembakan bius berfungsi semua penyusup kena bidik tepat sasaran, mereka tumbang satu persatu.


\=\=


Pertempuran terhenti, Locky dan Nao langsung berlari menuju ke arah Axel,


"Na.. napasnya cepat rasakan napasnya!" Locky gelabakan.


"A.. anu dimana, dimana jantungnya!" Nao pun ikut gelabakan.


Boris yang melihat hal itu menggeleng- gelengkan kepalanya. "Kalau seperti itu kalian bisa membunuhnya."


"Sudah, Locky cepat angkat bocah itu, kita harus menyusul Grey," Ralph sambil mengisi peluru di pistolnya dengan cepat.


000o000


Disisi lain Grey dan Missa menuju ke arah jalan keluar, namun tiba- tiba terhenti dan bersembunyi dengan cepat ke samping, karena ketua dari Singa Perak sedang berdiri tepat di depan pintu keluar, yang seharusnya dalam rencana Grey tidak akan ada siapa- siapa.


__ADS_1


__ADS_2