Bulan Dan Pria Kursi Roda

Bulan Dan Pria Kursi Roda
Part 19 `siapa ini ?`


__ADS_3

sebelum lanjut jangan lupa yang belum like , like dulu yah readers tercinta, dukungan kalian sangat berarti untuk ku πŸ™πŸ€©πŸŒΈ


Part 19 `siapa ini ?`


Gelap nya malam telah berganti dengan terang nya matahari , Alex memandang wajah tenang istri nya yang masih terlelap . tadi saat sudah solat subuh Bulan Kembali tidur karena tubuh nya yang masih lemah .


Kejadian semalam membuat Alex bingung dan bertanya – tanya , apa sebenar nya yang di lalui oleh oleh Bulan selama ini . kenapa dia seperti begitu trauma dengan kegelapan .


β€œ sayang bagun β€œ panggil Alex sambil menggoyang – goyang kan tangan Bulan


β€œ hmm β€œ Bulan hanya berdehem lemah tanpa membuka mata nya .


β€œ ayo bangun dulu , sudah pagi β€œ ucap Alex lembut


β€œ jika masih belum baikan kita ke rumah sakit yah ? β€œ sambung Alex lagi


β€œ aku gak papa kak β€œ jawab Bulan dengan suara lemah nya .


Kemudian dia membuka kelopak mata nya , yang pertama ia lihat adalah wajah khawatir suami nya , Bulan tersenyum kemudian ia mencoba untuk duduk walaupun masih terasa seperti tidak memiliki energi. tapi , ia berusaha kelihatan baik – baik saja , karena Bulan tidak mau ke rumah sakit.


β€œ kak mau ke kantor jam berapa ?” tanya Bulan


β€œ sebentar lagi ada meeting , jadi kakak sudah mau berangkat . tapi sudah meeting akan langsung pulang . β€œ


β€œ oke , aku buat sarapan sebentar yah β€œ ucap Bulan mau beranjak dari tempat nya tapi di tahan oleh Alex .


β€œ mandi dulu sana β€œ ucap Alex menahan tangan nya Bulan


β€œ tapi nanti kamu terlambat kak” kata Bulan


β€œ nggak , mandi dulu sana . bau loh kamu β€œ canda Alex membuat Bulan membesarkan mata nya .


β€œ nggak pun kak β€œ ucap Bulan cemberut sambil mencium badan nya sendiri .


Tapi tetap juga dia ke kamar mandi lebih dulu untuk membersihkan diri nya , tapi karena masuk buru – buru ia lupa membawa handuk nya , Bulan keluar dengan wajah kesal .


β€œ kenapa ?” tanya Alex melihat BUlan keluar dari kamar mandi dengan pakaian tidur berarti ia belum mandi .


β€œ nggak papa β€œ jawab Bulan menggeleng kan kepala nya .


Kemudian Bulan mengambil handuk nya dan Kembali ke kamar mandi masih dengan wajah cemberut nya , Alex geleng – geleng kepala melihat tingkah istri nya yang kadang berubah – ubah , seperti bunglon .


β€œ ada apa dengan nya , kadang manja seperti anak – anak tapi lihat lah sekarang jadi cemberut lagi . aneh β€œ gumam Alex merasa aneh dengan tingkah Bulan tidak seperti biasa nya dia merasa Bulan akhir – akhir ini sikap nya sedikit berubah .


Alex masih setia menunggu Bulan yang sedang mandi , ia menyutuh Bulan mandi dulu karena ia sudah menyiapkan sarapan jadi nanti saat mareka sudah siap tinggal sarapan saja .


Hari ini Alex merencana tidak tinggal di kantor terlalu lama selesai meeting ia akan Kembali karena khawatir dengan keadaan Bulan , mengingat bagaimana kondisi nya semalam .


Bulan keluar kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang menutupi tubuh nya , melewati Alex begitu saja kearah lemari pakaian .


β€œ aku di cuekin β€œ gumam Alex tidak percaya .

__ADS_1


Bulan mengambil pakaian nya kemudian masuk Kembali ke kamar mandi untuk pakai baju .


Alex hanya menatap tidak percaya .


β€˜ada apa dengan nya β€˜ batin Alex bingung , melihat pintu kamar mandi Kembali di tutup oleh Bulan


β€˜memang perempuan makhluk paling aneh di dunia β€˜ batin Alex


Beberapa menit kemudian Bulan keluar dengan siap pakaian rumah nya , tidak lupa jilbab pasang nya yang selalu ia gunakan saat di rumah tentu saja dia akan membuka jilbab nya jika di kamar , karena ini pagi dan nanti pasti Rezi yang menjemput suaminya jadi ia harus memaki memang jilbab nya .


β€œ dek ..” panggil Alex mengikuti Langkah Bulan


β€œ hmm β€œ Bulan hanya berdehem sebagai balasan nya


β€œ dek ?” panggil Alex lagi karena ia tidak puas dengan jawaban Bulan


β€œ hmmmm. β€œ jawab Bulan kali ini dia berdehem Panjang


β€œ sayang ?” panggil Alex lembut


Bulan menatap Alex dengan jengah .


β€œ ada apa kak ?” tanya Bulan menatap Alex


β€œ jangan buang – buang waktu nanti kamu boleh telat β€œ sambung Bulan meneruskan Langkah nya ke arah dapur .


Saat melihat meja makan sudah ada sarapan yang di sajikan , ia jadi menyeritkan dahi nya bingung . menurut nya tidak mungkin jika Alex yang memasak .


β€œ enak aja pesan β€œ sanggah Alex tidak terima


β€œ tentu saja aku masak sendiri , kenapa nggak percaya ?” tanya Alex melihat wajah Bulan yang menunjukkan keraguan nya .


β€œ tentu saja aku percaya , ehehe β€œ jawab Bulan tertawa kecil


Cup …


Tanpa aba – aba Bulan mengecup singkat bibir Alex kemudian dia berkata


β€œ thank you , my husband β€œ ucap nya tersenyum


Saat Bulan mau duduk tangan nya di tahan oleh Alex , Alex menatap Bulan dengan lembut sedetik kemudian dia menarik pinggang Bulan membuat mareka tidak memiliki jarak , belum sempat Bulan beraksi Alex menutup mulut nya dengan bibir nya .


Alex mencium Bulan dengan lembut pelan tapi pasti Alex menuntut lebih tapi lama kelamaan ciuman nya jadi semakin menuntun , Bulan tidak menolak Alex tapi saat Alex sudah hampir tidak dapat mengendalikan diri nya . Bulan melepas ciuman mareka .


β€œ kak .. β€œ ucap Bulan lemah menahan dada Alex dengan tangan mungil nya .


β€œ kakak bisa terlambat nanti β€œ sambung Bulan menatap mata Alex yang mulai berkabut


β€œ huff β€œ Alex menghembus kan nafas nya kasar , kemudian ia memeluk Bulan


β€œ kakak gak lama , jika ada apa – apa langsung telpon aja yah β€œ ucap nya mengusap kepala Bulan . sebenar nya Alex takut meninggalkan Bulan sendirian di rumah tapi mau bagaiamana lagi hari ini dia ada meeting penting .

__ADS_1


Bulan mengangguk kan kepala nya sebagai jawaban .


β€œ jangan khawatir , aku baik – baik saja β€œ Bulan berusaha meyakin kan Alex .


Bulan juga tidak mengerti dengan diri nya , ia juga tidak tahu ini trauma nya atau dia fobia tapi yang jelas saat gelap dia merasa dunia nya benar – benar hancur , semua kenangan buruk nya selalu menghantui nya dan juga ada beberapa bayangan kejadian yang begitu tidak terlalu jelas ia lihat, yang selalu menghampiri nya yang membuat nya rasa frustasi .


β€œ sekarang sarapan dulu , bentar lagi Rezi pasti datang kak β€œ Bulan menatap mata Alex yang masih memeluk nya karena Alex jauh lebih tinggi dari Bulan , membuat Bulan harus mendongak kan kepala nya menatap Alex .


Cup …


Alex mencium kening Bulan beberapa detik , dapat Bulan rasa kehangatan yang Alex berikan untuk nya .


β€œ aku mencintaimu β€œ ucap Alex , Bulan tersenyum mendengar nya ini pertama kali nya Alex mengatakan cinta pada nya .


β€œ yok sarapan β€œ Bulan menuntun Alex untuk duduk di kursi nya , sedangkan Alex hanya mengikut saja apa yang di lakukan oleh istri nya .


Mareka sarapan dengan tenang , Bulan tidak menyangka jika Alex bisa memasak tapi tidak heran karena selama ini memang Alex tinggal sendiri , jadi wajar saja jika ia pintar dalam hal memasak .


--------------------------------------------


β€œ jangan kemana – mana dulu yah , jika butuh sesuatu hubungi kakak saja β€œ ucap Alex saat dia mau berangat kerja sudah .


β€œ iya kak , sudah tiga kali kakak mengatakan hal yang sama β€œ jawab Bulan , Bulan tahu jika Alex khawatir tentang nya hanya saja ia sudah merasa baikan jadi tidak perlu ada yang di khawatir kan .


β€œ hati – hati , Assalamualikum β€œ sambung Bulan , tidak lupa ia mencium punggung tangan Alex yang di balas dengan kecupan di kening nya oleh Alex .


β€œ waalaikumsalam β€œ jawab Alex . kemudian Alex berangkat dengan Rezi yang selalu setia di sisi nya . sebelum benar – benar berangkat Alex mengingat kan Bulan lagi .


β€œ hubungi kakak jika butuh sesuatu β€œ


β€œ siap komandan β€œ jawab Bulan terkekeh .


Bulan menutup pintu saat Alex sudah tidak terlihat di pandangan nya .


β€œ hari ini mengemas rumah dulu β€œ gumam Bulan karena kemarin ia ke kantor dan sore baru Kembali dan juga beberapa hari dia belum mengepel dan juga lap jendela . jadi hari ini ia memutuskan untuk bersih – bersih lebih dulu .


Bulan mulai dari dapur kemudian ke kamar untuk merapikan semua nya setelah itu baru lah ia menyapu sambil merapikan hal yang perlu dan mengelap meja dan juga jendela , terakhir ruang kerja Alex , ini sekian kali nya Bulan masuk sini tapi ini pertama kali nya dia membersihkan ruangan itu , biasa nya Alex melarang nya dengan alasan ia bisa mengerjakan nya sendiri .


Saat sibuk merapikan dan mengelap meja kerja itu , Bulan membuka laci untuk menyimpan berkas tapia da sesuatu yang menghentikan nya , di sana ada bingkai foto nya di simpan dengan posisi terbalik sehingga hanya belakang nya yang kelihatan .


Bulan mengambil nya dengan niat untuk menyimpan di meja tapi saat melihat foto itu dia merasa heran , dalam foto terlihat ada anak laki – laki berumur sekitar sebelas tahun dan juga seorang Wanita yang masih terlihat mudah tapi yang menjadi perhatian Bulan adalah anak perempuan yang berumur sekitar 9 tahun .


β€˜ siapa ini β€˜ batin Bulan menatap foto itu ,


Makin lama Bulan menatap muka Wanita yang ada di foto itu yang begitu kelihatan mirip dengan anak perempuan . beberapa ingatan samar – samar terlintas di kepala Bulan .


β€œ akhhh .. β€œ Bulan memegang kepala nya yang terasa sakit , hampir saja Bulan tidak dapat menahan sakit nya tapi untung nya sakit nya segera hilang .


β€˜ ada apa ini , apa ada yang aku lupakan ?’ batin Bulan bertanya – bertanya


To be continue ……

__ADS_1


__ADS_2