Bulan Dan Pria Kursi Roda

Bulan Dan Pria Kursi Roda
part 12 ' rasa sakit '


__ADS_3

sebelum lanjut jangan lupa bagi like nya yah🙏😅😘


dan terimakasih untuk para readers yang sudah mampir.


..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


part 12 '


waktu terus bergulir dan sekarang gelap nya malam sudah tergantikan dengan datang nya pagi baru .


Bulan baru bangun dari tidur nya saat Suara Azan berkumandang terdengar di telinga nya .


" hoamm" Bulan menguap tapi tidak lupa menutup mulut nya karena tidak baik menguap tanpa menutup mulut , itu lah yang dia pelajari selama ini dan dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari hari nya .


Bulan mengumpulkan kesadaran nya karena mendengar suara azan baru dia bangun.


" apa aku se capek itu ?" gumam nya masih dengan mata yang tetutup .


Tapi ad yang aneh dengan badan nya serasa ada yang menindis perut nya .


Bulan menoleh ke samping dan daat di lihat sekarang dia tidak tidur sendirian lagi . ada Alex di samping nya .


mengingat dia yang sudah menikah serasa tidak percaya ,begitu tiba-tiba


Bulan segera menyingkir kan tangan Alex dari tubuh nya tapi dengan pelan - pelan takut nya membangun kan Alex .


" tapi biar bangunan lah kan waktu solat " Bulan berbicara sendiri .


kemudian dia menggoyang goyangkan lengan Alex .


karena tidak ada tanggapan Bulan pun menggoyang goyangkan lebih menggunakan tenaga lagi .


" bangun sudah subuh " ucap Bulan


" heyyyy" karena masih tidak ada tanggapan Bulan Menaik kan volume suara nya .


" astagfirullah, kalah anak gadis " sambung Bulan dan ia pun memutuskan untuk ke kamar mandi lebih dulu jika nanti belum bangun juga baru lah Bulan lakai cara jitu .


" apa segitunya dia ngantuk" gumam Bulan geleng-geleng kepala .


Bulan melangkah kan kaki nya ke kamar mandi dan tidak lupa membawa baju ganti nya , dia memutuskan untuk mandi dulu baru solat karena sudah azan jadi harus mandi cepat .


beberapa menit dalam kamar mandi Bulan keluar sudah dengan baju ganti nya .


Dan juga sudah uduh memang tinggal solat . tapi di kasur nya Alex masih saja setia memejamkan mata nya .


Bulan segera melakukan kewajiban nya sebagai muslim . dan untung saja suami nya pengertian bukan cuma baju ganti yang di siap kan untuk mya tapi juga mukena.


saat Bulan mulai solat baru lah Alex membuka mata nya dan dia tersenyum melihat Bulan .


" kenapa dia tidak membangun kan ku lagi ,hais " gumam nya pelan dan tentu saja hanya dirinya yang dengar .


sebenarnya Alex bangun lebih dulu dari Bulan tapi dia mau melihat reaksi Bulan , ternyata Bulan tidak seperti dugaannya .


Alex segera ke kamar mandi karena Takut nya habis waktu solat karena dia begitu santai .


keluar dari kamar mandi Alex melihat Bulan sudah selesai dengan sokat nya .

__ADS_1


" ku kira tidak mau bangun" ketus Bulan melihat Alex dengan malas .


" tidk boleh ngomong gitu , mau jadi istri durhaka kamu" goda Alex


" terserah" jawab Bulan dan dia melipat mukenah nya dan di simpan kembali di lemari pakaian.


" kenapa diam saja ?" tanya Bulan melihat Alex hanya diam di tempat nya


" keburu habis waktu subuh loh " smbung Bulan mengingat kan Alex .


" kenapa sujadah nya kamu simpan juga " ucap Alex


" ohb astagfirullah , maaf " Bulan menepuk jidat nya sendiri .


kemudian membuka lemari pakaian itu kembali dan mengambil sujadah yang tadi . dan memberikan nya pada Alex .


" ni " Bulan menyodorkan sujadah pada Alex


" maaf , eheheh " Bulan tertawa kecil merasa lucu sendiri dia .


" hmm , " Alex hanya berdehem sebagai jawaban nya


" aku akan buat sarapan " Bulan pamit keluar karena sekarang dia memiliki tanggung jawab jadi tidak


seperti biasa nya jika sudah solat dia akan mengerjakan pekerjaan kantor nya yang tertunda .


walaupun mareka menikah karena perjodohan tapi tetap saja janji yang di ucapkan adalah janji suci di hadapan Allah , dan sebagaimana sepasang suami istri memiliki kewajiban dn tanggung jawab mareka masing - masing


......@........@..............@.............


Bulan hanya menyiapkan sarapan sesuai dengan bahan yang ada saja , barang yang ada di kulkas cukup untuk buat sarapan dan dia memutuskan akan belanja bahan makanan nanti karena begitu kurang yang ada di kulkas.


Alex selepas solat langsung menuju ke dapur dan duduk di meja makan sambil memerhatikan istrinya memasak sarapan .


' seperti mimpi bertemu dengan dia lagi dan sekarang posisi nya berbeda ' batin Alex


" sudah siap , Alhamdulillah" ucap Bulan


Bulan segera menata masakan nya di meja makan , karena terbiasa dengan masakan maka nya dia tidak begitu kesulitan walaupun bahan nya tidak begitu banyak .


" kamu bisa masak ?" tanya Alex basa basih


" bisa lah sedikit" jawab Bulan sambil tersenyum simpul


Bulan masak nasi goreng dengan lauk telor dadar dan juga ayam goreng crispy .


" hanya ini yang ada " ucap Bulan


" gak papa " kata Alex dan dia pun mulai makan sarapan nya .


Bulan tidak langsung makan dia memerhatikan Alex apa kah masakan sesuai selerah Alex atau tidak .


" kenapa?" tanya Alex


" tidak " Bulan menggeleng kan kepala nya dan dia pun mulai memakan sarapannya juga .


tidak lupa baca doa agar berkah apa yang dia makan dan juga sebagai bentuk rasa syukur nya pada Allah.


setelah makan , Bulan membereskan meja dan juga mencuci piring kotar mareka .


setelah selesai baru lah Bulan menyusul Alex ke ruang tamu dan duduk di sofa samping Alex .


" jam berapa kita ke rumah orang tua ku ?" tanya Bulan pada Alex


" untuk ?" satu kata yang keluar tapi Bulan memoloti Alex , bagaimana dia bisa lupa jika Bulan belum mengemas dan memindahkan barang - barang nya .


" ambil barang ku " jawab Bulan dengan senyuman paksa .


" beli saja yang baru , aku tidak jatuh miskin hanya karena kau pakai uang ku untuk beli kebutuhan mu" ucap Alex walaupun itu kenyataan tapi Bulan menanggapi jika Alex menyombongkan kekayaan nya .


" terimakasih,tapi tidak perlu " jawab Bulan


" semua barang ku masih bagus , jangan membazir " sambung Bulan .


" kan kau punya adik perempuan,jadi dia bisa memakai nya , "


" no ....." jawab Bulan cepat


" kenapa?" Tanya Alex heran


" itu barang ku walaupun tidak semahal punya orang tapi tetap saja aku menyayanginya . " ucap Bulan tidak mau jika barang nya yang masih layak di pakai di buang atau pun membeli baru dan yang lama di bagi ke orang biar pun itu saudara nya sendiri .


" terserah " pasrah Alex tidak mau berdebat lagi .

__ADS_1


" kalau begitu berangkat sekarang jadi kita bisa singgah beli bahan masak " Ajak Bulan sekaligus untuk menemani nya belanja bahan dapur .


" aku tidak pernah pergi belanja bahan dapur " ucap Alex


" kenapa?" tanya Bulan tidak mengerti


dan kemudian dia memutar bola mata nya malas karena dia ingat jika suaminya ini keluar rumah pakai kursi roda.


kam tidak lucu jika dia bawah pergi belanja sambil dorong Alex , dia juga mendorong troli belanjaan nya .


" kalau begitu aku pergi sendiri saja " putus Bulan dari pada waktu mareka terbuang sia - sia .


" hm " Alex hanya berdehem dia dari tadi menatap I-pad nya , hanya sesekali saja melihat Bulan.


" uang nya mana ?" Bulan menjulur kan tangan nya minta uang .


" dompet di kamar , ambil sendiri saja " perintah Alex karena memang dompet nya di kamar .


" aku pergi belanja sendiri, ambil uang nya pun sendiri, " Bulan cemberut meninggalkan Alex .


' dasar kaku ' batin Bulan kesal


Bulan mengambil jilbab nya dan memakai nya kemudian dia hanya mengambil tas nya saja tidak mengambil uang dari Alex dia hanya membawa tas nya karena di dalam nya ada ATM dan juga dompet nya jadi aman saja .


" aku mau berangkat sekarang " pamit Bulan kemudian dia berinisiatif sendiri mengambil tangan Alex dan mencium punggung tangan suaminya itu .


" assalamualaikum " ucap Bulan sebelum melangkah


" waalaikumsalam" jawab Alex masih setia dengan I-PAD nya .


Bulan segera mencari taksi untuk ke rumah dimana orang tua nya , dia tidak membawa mobil Alex dan memilih baik taksi karena dia sekaligus mau ambil mobil nya juga nanti .


hampir satu jam perjalanan akhirnya Bulan sampai di rumah yang dia tinggali selama ini tempat dimana dia tumbuh membesar sampai saat ini .


" assalamualaikum " ucap Bulan tidak lupa mengetuk pintu .


ada bibi yang bekerja di rumah nya yang membuka kam ia pintu .


" waalaikumsalam , ehh Non Bulan " Bibi menjawab salam Bulan


" masuk nom tapi bapak sama ibu sudah ke kantor" kata nya lagi.


" gak papa bi , aku mau ambil barang - barang ku juga , bibi tolong hubungi mareka jika tidak keberatan untuk pulang sebentar , Bulan akan menunggu mareka sebentar di sini ." kata Bulan sebelum melangkah ke kamar nya .


" baiklah non " jawab nya


Bulan tersenyum dan melanjutkan langkah nya menuju kamar nya ,


" hm masih sama " gumam Bulan saat sudah sampai di kamar nya .


Bulan segera mengemas barang - barang penting dan juga baju - baju nya tapi tidak semua dia meninggal kan beberapa karena pasti suatu hari nanti mareka mampir dn menginap di sini .


Bulan hanya membawa dua koper tapi lumayan besar dan ia mengangkat nya sendiri ke bagasi mobilnya .


" gimana bi apa ayah sama ibu mau pulang?" tanya Bulan


" kata nya mareka sibuk non " jawab Bibi tidak enak


" gak papa bi , kalau begitu ku pamit yah " pamit Bulan


" Assalamualaikum " tidak lupa pula ia mengungkapkan salam


" waalaikumsalam " jawab Bibi dan melihat Bulan sudah menjauh dia segera kembali masuk.


Bulan dalam mobil termenung dan tidak sadar dia menangis lagi .


' ayah sama ibu kenapa sebenarnya ' batin Bulan


" mareka bahkan di hari pernikahan ku tidak mengucapkan apa pun , hiks ... hiks .. hiks ." gumam Bulan dan dia pun terisak .


walaupun sudah terbiasa di abaikan seperti ini tapi tetap saja sakit nya masih terasa .


Bulan jadi tidak fokus meyetir .


citttttt ......


Dubrak .....


to be continue........


assalamualaikum , terima kasih atas kunjungan dan juga dukungan nya . terus dukung author yah .


ba bayeee 😘

__ADS_1


#like_komen_hadiah_vote


__ADS_2