
Assalamualaikum sebelum lanjut jangan lupa yang belum like silah like dulu yah , bagi dukungan pada author 😐 oke .
and thank you every much yang sudah mampir serta dukungannya selamat membaca.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
part 15 .
" tapi aku mencintaimu" kata itu terngiang - ngiang di telinga Bulan ,
" hey.... ." panggil Alex
" heyyy ......." karena tidak ada Respon Alex memanggil lagi sambil melambaikan tangan nya di depan Bulan .
" astagfirullah, kenapa?" Bulan kaget saat pundak nya di sentuh oleh Alex .
" kenapa melamun?" tanya Alex kembali
' ternyata halu ' Batin Bulan cemberut
' gak mungkin ada cinta di antara kami sedangkan kami baru saja bertemu dan menikah ' huffff Bulan menghembuskan nafas nya kasar .
" mau ngomong apa sebentar lagi aku harus berangkat?" ulang Alex smbil melihat jam tangannya yang selalu ia pakai itu .
" aku harus panggil kamu apa ? , karena selama ini aku selalu langsung bicara tanpa embel-embel apa pun" tanya Bulan langsung, dia tidak gugup sudah tapi mood nya tiba - tiba saja tidak baik .
" terserah kamu " Alex menjawab tapi jawaban nya bukan itu yang Bulan harap kan .
" memang kamu mau di panggil terserah" sewot Bulan kesal dengan sikap dan juga jawaban nya Alex
" bukan itu maksud nya , terserah kamu , senyaman nya saja " jelas Alex melihat Bulan berubah mood .
dia tersenyum tipis .
" sudah lah aku mau ke kamar " pamit Bulan berdiri
" gak mau antar suami kerja ?" jelas saja Alex menggoda Bulan Dengan ekspresi Bulan yang cemberut Alex semakin membuat nya cemberut .
Buan berhenti sebentar mendengar ucapan Alex kemudian dia berbalik arah agi langsung saja mengambil tangan kanan Alex dan mencium punggung tangan nya.
" hati - hati " ucap Bulan lanjut ke kamar
" ikhlas kah juga ?" teriak Alex karena Bulan sudah mulai menjauh .
Bulan tidak menggubris Alex dia hanya terus melangkah dengan kesal ,
__ADS_1
dia masuk ke kamar baring sebentar menenangkan hati nya yang kesal , setelah cukup tenang Bulan bangun langsung mengambil laptop nya untuk membuka beberapa email dan juga berkas yang di kirim oleh asisten nya dan juga clien nya .
Bulan menikmati dunia kerja nya dan tidak terasa sudah jam 10 .
" aku terlambat" ucap nya berdiri dari tempat duduk nya kemudian segera ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
Bulan solat Dhuha dua rakaat dengan khusyuk tidak lupa setelah solat zikir yang di akhiri dengan iringingan doa .
setelah melakukan Sunnah nya, Bulan keluar dari kamar untuk membersihkan rumah nya dan juga sekaligus untuk masak tengah hari .
Bulan menyapu dan mengepel serta Merapi kan semua barang - barang , ini lah kebiasaan nya dia bukan nya ia tidak ingin bekerja jika pagi hanya saja dia suk nya selalu bekerja sekaligus.
seperti di waktu tengah hari karena mau makan tengah hari jadi harus memasak maka nya membersihkan pun dia tengah hari , tapi selalu nya pagi jika ia tidak terlalu banyak kerjaan tapi jika waktu nya begitu mepet terkadang sore baru lah di membersihkan .
walaupun di rumah nya ada pembantu tetap saja Bulan tidak mau kamar nya di bersihkan oleh orang lain . sehingga kebiasaan nya itu terbawa ke sini .
hanya dua jam Bulan sudah menyelesaikan kerjaan nya , masakan nya pun sudah siap tinggalkan di sajikan saja nanti jika mau makan .
" Alhamdulillah selesai" Bulan tersenyum karena pekerjaan lancar dan semua nya beres .
ia segera melangkah kan kaki nya ke kamar dan mengganti pakaian nya sebelum itu dia membersih kan dulu tubuh nya karena keringat dia harus solat zhuhur nanti .
Bulan membaca Alquran sambil menunggu waktu solat beberapa lembar dia baca , suara Azan terdengar di telinga nya jadi dia berhenti membaca nya dan menutup kembali Al Qur'an nya .
setelah Adzan barulah dia melanjutkan solat zhuhur melakukan kewajiban nya sebagai muslim .
Bulan megecek telepon nya berpikir ada kabar dari Alex yang akan pulang tengah hari tapi seketika ia di ingat mareka bahkan belum bertukar nomor telepon.
" astagfirullah" Bulan hanya bisa geleng-geleng kepala memang agak sulit sih tapi lucu , itu lah yang ada dalam pikiran nya .
Bulan menunggu Alex 30 menit , dan tidak ada tanda-tanda orang yang di tunggu itu tiba .
Bulan memutuskan untuk makan sendiri jadi dia hanya mengambil piring satu dan juga dia hanya tidak sajikan makanan hanya piring nya saja yang di isi .
sedangkan di posisi Alex karena beberapa hari tidak masuk ke perusahaan membuat kewalahan menghadapi semua kerjaan nya yang menumpuk bahkan ia lupa untuk makan siang dan juga solat nya yang di tunda .
" astagfirullah, sudah jam 2 " ucap nya melihat jam tangannya menunjuk pukul dua
kemudian Alex memencet telpon kantor nya .
" Zi pesan kan saya makan siang " pesan nya pada asisten yang selalu siap siaga itu .
" baik bos " jawaban dari seberang telepon
Alex segera ke kamar mandi untuk ambil air wudhu dan melanjutkan dengan solat di dalam ruangan nya karena sudah terlambat gara - gara ia mendahulukan pekerjaan.
membuat Alex beristigfar .
setelah solat makanan nya pun sampai dan ia segera makan karena masih banyak pekerjaan nya yang menunggu nya .
-----------------@----------------@--------------------
waktu terus berjalan tidak terasa jam menunjukkan pukul lima sore ,sudah waktunya bagi para pekerja untuk pulang tapi Alex masih setia dengan komputer dan juga berkas berkas nya itu .
sampai malam pun Alex masih saja setia dengan kegiatan nya bahkan dia lupa jika ad yang menunggu nya di rumah .
Bulan menunggu Alex di meja makan setelah solat isya tadi dia pikir suaminya itu akan pulang karena siang tadi tidak ada kabarnya, tapi sekarang juga seperti nya lupa alamat.
' apa cuma aku yang terlalu berharap lebih ' batin Bulan dia tidak mau sedih lagi karena merasa di abaikan.
' mungkin karena pekerjaan nya banyak ' batin Bulan tidak mau berpikir buruk .
dan dia menutup masakan dengan tudung saji
kemudian ke ruang tamu untuk menghilangkan bosan dia menyalakan TV , mengganti tayangan TV dengan terus menerus karena bosan dia bahkan tidak tahu harus menonton apa , sehingga siaran nya berhenti di ceramah tentang agama .
Bulan menonton sambil menyandarkan kepalanya kebelakang hanya beberapa menit saja dia tertidur karena memang ini lah kebiasaan nya menonton TV pasti mengantuk . apa lagi mendengar ceramah dia selalu menjadi kan ceramah pengantar tidurnya.
jam 10 malam baru lah Alex pulang karena sudah tengah malam ia masuk tanpa membunyi kan bel rumah nya karena dia berpikir Bulan pasti sudah tidur .
sampai nya di ruang tamu melihat Bulan tertidur duduk, Alex tersenyum dan dia melihat kw arah meja makan masih ada makanan dan juga piring . yang artinya Bulan menunggu diri nya pulang.
Alex mencium kening Bulan kemudian membangun kan nya .
__ADS_1
" sayang .. bangun ..." ucap Aelx membangun kan Bulan
" hmm " Bulan langsung bangun karena posisi nya yang tidur duduk merasa jika dia tidur di kantor nya .
melihat sekeliling nya dia baru sadar ini rumah bukan kantor.
" dari tadi " ucap Bulan memejamkan kembali mata nya untuk mengumpulkan kesadaran nya .
" baru saja " jawab Alex dia terus menatap Bulan
" sudah makan ?" tanya Bulan kini ia sudah menstabilkan diri nya jadi dia berdiri.
" belum " Alex menggeleng kan kepala nya pelan
" sebentar, aku panas dulu makanan nya" ucap Bulan kemudian pergi dari sana menuju meja makan .
dan saat mau mengambil lauk yang mau di panasi Alex menahan tangan nya .
" sudah lah, kita makan ini saja " cegah Alex agar Bulan tidak bekerja lagi karena dia tahu Bulan juga lelah karena Alex tahu Bulan bekerja tapi dia belum mengetahui apa pekerjaan istri nya .
" kamu biasakan juga makan makanan dingin?" tanya Alex padahal ia tahu istri nya lebih suka makanan dingin dari ada panas beda lagi dengan dirinya yang tidak begitu suka tapi dia melakukan itu demi Bulan.
" hmm " Bulan hanya mengangguk mengiyakan.
mareka makan dengan tenang Alex pertama kali nya makan makanan dingin tapi dia menikmati nya karena melihat Bulan makan dengan selera yang tinggi .
Alex tersenyum melihat cara makan istri nya terkesan sembrono tapi tetap saja etika kesopanan nya kelihatan .
" kenapa?" tnya Bulan melihat Alex menatap nya seperti itu .
" tidak " Alex menggeleng kan kepala nya
" lanjut saja " perintah Alex ia pun melanjutkan makan nya .
selesai makan Alex segera ke kamar untuk membersihkan diri nya lebih dulu sedang kan Bulan tentu saja ia harus membersihkan dapur nya lebih dulu .
setelah semua selesai ia segera menyusul Alex ke kamar. Bulan melihat kamar mandi yang masih tertutup artinya Alex belum keluar dari sana .
Bulan ke kamar mandi di lur kamar untuk cuci muka dan juga brus gigi. kemudian dia kembali ke kamar nya dan di sana Alex sudah baring di tempat tidur sambil sibuk nya dengan handphone nya .
" kenapa lama ?" tanya Alex melihat Bulan baru datang .
" dari kamar mandi " jawab Bulan
Alex tidak menjawab Bulan duduk di kursi hias nya dan memakai krim malam nya .
Bulan langsung baring saja tanpa mengucap kan apa - apa karena melihat Alex aibuk dengan dunia nya sendiri .
Bulan baring membelakangi Alex , ia segera menutup mata tapi sebelum ia tertidur ad tangan yang memeluk nya dari belakang .
" dasar menyebalkan " gumam Bulan
" kamu mengatakan sesuatu?" tanya Alex karena merasa Bulan bergumam
" tidak " jawab Bulan
" hey ayoklah , aku sibuk karena beberapa hari tidak masuk kantor " pujik Alex karena dia tahu istri nya marah dengan nya .
" siapa yang tanya " ucap Bulan cuek
" sayang.... " panggil Alex berharap Bulan mau memaafkan nya .
Bulan tidak tergubris sehingga Alex membalikkan badannya Bulan dan menindih nya .
" aku akan menyelesaikan nya dengan cepat , oke . jangan marah " pintah Alex dia menatap mata Bulan dengan lembut.
" hmm , turun tapi aku mengantuk " balas Bulan memelas .
cup .. Alex bukan nya turun malah mendarat kecupan di bibir nya Bulan .
to be continue........
sampai jumpa di part selanjutnya, jangan lupa tinggalkan jejak yah readers tercinta 😜
__ADS_1