Bulan Dan Pria Kursi Roda

Bulan Dan Pria Kursi Roda
part 17 ' aneh '


__ADS_3

brakkk .....


" astagfirullah " ucap Bulan kaget , dia menoleh ke sumber dimana ia terkena kuah panas .


" hati- hati mbak " peringat Bulan , karena ini orang dia yang salah tidak minta maaf lagi dan juga dia adalah pekerja di sini bagaimana bisa begitu ceroboh.


' aku pertama kali melihat nya ' batin Bulan , dia tahu semua karyawan nya apa lagi yang bekerja di restoran dimana kantor nya berada pasti dia kenal semua walaupun hanya secuil yang tahu dia bos nya .


" maaf " permintaan maaf yang keluar dari pelayan batu itu tapi tatapan nya sulit di artikan.


" Bu gak papa ?" tanya salah satu pegawai pria yang kebetulan tadi lewat jadi dia menyaksikan juga kejadian tadi .


" gak papa , lanjut saja kerja nya " karena melihat Mareka jadi pusat perhatian pengunjung, Bulan jadi tidak enak .


tapi sebelum pegawai pria itu pergi ada seseorang yang bersembunyi di balik pintu memfoto Bulan dan pegawai nya , walaupun Bulan dan pegawai nya tadi tidak bersentuhan tapi di foto kelihatan begitu intim .


" sudah lah , gak papa . kalian lanjut saja kerja nya " kata Bulan dan mau segera pergi membersihkan pakaian nya.


" tolong Jangan adukan saya, saya butuh banget kerjaan ini " kini pegawai wanita itu berubah jadi dramatis.


Bulan heran dengan tingkah nya


' Bukan nya tadi ...' batin Bulan menaikkan alis nya sebelah.


" gak kok " jawab Bulan tersenyum. Dia bukan orang yang begitu jahat , walaupun ini bisa saja di sengaja tapi bisa jadi juga kecelakaan.


Bulan melangkah kan kaki nya melanjutkan tujuan nya sedangkan pegawai wanita tadi itu tersenyum puas melihat foto yang di kirim oleh nomor tidak di kenal , dan dia pun meneruskan ke nomor dengan nama 'bos' .


" kirim " gumam nya , tersenyum sumringah.


" Lala keruangan saya " ucap Bulan menggunakan telepon kantor yang ada di ruangan nya .


tidak lama kemudian Lala datang tidak lupa sebelum masuk ia mengetuk pintu dulu .


" ada apa Bu ?" tanya Lala


" ada pelayan baru kenapa tidak memberi tahu saya lebih dulu ?" Bulan langsung ke intinya .


" dia mengganti pegawai kita yang baru berhenti bu , saya belum sempat kasih tahu ibu " jawab Lala , karena memang baru sekarang Bulan masuk kantor, jadi Lala tidak memiliki kesempatan untuk memberikan informasi terbaru .


Dia hanya mengirim file - file saj yang menurut nya begitu penting saat Bulan bekerja di rumah karena memang ini adalah perintah Bulan .


" yah sudah . nama nya siapa ?" tanya Bulan lagi .


" Sisil Bu , dari kampung kata nya "


mendengar jawaban Lala , Bulan merasa aneh


" kenapa tidak di pastikan La ?" Bulan tidak suka mempekerjakan orang yang begitu misterius karena bisa saja ada sesuatu di belakang nya .


" karena yang memperkenalkan sama manager restoran, itu pegawai yang mau di ganti nama Sasa. dia bilang ini cuma sementara saja Bu , nanti jika sudah selesai urusan nya dia balik kerja lagi " jelas Lala .


" ohh yah sudah , kamu bisa kembali kerja " ujar Bulan .


" permisi Bu " pamit Lala


" hmm " Bulan berdehem mengangguk kepala tersenyum kecil , mempersilahkan Lala .


setelah Lala keluar, dia mengingat tentang yang terjadi , menurut nya kejadian ini aneh .


' ada apa yah , firasat ku mengatakan ada sesuatu yang aneh ' batin Bulan .


' aku jelas - jelas tadi berhenti, kenapa dia masih saja melanggar ku . dan dia tidak langsung minta maaf ' pikir Bulan merasa aneh saja dengan kejadian tadi bukan nya dia mau menuduh sembarangan tapi bagaimana pun juga itu cukup membuat nya curiga .


" astagfirullah," Bulan mengusap wajah nya .


Bulan mengontak antik komputer nya dia mencari sesuatu setelah menemukan nya dia kirim ke WA nya .


mengambil telepon genggam nya dan mencari nomor seseorang. dia mengirim data itu langsung ke inti nya tanpa basa basih.


" cari tahu secepatnya Jangan sampai ketahuan" peringat Bulan .


tanpa menunggu balasan nya Bulan melanjutkan pekerjaannya, dia harus pulang sebelum tengah hari, karena ia harus menyiapkan makanan untuk makan siang.


Bulan begitu fokus dengan kerjaan sehingga handphone nya berbunyi membuat nya kaget .


" astagfirullah Alazim" kaget Bulan .


melihat siapa yang menelepon Bulan tersenyum.


" hello , Assalamualaikum kak" Bulan menjawab panggilan suami nya .


" waalaikumsalam , dimana dek ?" tanya Alex i seberang telepon


" masih di kantor kak" jawab Bulan


" nanti aku jemput kita makan di luar saja " ujar Alex langsung ada tujuan nya


" oke , boleh . tidak masalah" Bulan mangut mangut setuju saja , lagian mareka jarang keluar sama - sama .


" nanti jam istirahat , tunggu di depan yah " perintah Alex.


" aku tutup dulu , masih ada kerja ni " kata Alex lagi .


" oke , hati - hati . Assalamualaikum kak " ucap Bulan

__ADS_1


" waalaikumsalam " mendengar Jawaban Alex baru lah Bulan menutup panggilan mareka .


setelah menutup telepon nya , Bulan melihat jam sudah menjukkan jam sebelas siang, waktu terasa begitu cepat berlalu .


Bulan melanjutkan kerja nya tidak begitu banyak kerja yang menumpuk karena dia beruntung punya asisten yang bis di andalkan.


detak jarum nya terus terdengar hingga menunjukkan pukul dua belas siang .


tit .... titt ... tittt ......


Bulan menutup komputer nya , lalu berdiri dari tempat duduk nya . sekarang tujuan nya adalah siap- siap untuk solat Zhuhur dulu .


sebelum itu dia mengirim pesan ke Alex .


📞 solat dulu baru berangkat yah kak📞 ketik Bulan kemudian mengirimkan ke nomor bertuliskan


" suami ku "


Bulan menunggu waktu solat sambil membuka Al Qur'an nya seperti biasa saat mendengar suara azan dia pasti akan menutup kembali Al-Qur'an nya .


setelah menjalankan kewajiban nya , Bulan keluar dari ruangan nya , saat di luar Lala sudah istirahat karena meja nya kosong .


Bulan melanjutkan langkah nya ke keluar , sesampai nya di luar dia tersenyum mempercepat langkahnya melihat mobil suaminya .


" cepat juga " ucap Bulan saat masuk .


" Assalamualaikum" sambung Bulan tertawa kecil karena hampir saja dia lupa beri salam .


" waalaikumsalam" jawab Alex dengan Rezi


" langsung saja ” kata Alex


Rezi pun mengemudi ke tujuan mareka , di dalam mobil hanya ada keheningan tidak ada yang berbicara .


" gimana kerjaan kamu ?" tanya Alex basa basih karena suana yang begitu agak sunyi membuat nya tidak nyaman.


" Alhamdulillah, sejauh ini oke lah kak " jawab Bulan seadanya saja , dia tidak merasa kesulitan dengan pekerjaan nya .


mareka hanya mengobrol ringan dan juga seputar pekerjaan saja , tidak terasa sudah sampai di restoran khas makanan barat .


" mau makan apa ?" tanya Alex


" samain aja kak " jawab Bulan , ia bingung mau makan apa , sebenarnya ini bukan selera nya tapi apa salah nya mencoba .


" oke " ucap Alex sambil membolak-balik kan menu yang di pegang nya .


sedangkan Bulan hanya memerhatikan saja setelah mareka pesan tidak lama mareka menunggu pesanan nya sudah datang.


" silahkan" ucap pelayan itu rama


Bulan geleng-geleng kepala dengan kekompakan mareka . begitu cuek dan tidak peduli dengan sekitar nya .


mareka pun mulai makan tapi saat Bulan mau makan dia mencium bau nanas di makanan nya.


" hmm .. hoek .." Bulan menutup mulut dan juga hidung nya .


" Kenapa dek ?" tanya Alex lembut


" ini ada Nanas nya yah " tanya Bulan menjauh kan makanan nya .


" hmm ," Alex berdehem mengangguk kan kepala nya .


" kenapa? kamu tidak makan nanas yah ?" tanya Alex


" aku alergi" jawab Bulan masih menutup hidung nya dan sekarang perut nya seperti di aduk - aduk .


Bulan tidak tahan seperti nya dia mau muntah, dia pun berlari ke toilet sampai nya di toilet Bulan langsung memuntahkan isi perutnya .


" astagfirullah, ini kok tambah arah " ucap Bulan , karena ini tidak biasa nya dia sampai muntah mencium bau nanas .


sedangkan Alex dan Rezi heran melihat Bulan , Alex ingin mengejar tapi tidak mungkin karena bisa jadi rahasia nya ke bongkar .


" bos .." panggil Rezi


" hmmm " Alex hanya berdehem karena dia khawatir dengan Bulan terlihat di wajah nya .


" tidak kah Menurut mu ini aneh ?" tanya Rezi dengan misterius


sedangkan Alex menaikkan alis , bisa nya Rezi mengucapkan kata - kata yang dia tidak paham di waktu waktu seperti ini , membuat Alex mengumpat nya dalam hati .


" kau yang aneh , di waktu seperti ini juga bicara sembarangan" kesal Alex . kemudian dia menghela nafas melihat Bulan kembali ke meja tapi Bulan sedikit pucat .


" kita kerumah sakit dek ?" ucap Alex khawatir den, Haag keadaan Bulan


" gak papa kak , ini tidak bahaya kok " jawab Bulan lemah tapi tentu saja dia masih tersenyum .


' kenapa bos tidak peka sekali ' batin Alex melihat interaksi bos nya dan juga istri nya membuat dia jengah sendiri .


" kamu yakin?" tanya Alex lagi .


" jangan khawatir, nanti baikan sendiri kok " Bulan mencoba menenangkan Alex , walaupun diri nya sendiri juga bingung, karena tidak biasa nya dia sampai muntah mencium bau nanas .


" pesan yang baru saja yah , jangan di makan yang itu " kata Alex


tapi Bulan menggeleng kan kepala nya tand di tidak mau

__ADS_1


" terus mau makan apa?" tanya Alex


" kalian makan saja dulu , aku mau makan mie ayam saja nanti yang ada di dekat simpang empat sana " tunjuk Bulan karena memang ada penjual mie ayam tapi itu hanya warung kecil .


" yah sudah kalau begitu , kita kesana saja " jawab Alex membuat Rezi kebingungan


' sejak kapan bos mau makan di tempat kayak begitu ' batin nya heran .


" makan saja dulu kak , sayang ini membazir" ucap Bulan , mareka bahkan baru makan beberapa suap


" boleh di bungkus dek , nanti di makan lagi " ucap Alex


" iya udah kalau begitu" ujar Bulan pasrah , setiap bicara dengan Alex , Bulan tidak pernah menang.


sedangkan Rezi dari tadi melihat bingung bos nya , apa benar bos nya mau bungkus karena tidak pernah dia melihat Alex memakan makanan dingin selama ini , Alex begitu tidak suka makanan dingin .


mareka membungkus makanan nya kemudian pergi ke tempat penjualan mie ayam .


" kalian tidak pesan ?" tanya Bulan karena mareka tidak pesan .


Rezi menggeleng kan kepala nya .


" kamu saja yang makan ,nanti kakak sambung makan di kantor" jawab Alex mengusap Kepala Bulan .


" oke " Bulan mengangguk dan dia pun makan , tidak lupa baca doa sebelum makan .


______@_________@___________@_______


setelah makan Alex mengantar Bulan lebih dulu ke kantor nya sebelum dia kembali ke kantor nya juga .


" nanti pulang kakak jemput, jangan nyetir sendiri" perintah Alex karena tadi dia sudah menyuruh Bulan pulang tapi sepertinya Bulan keras kepala nya kambuh . jadi dia tidak menurut maka nya Alex yang mengalah .


" kalau gitu , antar ke tempat Nabila dan Natasya saja kak , aku mau jenguk anak - anak , lama gak kesana " pinta Bulan antusias


" hmm baik lah " jawab Alex , setidaknya jika di sana Bulan tidak kecapean pikir Alex dalam hati .


" makasih" Bulan tersenyum sambil menyandarkan kepalanya di lengan Alex , Alex tersenyum melihat tingkah istri nya yang sedikit manja dengan dia , itu membuat nya merasa bahagia karena Bulan membutuhkan nya .


beberapa menit perjalanan mareka sampai di tempat tujuan .


" hati - hati yah , jika merasa belum baikan ke dokter saja " ucap Alex saat Bulan mau keluar dari mobil .


" baik bos " jawab Bulan becanda


Alex mengusap kepala Bulan .


" Assalamualaikum" Bulan mencium punggung tangan Alex


" Waalaikumsalam " jawab Alex tersenyum


Bulan melihat Rezi yang fokus ke depan dan


cup ..


Bulan mengecup pipi Alex sebelum dia keluar.


" dasar nakal " Alex tersenyum melihat tingkah Bulan


Melihat Bulan sudah masuk ke dalam rumah besar itu , yang berisi banyak anak - anak , baru lah Alex meninggalkan tempat itu dengan perasaan aman .


" bos bukan kah , nyonya sedikit aneh ?" tanya Rezi


" maksud kamu apa Rezi ?" tanya Alex dengan nada tidak bersahabat


" bukan itu maksud saya bos , kita tahu kalau nyonya alergi nanas tapi tidak pernah sampai muntah jika mencium bau nanas " terang Rezi tapi Alex masih saj belum mengerti maksud Rezi .


" lalu ..." ucap Alex


" tadi nyonya muntah , bukan kah itu pertanda" jelas Rezi tapi membuat Alex jengkel


" bicara yang jelas Rezi " kesal Alex karena dia merasa Rezi main teka teki dengan dia .


" saya rasa nyonya hamil bos " Rezi sedikit mengeras kan suara nya karena kesal dengan bos nya yang tidak peka .


citt ..........


to be continue ........


_


.


.


.


sampai jumpa di part selanjutnya, maaf yah lambat up soalnya ada beberapa kesibukan,


jangan lupa tinggalkan jejak yah readers tercinta. 🤩❤️


ba bayeee


Assalamualaikum 🙏


______________________

__ADS_1


__ADS_2