
Pagi baru telah di mulai , tapi hanya saja masih banyak penghuni bumi yang masih terlelap dalam tidur nyenyak nya . karena masih dini hari
begitu juga dengan sepasang suami istri yang baru saja menikah.
Alex mengerjap kan mata nya , dan perlahan sirus hitam itu pun terbuka sempurna .
Alex tersenyum dengan tampan pertanda ia bangun dengan perasaan bahagia . mengingat jika semalam ia baru saja membuat Bulan menjadi istri nya seutuhnya , membuat nya tersenyum bahagia.
di pelukan nya yang hangat tertidur seorang wanita yang begitu damai dalam tidur nya .
" sayang bangun " Alex membangun kan Bulan sambil mengusap kepala Bulan tidak lupa juga kecupan manis di kening istrinya.
cup .....
" heyy " panggil Alex lagi kali ini ia menggoyang kan sedikit badan istri nya itu .
" hmm " hanya deheman yang dia dengar , mata Bulan masih setia tertutup.
" ayo lah bangun , kita harus mandi dulu baru solat " pujuk Alex melihat Bulan tidaj tergubris dari tidur nya
" sebentar lagi , masih ngantuk" kata Bulan dan ia pun memperbaiki tidur nya dengan mencari tempat yang nyaman menurut nya .
" gak lama azan subuh lo " ingat Alex jika waktu solat sudah dekat bisa ketinggalan waktu mareka .
" mandi duluan saja , nanti aku di belakang" Bulan masih menutup mata nya , mata nya rasa berat untuk di buka .
" yah sudah , awas kalau tidur lagi " ancam Alex tentu saja hanya ancaman karena ia tidak mungkin menyakiti Bulan , istri nya
" hmm " jawab Bulan
Alex pun segera bangun dari tempat tidur nya kemudian menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri .
selesai dengan ritual mandi nya Alex keluar dengan handuk di tubuh nya .
saat keluar kamar mandi Bulan sudah duduk dengan mata yang masih mau terpejam.
" masih ngantuk?" tanya Alex , Bulan hanya mengangguk kan kepala nya sebagai jawaban.
" hoamm" Bulan menguap tapi tidak lupa menutup mulut nya .
Bulan langsung ke kamar mandi tapi pas dia berdiri ada yang aneh dengan tubuhnya .
" aaauuuhh " Bulan meringis pelan
" kenapa?" Alex menghampiri Bulan yang kelihatan susah berdiri.
" perih sedikit" ucap Bulan dengan muka nya yang sudah semerah tomat .
kemudian dia cepat melangkah kan kaki nya ke kamar mandi walaupun agak perih tapi ia bisa berjalan sendiri .
Alex tersenyum melihat tingkah Bulan , dia tidak menahan Bulan yang meninggal kan nya ke kamar mandi, karena Alex paham Bulan malu dengan diri nya .
kemudian dia memakai pakaian nya untuk siap - siap solat .
Bulan selesai mandi langsung keluar dengan kimono mandi nya .
__ADS_1
" mau solat di masjid" tawar Alex melihat Bulan keluar dari kamar mandi.
" hmm boleh " Bulan mengganggukkan kepala nya sambil tersenyum.
" yah sudah , buruan siap telat nanti" ucap Alex
Bulan hanya mengangguk kan kepala nya dan segera memakai pakaian nya tidak lupa juga dengan mukena nya langsung ia pakai saja .
" sudah " ucap Bulan saat dia sudah siap
" ayo berangkat" ajak Alex dan ia pun berjalan lebih dulu tidak lupa mengambil masker nya dan juga kunci mobil nya .
' kenapa aku tidak kepikiran soal masker waktu ajak dia pergi belanja ' batin Bulan melihat Alex memakai masker nya tanpa harus pakai kursi roda nya .
Bulan menepuk jidat nya sendiri karena lambat loading dengan ini semua .
" ada apa ?" tanya Alex melihat bahwa Bulan baru saja menepuk jidat nya sendiri.
" gak papa " Bulan menggeleng geleng kan kepala nya .
mareka pun melanjutkan langkah nya untuk segera ke masjid , karena sebentar lagi masuk waktu solat subuh jadi harus bergegas .
Masjid tidak jauh dari apartemen nya Alex jadi mareka tidak takut untuk terlambat karena jika azan pasti kedengaran, hanya saja harus sampai sebelum azan agar tidak terburu-buru nanti .
" kamu sering keluar pakai dengan ini ?" tanya Bulan smbil menunjuk penampilan Alex .
" sesekali, jika ada pertemuan klien" jawab Alex masih setia dengan kemudi nya .
" ohh " Bulan hanya ber o ria saja tanpa bertanya lagi .
beberapa menit saja dalam perjalanan mareka sampai , Alex keluar dari mobil di ikuti oleh Bulan dan mareka pun mengucap kan kata pamit , Bulan masuk lewat belakang sedangkan Alex lewat depan tempat dimana para pria berada begitu pula dengan Bulan , bergabung dengan jamaah wanita lain nya .
setelah solat mareka pulang dan langsung ke apartemen , tadi Alex menawarkan sarapan di luar tapi Bulan tidak mau karena ia tidak bawa jilbab nya hanya tudung solat saja yang ia pakai .
" mau sarapan apa ?" tanya Bulan sat mareka sudah sampai di dalam apartemen.
" yang cepat saji saja , aku ada meeting penting pagi ini " jawab Alex sambil melepas pakaian nya .
" oke " kata Bulan ,
Bulan hanya membuka mukena nya saja kemudian ke dapur untuk membuat sarapan untuk dirinya dan juga suami nya .
Bulan sibuk di dapur sedang kan Alex menyiapkan berkas berkas nya ,agar tidak ada yang ketinggalan nanti .
Setelah semua siap di hidangkan di meja makan , Bulan segera memanggil Alex untuk sarapan .
Alex keluar dengan setelan kerja nya , kemeja putih di padukan dengan jas hitam dan celana kain warnah hitam , Alex tidak memakai dasi karena ia tidk nyaman dengan dasi .
" pulang jam berapa? " tanya Bulan
" mungkin sore " jawab Alex masih dengan sarapan nya .
" jadi gak makan siang di rumah" Bulan bertanya karena takut nya ia tidak masak , Alex pulang untuk makan siang .
" nanti aku kabari kalau mau makan di rumah" ucap Alex .
__ADS_1
" oke "
mareka pun lanjut sarapan dengan hening , fokus dengan sarapan mareka masing masing.
setelah selesai sarapan karena masih ada waktu dan Rezi juga belum menjemput nya , Alex duduk di sofa ruang tamu nya smbil fokus ke telepon nya .
Bulan menghampiri Alex setelah kerja nya beres di dapur, dia duduk di samping Alex .
" aku mau mengatakan sesuatu" ucap Bulan dia sedikit gugup
" katakanlah" Alex menjawab dengan santai
" itu ... " Bulan bingung mau bilang seperti apa .
karena menyusun kata - kata nya sedikit susah .
" hmm ...." Alex menaikkan salah satu alis nya melihat ucapan Bulan tidak sampai.
" nama panggilan " satu kalimat itu yang keluar dari mulut Bulan .
" maksudnya?" Alex tidak mengerti dengan arah pembahasan Bulan .
" gini , ku bingung cara ngomongnya tapi maksud ku . nama panggilan itu , yah aku harus manggilnya kamu dengan sebutan apa " jelas Bulan
" iya kali aku manggil nya hey " sambung Bulan menyandarkan kepalanya.
Alex di buat gemws dengan tingkah Bulan.
" itu saja repot " Alex mengacak acak rambut nya Bulan .
" jangan di berantakin " larang Bulan sambil menahan tangan nya Alex .
" oke .. oke ... oke .." Alex terkekeh
" terserah kamu mau panggil apa " ucap Alex menatap Bulan dengan lembut .
" hmm" Bulan mangut mangut sambil berpikir .
Alex masih setia menunggu jawaban Bulan .
" aaaaahhh , gak tahu " frustasi Bulan , membuat Alex kaget dengan dia tiba - tiba berteriak.
" astagfirullah , jangan teriak juga kali sayang" Alex memanggil Bulan dengan sebutan sayang.
Bulan menaikkan sebelah alisnya mendengar penuturan Alex.
" gak salah sebut" Bulan bertanya dengan ekspresi yang sulit di artikan.
" memang salah panggil istri sendiri dengan sebutan sayang" jelas Alex .
" gak sih , tapi kan hanya saja aneh kuta baru menikah" ucap Bulan pelan .
pernikahan mareka baru beberapa hari yang lalu .
" tapi aku mencintaimu" bisik Alex di telinga Bulan .
__ADS_1
deg ... deg .... deg ....
to be continue ...........