Bodyguardku Seperti Bos

Bodyguardku Seperti Bos
Bunga Gerbera


__ADS_3

Tiba-tiba Ibu Missa datang, Rick yang melihat kedatangan Ibu Missa, langsung berdiri dan sedikit membungkuk, sebagai tanda memberi hormat pada Ibu Missa. "Lama tidak bertemu, Nyonya."


"Rick Arion!"


Ibu Missa terkejut, tidak menyangka dia akan bertemu dengan Rick, akhirnya Ibu Missa ikut bergabung dan duduk di salah satu kursi.


"Mama, kau kenal dengan pak Rick," Tanya Missa tiba-tiba.


"Ya, aku mengenalnya, Rick Arion adalah pria yang berbakat dan pintar."


"Anda terlalu memuji saya," ucap Rick.


Setelah perbincangan yang lumayan lama, Rick pamit untuk pulang, Ibu Missa dan yang lain mengantar Rick sampai depan rumah. Setelah kepergian Rick, Grey dan Ibu Missa bertemu diruangan pribadi, Grey menanyakan sedikit tentang Rick, dan kepada siapa Ibu Missa mempercayakan putrinya. Dengan insting Grey, Grey merasa Ibu Missa telah plin-plan, dan tidak memikirkan bagaimana akibat dari perbuatannya, dia seakan menaruh harapan untuk orang-orang yang kuat agar berada disisi putrinya. Grey merasa janjinya tidak berarti didepan Ibu Missa.


"Aku sudah katakan, apapun yang terjadi, putrimu akan terus hidup, tapi ingat, jangan pernah mengingkari janjimu, ataupun mencoba mengkhianatiku," ucapan dari mulut Grey yang tidak main-main, membuat ibu Missa sedikit murung, ibu Missa tidak menjawab sepatah katapun, hanya diam mendengar kata-kata Grey. Setelah mengatakan itu, Grey langsung pergi meninggalkan ruangan.


***


Missa sedang berjalan diluar halaman, tidak sengaja dia melihat Axel yang sedang sendirian menanam beberapa bibit bunga, Missa pun mendekat dan menjenguk cara Axel menanam bibit itu.


"Mau apa kau?" Tanya Axel.

__ADS_1


"Aku cuma ingin melihat."


"Pergilah!"


"Tidak mau."


Axel berdiri, dan berjalan mendekati Missa, Missa pun mundur perlahan. Axel mendekatkan wajahnya ke wajah Missa.


"KaㅡKau, mau apa?" Suara Missa sedikit gugup, jantungnya berdetak menjadi lebih cepat.


"Mau mencoba menanam bibit bunga bersamaku?" Tawar Axel.


Missa menjadi sedikit lega, ternyata dia hampir salah paham.


Tiba-tiba Missa memalingkan wajahnya ke arah Axel dan bertanya. "Axel, ini bibit bunga apa?"


Axel kaget dan sedikit merasa malu, dia langsung memalingkan wajahnya kearah tanah yang yang sedang digalinya.


"Bibit bunga Gerbera."


Bunga Gerbera, melambangkan cinta yang sudah lama terikat, dan akan terus berada disisi orang yang dicintai sampai maut memisahkan

__ADS_1


"Arti bunga ini sangat dalam, apa kau menanam bunga ini untuk kekasihmu, yang waktu itu?"


"Dia bukan kekasihku," jawab Axel spontan.


"Apa kalian putus?"


"Tentu saja tidak, kami tidak pernah jadian! Sudahlah jangan ikut campur urusanku!"


Dasar playboy, tanpa jadian bisa bermesraan seperti itu, memangnya aku percaya, dunia ini dipenuhi pria brenggsek. Sungguh menyedihkan.


Bibit-bibit itu selesai ditanam, Axel berdiri dan berjalan menuju rumah, lumayan jauh Axel berjalan dia tersadar kalau dia hanya berjalan sendiri, Axel pun memalingkan wajahnya, dia melihat Missa masih termenung menatap bibit-bibit yang sudah ditanam itu. "Sampai kapan kau akan menatap bibit-bibit itu, mereka tidak bisa tumbuh dengan tenang jika kau terus menatapnya," ucap Axel.


Missa tersadar setelah mendengar kata-kata Axel, dan langsung berdiri, melihat Axel yang lumayan jauh, Missa pun berlari kecil mengikuti Axel.


***


Disisi lain, sebuah geng yakuza yang bernama Yoshanaku, telah membuat rencana penyerangan.


"Rumah itu hanya dihuni oleh 5 orang, Istri Prof. Zelel, anaknya, dan 3 bawahan," ucap seorang lelaki yang bernama Brian, menyampaikan pesan kepada atasannya.


"Siapkan semuanya malam ini, kita akan menangkap istri dan anak Profesor itu, apapun yang terjadi, kedua orang itu tidak boleh mati, sisanya bunuh saja," sahut seorang lelaki berdarah jepang yang sedang duduk disebuah kursi besar, lelaki yang masih muda dan seumuran dengan Grey. Yamada Kenzo seorang ketua Yakuza jepang, yang kekejamannya telah diakui beberapa organisasi, pria muda dan cerdas yang cukup ditakuti.

__ADS_1


To Be Continue...


__ADS_2