Bodyguardku Seperti Bos

Bodyguardku Seperti Bos
Tamu Dari Ketua Naga Hitam


__ADS_3

Suara bising tembakan dihalaman belakang sudah meramaikan suasana dipagi hari, membuat Missa yang baru bangun mencoba menjenguk keluar jendela, dia melihat Axel dan Grey berlatih dengan keras dihalaman belakang itu, Missa sedikit menundukkan kepalanya, melihat Grey dan Axel membuatnya larut dalam lamunan.


Kenapa semua orang berjuang begitu keras?


Tidak lama kemudian Bi Ijum mengetuk pintu kamar Missa, membuat Missa terbangun dalam lamunannya, dan segera berjalan membukakan pintu untuk Bi Ijum.


"Nona, Nyonya pergi ke kantor sangat pagi, dia berpesan agar nona tetap di rumah, sarapan pagi juga sudah siap."


"Ya Bi, terima kasih, aku akan segera turun untuk makan."


***


Setelah beberapa menit berlalu, Missa turun menuruni anak tangga menuju tempat makan, dilihatnya dua lelaki itu sudah siap menunggunya dimeja makan. Setelah selesai makan Grey dan Axel pergi ke halaman belakang lagi untuk berlatih, melihat hal itu Missa mencoba mengikuti mereka diam-diam. Missa Mengintip Axel dan Grey yang sedang berlatih dibalik pintu. Pipi Missa memerah ketika melihat Grey yang begitu serius saat menembak.


"Axel giliranmu!" Kata Grey sambil melempar pistol pada Axel.


Axel menangkap pistol lalu mengangguk, dan mulai membidik, bidikan Axel dengan akurat 89% hampir mengenai titik merah di papan target. Grey yang menyaksikan itu bertepuk tangan.

__ADS_1


"Dalam 3 hari aku yakin kau bisa menembak dengan tepat," Ucap Grey.


"Itu semua berkatmu," balas Axel.


Dan mereka saling tersenyum dan saling menepuk pundak.


Missa yang sedang mengintip ikut tersenyum, melihat keakraban Axel dan Grey.


Tiba-tiba ponsel Missa berdering membuat Grey dan Axel mengalihkan pandangannya ke arah Missa, Missa menjadi panik dan segera mengambil ponsel dikantongnya, dilihatnya siapa yang menelponnya, setelah melihat nama penelpon Missa langsung mengangkat dan meninggalkan tempat itu.


"Pak Rick, ada apa menelepon."


Mendengar hal itu, Missa bergegas menjenguk keluar jendela depan, dia terkejut Rick benar-benar tengah berdiri diluar rumahnya, Missa dengan cepat membukakan pintu dan meminta Rick untuk masuk kerumahnya, Grey dan Axel langsung menghentikan latihan dan ikut menemui Rick didepan ruang tamu.


Duduklah mereka berempat, Missa berada ditengah-tengah antara Grey dan Axel, sedangkan Rick duduk dikursi terpisah sendiri, sesaat suasana menjadi hening dan canggung.


"Silahkan diminum dan nikmati suguhannya," kata Bi Ijum yang lalu pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


Cukup lumayan lama keheningan berlangsung, Grey pun membuka percakapan. "Naga busuk, mau apa kau kesini?"


"Aku ingin melihat keadaan kalian, kenapa Grey, kau terlihat tidak suka akan kedatanganku, harusnya kau berterima kasih padaku atas waktu itu, atau jangan-jangan kau berharap aku tewas," balas Rick, dengan sedikit menyeringai.


"BaㅡBaiklah, silahkan diminum dulu minumannya," ucap Missa dengan sedikit terbata-bata dan perasaan yang tidak enak, namun mencoba menenangkan keadaan melihat Rick dan Grey yang terlihat tidak bersahabat.


Axel yang muak melihat keadaan inipun membuka suara. "Missa, apa kau suka menggoda lelaki, lihat dua pria ini sepertinya tertarik padamu."


"Kau jangan bicara sembarangan Axel! Kau itu playboy, memacari banyak wanita, bahkan dipagi buta kau sudah bermesraan!"


"Kau sendiri kenapa mengintip orang pacaran, kau tidak punya kerjaan."


"Hei kalian berdua berhentilah bertengkar," tegur Grey.


"DIAM!!!" jawab Grey dan Missa serentak.


"Wah-wah ada apa ini? Ramai sekali," sahut Ibu Missa yang tiba-tiba datang.

__ADS_1


To Be Continue...


__ADS_2