Bodyguardku Seperti Bos

Bodyguardku Seperti Bos
Lullaby


__ADS_3

Pasukan pusat misi rahasia khusus yang dinamakan lullaby, dengan orang-orang pilihan didalamnya. Lullaby berartikan pengantar tidur, yang siap membuat tidur siapapun yang menjadi targetnya. Lullaby sendiri adalah organinasi keamanan negara yang paling ditakuti gengster, karena kekuatannya yang terkenal seperti monster, dengan sejarahnya yang dulu pernah melumpuhkan gengster yakuza nomor 1 di jepang oleh pimpinan terdahulunya, Maeda. Sebelum dipimpin oleh Kenzo.


***


Grey sudah pergi meninggalkan kediaman Prof. Zelel karena dibawa oleh Boris dan Ralph, Missa yang tertinggal dalam keadaan terhimpit reruntuhan tidak sengaja ditemukan oleh Jack yang kala itu sedang menelusuri kediaman Prof. Zelel.


Ketika melihat Missa yang tertimbun reruntuhan, Jack segera memanggil pasukannya untuk meminta mereka mengangkat reruntuhan yang menimpa tubuh Missa, setelah reruntuhan itu berhasil disingkarkan, Jack langsung memeriksa denyut nadi di pergelangan tangan Missa.


Masih hidup.


Jack mengangkat tubuh Missa dan membawanya pergi.


Pertempuran geng itu masih belum berakhir, para yakuza dan geng lain masih bertempur di luar. Sampai pada akhirnya para pasukan pusat misi rahasia khusus, yaitu lullaby datang memburu para gengster membuat para gengster berlarian melarikan diri, beberapa gengster berhasil dilumpuhkan dengan timah panas di satu kaki bahkan ada yang kedua kakinya ditembak.


Pertarungan berhasil dihentikan oleh lullaby, namun sayang para gengster yang tadinya ditangkap, mereka semua telah mati dengan cara bunuh diri dan meminum racun yang sudah mereka sediakan dari sejak awal, sehingga pasukan lullaby tidak dapat menginstrogasi mereka. Setelah semua berakhir beberapa mobil polisi datang dan memberi label police line untuk kediaman Prof. Zelel. Semua mayat di kumpulkan untuk pendataan dan juga proses identifikasi, beberapa korban yang jasadnya terpisah akan dicocokkan, pihak kepolisian juga akan mencoba menghubungi pihak keluarga untuk mengenali jasad kerabatnya.


***


Beberapa hari telah berlalu sejak kejadian itu, Grey terluka parah dan masih dalam masa pengobatan di markasnya, dia sudah memerintahkan anak buahnya untuk mencari tahu keberadaan Missa namun tidak menemukannya sama sekali, Locky juga meminta kerjasama dengan pihak kepolisian akan tetapi semua itu tidak membuahkan hasil, Locky menerima laporan bahwa polisi juga tidak ada menemukan jasad gadis itu, terkecuali hanya jasad dari nyonya Prof. Zelel ibu dari Missa. Locky pun menawarkan diri untuk mengurus jasad istri dari profesor itu.


Kejadian penyerangan di kediaman Prof. Zelel membuat beberapa orang ketakutan, hal itu menjadi kabar utama di setiap berita, keluarga Axel yang mengetahui Axel menjadi salah satu korban penyerangan itu sangat terpukul, terutama ibu Axel yang terus-menerus menangisi putranya yang telah meninggal itu hingga jatuh sakit. Putri bi Ijum yang masih bersekolah menengah atas juga sangat sedih dan tidak mampu menahan air matanya hingga berhari-hari. Semua terjadi diluar kehendak, bahkan ibu Missa telah tewas karena kejadian itu, membuat Missa kehilangan segalanya, dari harta hingga menjadi anak yatim piatu.


Pemerintah memerintahkan Pasukan lullaby untuk menggarap semua kejadian, mencari tahu apa penyebab serangan para gangster, agar kejadian ini tidak terjadi lagi dan tidak meresahkan para masyarakat. 5 orang dari pasukan khusus pun diperintahkan untuk menetap di kota Z. dengan adanya kasus bahwa keterlibatan yang terus-menerus dilakukan oleh geng Singa Perak, pasukan lullaby memulai investigasi dari Universitas Z yang dulunya diledakan oleh Singa perak dan setelahnya kediaman Profesor Zelel yang juga diledakkan oleh Singa Perak, membuat asumsi ledakan ini selalu berkaitan dengan profesor Zelel.

__ADS_1


"Profesor Zelel, dulu adalah seorang profesor yang terkenal dengan berbagai benda ciptaannya, namun dia meninggal dengan tragis, saat itu rumahnya juga diserang, ini persis seperti kejadian dulu, sepertinya ada sesuatu yang membuat para gengster ini mencoba menghabisi keluarga profesor," ucap Ben salah satu pasukan lullaby.


"Singa Perak sudah sangat jelas meneror para masyarakat, namun tidak bisa ditangkap begitu saja hanya karena bantuan yang diberikannya untuk negara dan main suap-menyuap, sedangkan maling ayam dengan sedikit bukti langsung ditangkap, sungguh payah!" Ucap Lily dengan bibir cemberut, yang juga merupakan salah satu pasukan lullaby.


"Bukti kejahatan dinyatakan belum cukup untuk menangkap Singa Perak, mayat putri profesor Zelel juga belum ditemukan, kita harus bekerja keras," ucap ketua pasukan lullaby, Zero.


***


Di markas Jack si Singa Perak.


"Aaaaaaaaa!!!"


Missa menangis sambil teriak-teriak dengan keras di sebuah ruangan yang kedap, sempit, dan hanya ada satu jendela kecil diruangan itu, wajahnya sangat pucat dengan rambut panjangnya yang acak-acakan seperti orang gila, baju yang dikenakannya nampak sangat lusuh dan tidak berganti beberapa hari, tidak hanya terlihat kotor badannya juga terlihat begitu kurus.


Tak lama masuk dua orang gadis cantik ke ruangan itu, mereka nampak begitu stylis dan berkelas dengan gaya classy. Salah satu dari mereka sedang memegang gunting.


"Karena di bawa oleh Jack secara khusus, aku kira dia akan menjadi kesayangan Jack, ternyata dia untuk mainan kita," ucap salah satu gadis itu yang lalu tertawa keras.


"Bagaimana kalau kita potongg rambutnya, atau kita botak," kata gadis satunya lagi sambil nyengir, yang telah siap dengan guntingnya.


Gadis itu mengiyakan temannya yang membawa gunting itu dengan cepatnya, dan langsung mendatangi Missa lalu menahan badan Missa dengan kedua tangannya.


"Jangan mendekat!!" Missa meronta dan mencakar pipi gadis itu hingga tergores dan mengeluarkan darah.

__ADS_1


"Ahh, dasar kurang ajarr!" Gadis itu geram tidak terima wajahnya terluka dengan spontan dia memukul wajah Missa. Tubuh Missa terjatuh ke lantai.


"Kau berikan guntingnya padaku cepat! Biar aku yang melakukannya!! cepat tahan dia! Aku akan menggundul rambutnya!!" Teriak gadis yang pipinya terluka karena Missa.


Gadis yang satunya bergegas memberikan gunting pada temannya itu dan menginjak tubuh Missa dengan kakinya sambil berkata. "Dasar gelandangan!"


"Aahh ahhh!" Jerit Missa kesakitan.


"Kalau kau terus bergerak gunting ini tidak hanya memotong rambutmu, mungkin saja terkena matamu jadi menurutlah gadis bau!" Sambil mengatakan hal itu dia juga bersiap dengan gunting itu untuk memotong rambut Missa.


Karena kesakitan Missa akhirnya tidak mampu menggerakkan tubuhnya lagi air matanya pun terhenti tubuhnya hanya bisa terbaring lemah di lantai, kedua gadis itu dengan senangnya memotong rambut Missa, rambut yang dulunya indah itu berjatuhan ke lantai. Kedua gadis itu tertawa bahagia, mereka memotong rambut Missa dengan potongan yang sangat jelek dan tak beraturan.


"Dasar wanita gila, Jack takkan pernah menyukaimu!" Kata gadis itu sambil memotong rambut Missa, wajahnya benar-benar terlihat begitu puas karena sudah memotong rambut Missa.


"Hei! Apa yang kalian lakukan!" Tiba-tiba X salah satu tangan kanan Jack memasuki ruangan itu.


Kedua gadis itu terkejut, dan langsung menghentikan perbuatannya.


"X, kami hanya bersenang-senang," jelas gadis yang tadinya memotong rambut Missa.


"Pergi kalian!" Gertak X dengan wajah marah.


Kedua gadis itu langsung pergi keluar meninggalkan Missa. X yang melihat Missa begitu tersiksa membantu Missa untuk bangun, dilihatnya pandangan Missa yang kosong, dia pun mengusap wajah Missa pelan dengan kedua tangannya, ia juga melihat rambut Missa yang terpotong. X memungut potongan-potongan rambut Missa ke tangannya, dan mengumpulkan semuanya.

__ADS_1


To Be Continue...


__ADS_2