Bulan Dan Pria Kursi Roda

Bulan Dan Pria Kursi Roda
Part 25 ` mama `


__ADS_3

Assalamualaikum , terimakasih untuk yang sudah setia menunggu, jngan lupa tinggalkan jejak yah πŸ™


.


.


.


.


Part 25 ` mama `


Saat Bulan membaca surat nya dari kalimat pertama saja membuatnya mulai meneteskan air matanya . walaupun dia tidak tahu apapun tentang situasinya tapi hatinya terasa begitu nyata sakitnya bagaikan ada batu yang menindisnya .


Isi surat …


β€˜Bulan , anak mama. Saat kamu melihat surat ini mungkin mama sudah tidak ada . ada beberapa hal yang belum bisa mama jelaskan sayang . tapi satu hal yang perlu kamu tahu semua ini adalah ujian dari yang kuasa . jangan membenci ayah mu nak .


Mama yang pengecut karena berharap cinta orang yang mencintai orang lain , tidak pernah ada pikiran terlintas di pikiran mama untuk merusak hubungan orang .


Sehingga kamu ada dalam hidup mama , mama sudah bisa melepas ayah mu tapi Allah tidak mengizinkan mama untuk terus bersama mu sayang .


Bulan … kamu tahu kenapa mama memberi mu nama Bulan , karena mama berharap suatu hari nanti kamu bisa menjadi seperti bulan yang ada di langit jika orang memandangnya membawa kedamaian di dalam hati .


Semoga kamu selalu Bahagia sayang .


dear mama Tiara


---------------------------------


β€œ mama Tiara β€œ gumam Bulan dengan air mata terus mengalir . tiba-tiba kepala nya berdenyut hebat


β€œ akhhh β€œ teriak Bulan terus memegang kepalanya . ada beberapa potongan ingatan tapi masih samar-samar yang dia lihat .


β€œ mama β€œ


β€œ jika aku besar nanti , aku akan jadi orang kuat . biar bisa melindungi mama β€œ


β€œ mama β€œ gumam Bulan , walaupu dia tidak dapat mengingatnya tapi kata itu terucap begitu saja . ucapan mama terekam dengan jelas di benak nya .

__ADS_1


β€œ ada apa ini ?” tanya Bulan meramas kertas nya , hati nya terasa begitu sakit seakan ada luka lama yang sudah tertutup tapi Kembali di buka membuat nya menahan perih .


Bulan menghapus air matanya , perhatian nya Kembali terahlikan ke foto-foto dimana ada banyak foto yang begitu kelihatan bahagia tapi anehnya dia hanya tahu dirinya dan juga ayahnya sedangkan ada beberapa orang yang dia tidak tahu dan hanya ada satu orang yang tahu jawabannya kenapa ini foto ada disini dan apa yang terjadi yaitu Alex .


β€˜tapi mana mungkin dia mau kasih tahu aku β€˜ batin Bulan . dia mencari sesuatu untuk baikan tapi jadi muberang untuk dirinya sendiri .


Bulan mengambil satu foto yang ada ayahnya , kemudian dia merapikan Kembali yang lainnya tapi saat dia sudah mau memasukkan Kembali ada sesuatu yang menghentikannya nya .


Ada selembar kertas yang dia lewatkan, entah kenapa ada di sini dia juga tidak tahu.


β€œ pemakaman muslim β€œ baca Bulan pada tulisan kertas yang tadi tidak ia lihat .melihat alamatnya kemudian dia simpan Kembali agar tidak ketahuan sudah menggeledah ruangan suaminya sendiri .


Bulan tidak sadar dengan Tindakan nya yang sekarang ini pasti ada konsekuensinya , karena yang ada dalam pikirannya sekarang adalah apa sebenarnya yang terjadi pada dirinya ? , apa yang di sembunyikan orang orang tuanya ?, kenapa mareka bersikap seperti itu padanya ?


Berbagai pertanyaan timbul dalam benak Bulan , dia akan berusaha menghadapi apapun itu , yang ada dalam pikirannya sekarang adalah . bagaimana dia bisa mendapat jawaban dari pertanyaan – pertanyaannya ?.


Bulan merapikan Kembali ruangan itu , setelah selesai dia menghembuskan nafasnya dengan kasar kemudian keluar dari sana . dia masuk ke kamarnya dan langsung siap-siap .


Setelah siap dia menelpon Alex untuk minta izin keluar , tapi tidak di angkat jadi dia hanya mengirim pesan . lama Bulan menunggu hingga dapat balasan singkat ,padat , dan jelas .


β€œ iya β€œ baca Bulan tersenyum miris .


β€œ dia bahkan tidak bertanya akum au kemana ?” omel Bulan


Tidak lupa mengunci pintu rumah sebelum berangkat , Bulan menyetir sendiri dan sekarang tujuannya adalah pemakaman yang alamatnya tertera di kertas tadi .


Hanya butuh beberapa menit akhirnya Bulan sampai di pemakaman tempat tujuannya . tidak ramai karena memang ini bukan waktu pengunjungan .


Dari arah belakang ada yang mengikuti Bulan , tapi Bulan tidak menyadarinya karena sekarang dia hanya focus pada tujuannya . tidak memerhatikan bagaimana kondisi sekelilingnya .


Saat Bulan sudah masuk di pemakaman , dia jalan-jalan mencari nama yang ada dalam surat tadi , dari isi surat dia dapat menyimpulkan jika orang yang mengatakan mama nya sudah meninggal , walaupun ada sesuatu yang tidak enak di hati nya tapi Bulan tidak dapat mengingatnya .


β€œ bagaimana caranya aku menemukan nya ? β€œ tanya Bulan pada dirinya melihat begitu banyak pemakaman orang-orang di sekitarnya .


β€œ ini juga belum pasti di sini ?” gumam Bulan lagi tapi dia terus menelusuri tempat itu .


walaupun kecil kemungkinannya dia tetap juga berjalan, tidak ada salah nya mencoba kan .


Bulan terus berjalan sambil membaca setiap nisan yang ada di pemakaman yang ia lihat , satu persatu Bulan lewati tidak terasa sudah berbaris-baris dia lewati belum ada nama yang di acari .

__ADS_1


Huff…..


β€œ apa bukan disini yah ?” tanya Bulan merasa putus asa tapi dia tetap melanjutkan langkahnya .


Sedangkan disisi lain , orang yang mengikuti Bulan hanya memerhatikannya di balik pohon yang tidak begitu jauh dari tempat Bulan berdiri .


Teleponnya bergetar , tanpa melihat siapa pemangginya ia langsung mengangkat panggilan itu .


β€œ hello bos β€œ sapanya saat sudah mengangkat panggilan


β€œ bagaimana ?” tanya orang di seberang telepon


β€œ Bu Bulan datang kepemakaman pak β€œ jawabnya


Membuat orang di seberang telepon kaget , membuatnya menebak dengan liar .


β€˜apakah kamu sudah ingat β€˜ batinya bertanya – bertanya .


Dia adalah Alex , menyuruh salah satu anak buah nya mengikuti Bulan karena penasaran kemana istrinya pergi selain kantor dan juga panti asuhannya .


Tadi ia mau bertanya tapi gengsi Alex lebih besar


makanya dia hanya mengutus orang .


β€œ sepertinya Bu Bulan mencari pemakaman sesorang pak β€œ ucap anak buahnya Alex lagi melihat Bulan dari jauh yang masih terus berjalan sambil melihat kanan kiri nya bahkan terkadang Bulan membaca dua kali batu nisan yang dia lihat .


β€œ terus awasi saja , jika ada masalah segera kabari saya β€œ perintah Alex tegas padahal hati nya begitu tidak tenang .


" jangan lengah , saya tidak mau ada kesalahan sedikit pun." sambung Alex .


β€œ baik pak β€œ balasnya , kemudian panggilan pun tertutup .


Saat ini Bulan belum menemukan apa yang di acari tapi dia terus melangkah tanpa mau menyerah ,


Setelah beberapa menit dia menemukan apa yang ia cari .


β€œ Tiara binti…..”gumam Bulan tidak melanjutkan ucapannya melainkan memegang dadanya yang terasa begitu sesak ia terduduk .


Saat melihat nisan itu , ada senyum seseorang yang menghantuinya , kasih sayang dan kehangatan yang selama ini dia tidak mendapatkannya , tapi sepertinya bukannya tidak mendapatkannya tapi Bulan telah melupakannya .

__ADS_1


β€œ ada apa sebenarnya ini ….. ma…. Mama ?” tanya Bulan dengan suara pelan , bayangan wanita yang tersenyum pada nya begitu membuat perasaannya menjadi damai tapi dengan bersamaan hatinya terasa begitu sakit ………………..


to be continue..,..........


__ADS_2