Bodyguardku Seperti Bos

Bodyguardku Seperti Bos
Pendatang Baru


__ADS_3

Grey yang mendengar Missa tidak ada dikamarnya langsung bergegas untuk pulang dan menyuruh Locky menelpon orang- orang suruhannya yang berjaga dirumah Missa, namun tidak ada satupun dari mereka yang melihat Missa keluar dari rumah, Grey pun sangat marah bagaimana bisa bawahan yang dia latih selama ini menjadi begitu tidak berguna, dan Grey memutuskan Locky untuk memberi mereka latihan tambahan sebagai hukuman.


Beruntungnya, saat diperjalanan tak sengaja Grey melihat Missa keluar dari sebuah minimarket.


"Locky hentikan mobilnya!!" Ucap Grey lantang.


Locky langsung berhenti dan memarkirkan mobilnya tepat didepan minimarket itu.


Grey langsung keluar dari mobil dan berlari kearah Missa lalu menarik tangan Missa dari belakang


"Missa, Aku bilang jangan keluar dari rumah, kenapa kamu malah keluar dari rumah bahkan tanpa memberitahu Bi Ijum!" Grey yang marah dan cemas tanpa sadar menggenggam tangan Missa begitu kuat.


"Sa... sakit," kata Missa lirih sambil menahan rasa sakit.


"Maafkan aku, salahmu membuatku begitu cemas," Jelas Grey.


"A.. aku perlu membeli sesuatu," Jawab Missa dengan malu- malu.


"Bukannya ada Bibi, kenapa tidak menyuruhnya saja yang beli!" Tanya Grey.


"Aku malu!" Ucap Missa.


Grey penasaran apa yang membuat Missa menjadi begitu malu dan tidak mau menyuruh Bibi, Grey pun merampas kantong belanjaan Missa.


"Apa yang kamu malukan hah!"


sambil membuka kantong plastik itu, namun Grey membukanya penuh kekuatan karena marah, kantong plastik itu pun sobek dan benda yang ada di dalamnya berjatuhan, Grey sangat kaget setelah melihatnya .


"Pem... pem... pem... pem... pembalutt!" Ucap Grey membeku.

__ADS_1


"BWAHAHAHAHAAHAHAHA." Locky yang berada didalam mobil tertawa sangat keras tidak sanggup menahan tawanya karena kejadian itu. Bahkan orang- orang yang lewat pun menjadi tersipu malu melihat hal itu.


"Oh ya ampun."


"Astaga apa- apaan mereka."


"Ah kenapa hal seperti itu dipamerkan."


"memalukan sekali."


Grey langsung menarik tangan Missa dan membawanya masuk kedalam mobil.


"AAHAHAHAH." Locky masih tertawa tidak sadar kalau Grey masuk kedalam mobil.


"JALAN! Cari minimarket yang lain!" Ucap Grey mengagetkan Locky yang puas menertawakannya, Locky pun langsung diam dan menjalankan mobilnya.


\=\=\=


"Kenapa tidak suruh Bi Ijum untuk pergi membelikanmu benda itu, kalian kan sama- sama wanita apa harus malu?" Tanya Grey.


"Sebenarnya karena Bi Ijum sudah tua, aku tidak ingin merepotkannya meskipun dia seorang pelayan, tapi dia orang tua jadi aku harus menghormatinya juga, dan bahaya untuk orang tua berada dijalanan," Jawab Missa berbohong pada Grey.


Di banding Bibi tua itu kaulah yang dalam bahaya gadis bodoh.


Ucap Grey dalam hatinya geram.


\=\=\=


Sesampainya di depan minimarket Grey menyuruh Locky turun

__ADS_1


"Cepat turun beli benda yang berjatuhan tadi," suruh Grey dengan tatapan penuh ancaman kepada Locky.


"A... apa... ba.. baiklah," jawab Locky terpaksa.


Yang benar saja bos, kau menyuruh seorang pria lajang ini membeli benda seperti itu, jiwa lelaki ku terkoyak


"Heiii kau menyuruh seorang sopir?" Tanya Missa.


"Tenang saja nanti dia kubayar lebih," Jawab Grey.


000o000


Akhirnya mereka sampai dirumah, Missa langsung pergi kekamarnya dan membaringkan tubuhnya diatas kasur. Saat hendak tertidur tiba-tiba ponsel Ibu Missa menelepon. Tanpa pikir panjang Missa mengangkat telepon dari ibunya itu.


"Halo ma."


"Halo sayang, bagaimana keadaanmu? Apa kamu baik- baik saja?"


"Iya ma, bagaimana pekerjaan mama?"


"Lancar, hohoho, oh ya mama ingin menyampaikan sesuatu padamu sayang. Waktu diperjalanan mama bertemu dengan seorang anak laki- laki yang mungkin seumuran denganmu, dia sedang mencari pekerjaan untuk biaya kuliah, jadi mama menyuruhnya bekerja dirumah kita sebagai tukang kebun.


"Ta... tapi ma bukannya kita tidak punya kebun? Di halaman rumah kita hanya ada rumput ma."


"Justru itu sayang, dia akan menanam bunga- bunga dan pepohonan untuk kita, mungkin dia akan datang besok atau besoknya lagi. Sambut dia dengan baik. Oke honey, dahhh."


"Tu.. tunggu ma."


sambungan telepon terputus.

__ADS_1


Missa melongo karena belum sempat menanyakan siapa nama orang yang akan bekerja dirumahnya itu, tapi ibunya malah langsung mematikan telpon.


*Terima kasih yang tetap setia membaca Author sangat terharu 🤧🤧🤧*


__ADS_2