Bulan Dan Pria Kursi Roda

Bulan Dan Pria Kursi Roda
part 21` kebersamaan AL’Bu ‘


__ADS_3

.


.


.


.


.21` kebersamaan AL’Bu ‘.


.


.


Waktu terus berlalu , tidak terasa matahari pun sudah mulai menyembunyikan diri nya di gantikan dengan indah bulan pada malam hari , kini jam menunjukkan pukul 8 malam .


Saat ini Bulan berada dalam kamar nya , ada sesuatu yang mengganjal dalam pikiran nya tentang hal yang terjadi tadi siang .


‘kenapa dengan ku ‘ batin Bulan , ia teringat kata – kata Alex yang mengatakan . Kesehatan nya akan terganggu karena hal ini .


Tapi kini Bulan jadi semakin yakin ada sesuatu yang terjadi di masa lalu dan dia melupakan apa itu .


“ dek .. “


“ ahh iya “ kaget Bulan karena Alex memegang Pundak nya


“ kenapa melamun ?” tanya Alex duduk di hadapan Bulan .


“ hmm gak “ Bulan menggeleng kan kepala nya kemudian Kembali mengalihkan perhatian nya pada laptop nya .


“ gak apa nya , dari tadi di panggil – panggil gak noleh ? . ada apa ?” tanya Alex lagi . ia menutup laptop Bulan tanpa permisi .


“ kak jangan , aku belum save data nya “ tahan Bulan dia melebarkan mata nya pada Alex .


“ kalau ke hapus gimana “ ucap nya manja .


“ oke .. maaf , kamu sih di ajakan nogomong mala focus ke laptop doang “ ucap Alex membelah diri


“ tu kan aku lagi yang salah “ Bulan cemberut dengan penuturan Alex .


Kemudian ia segera mensave data nya baru lah ia matikan laptop nya , meyimpan nya Kembali di sisi lain nya . kemudian ia menatap Alex dengan malas .


“ ngomong lah sepuas nya !” perintah Bulan menatap Alex


“ macam gak ikhlas aja “ ujar Alex memeluk Bulan dari samping .


“ kata siapa ?” sewot Bulan


“ aku !” ucap Alex cepat , Bulan diam saja sehingga mareka di landa keheningan.


“kak “ panggil Bulan pelan


“ hmm “ jawab Alex , ia memerhatikan raut wajah Bulan yang juga menatap nya


“ aku penasaran dengan apa yang aku lupakan di masa lalu. “ jelas Bulan , ia tidak dapat membendung rasa penasaran nya lagi . dia sudah mencoba mengalihkan perhatian nya dengan bekerja tapi tetap saja tidak bisa , ia selalu kepikiran .


“ kita tidur saja , besok harus kerja kan “ Alex mengusap kepala Bulan dengan lembut , jelas saja sekarang ia mengubah topik pembicaraan .


“ kakak ubah topik” kesal Bulan memukul lengan Alex .


Hap … Alex menangkap tangan kecil Bulan , kemudian ia mengucup singkat . menatap Bulan dengan lembut mencurah kan apa isi hati nya . Alex selalu merasa beruntung memiliki Bulan walaupun ia selalu kelihatan cuek tapi tidak pernah ada dalam benak nya ingin berprilku seperti itu . Alex hanya ingin menjalani semua nya dengan normal tanpa ada paksaan .


“ jangan terlalu di paksakan , terkadang kenyataan lebih pahit mungkin lebih baik penasaran dari pada tahu kebenaran nya .” jelas Alex tapi Bulan bukan nya mengerti ia mala tambah bingung .


“ kak jangan main teka teki deh “ rengek Bulan .


“ aku serius sayang “ ucap Alex


“ sekarang tidur “ sambung Alex membawa Bulan untuk berbaring .


Bulan hanya menurut saja apa yang di lakukan oleh suaminya tapi beberapa menit mareka berbaring hanya ada keheningan dengan posisi Bulan yang terlentang sedangkan Alex memeluk nya dari arah samping dan mata Bulan tidak dapat ia tutup karena belum mengantuk .


“ kak ..” panggil Bulan masih setia menatap langit – langit kamar mareka .


“ hmm “ deheman Alex sebagai jawaban


“ tidur kah ?” pertanyaan konyol itu keluar dari mulut nya Bulan .


“ iya “ jawab Alex seadanya


“ terus kenapa nyahut?” tanya Bulan


“ memang ini kelebihan ku sayang “ ucap Alex mengeratkan pelukan nya .

__ADS_1


“ konyol “ Bulan tertawa dengan jawaban Alex .


“ kenapa ?” tanya Alex membuka mata nya menatap orang dalam pelukan nya yang belum tidur dari tadi . Bulan mengalihkan perhatiannya kea rah Ale kemudian dia menjawab


“ gak boleh tidur “ rengek nya manja , ia berbalik dan membalas pelukan Alex .


“ lalu ?” ucap Alex


“ nonton yok ?” ajak Bulan , padahal ia tidak biasa menonton karena pelarian nya selama ini adalah kerja dan kerja tidak ada yang lain .


“ yakin setelah itu bisa tidur ?” tanya Alex , Bulan mengangguk kan kepala nya dengan ragu


“ mungkin “ jawab nya pelan .Alex geleng kepala dengan tingkah istri nya tapi ia menurut saja dengan keinginan Bulan .


Cupp …


Alex mencium kening Bulan , di balas dengan senyuman oleh Bulan . Alex bangun lebih dulu kemudian di ikuti oleh Bulan . mareka beriringan ke ruang tamu .


“ mau makan sesuatu ?” tanya Alex karena biasa nya orang menonton itu makan pop corn


Bulan menggeleng pertanda tidak kemudian dia duduk di sofa dan mengambil remot control menekan tombol merah .


“ kakak suka nonton film apa ?” tanya Bulan menghadap Alex .


“ terserah kamu “ jawab Alex tersenyum


“ hmm oke “ kemudian Bulan meindahkan siaran nya , tapi belum ada juga yang cocok dengan mata nya hingga berhenti di kartun doraemon .


“ mau nonton ini ?” tanya Alex melihat ke arah televisi


“ iya “ jawab Bulan menganggukkan kepala nya .


Alex tidak bertanya lagi tapi dalam hati ia geleng – geleng kepala memang , ‘ emang selerah Wanita itu aneh ` batin Alex .


“ kenapa gak ambil cemilan aja ?” tanya Alex


“ gak lapar kak “ jawab Bulan kemudian ia membaringkan tubuh nya dengan paha Alex sebagai bantal nya . Alex mengusap – usap kepala Bulan itu membuat nya nyaman membuat mata nya jadi berat .


Alex tidak sadar jika orang yang dia kira menonton itu sudah tidur dari tadi saat dia memanggil tidak ada jawaban baru lah ia sadar .


“ kamu yang di nonton sama TV “ gumam Alex . Alex lalu mengangkat tubuh Bulan ke kamar agar bisa beristirahat dengan nyaman dan ia pun ikut tidur juga .


Terkadang pahit nya hidup membuat kita ingin melupakan nya tapi saat telah di lupakan kita akan berusaha ingin mengingat nya lagi , sama hal nya dengan Bulan .


Brakk ….


“ aahhhhh “ desah Bulan bangun dari tidur nya dengan nafas yang tidak beraturan .


“ mimpi lagi “ gumam Bulan .


“ astagfirullah ..” Bulan mengusap kasar wajah nya , ia menoleh melihat jam dinding kini jam menunjukkan pukul tiga dini hari .


ia memilih bangun dan mandi kemudian mengambil air wuduh untuk menenangkan hati nya ia solat tahajud lebih dulu . meminta petunjuk dari sang pencipta .


Setelah solat Bulan di keget kan dengan seseorang yang memeluk nya dari belakang .


“ kenapa gak bangunin aku sayang ?” ucap Alex dengan suara serak nya .


“ kan ini sudah bangun “ elak Bulan


“ tapi kamu sudah selesai solat nya “ ucap Alex mengangkat tubuh mungil Bulan ke pangkuannya .


“ maaf deh , kakak mandi dulu baru solat entar telat


loh “ ujar Bulan melepaskan tangan Alex yang melingkar di pinggang nya kemudian ia berdiri , di ikuti oleh Alex .


“ hmm oke . “ Alex sempat mengusap kepala Bulan kemudian ia ke kamar mandi , sedangkan Bulan memilih untuk ke dapur menyiap kan sarapan untuk Alex sedangkan ia memutuskan untuk puasa besok jadi sebelum solat subuh ia akan makan duluan .


Beberapa menit kemudian Alex selesai dengan ritual mandi nya kemudian ia menjalan kan sunnah nya dengan khusuk , setelah selesai baru lah ia menyusul istri nya ke dapur .


“ ada yang bisa di bantu “ ucap nya memeluk Bulan dari belakang


“ astagaa..” kaget Bulan terlonjak .


“ kak kalau datang itu buat bunyi , biar ada tanda nya“ ucap Bulan melepas tangan Alex tapi belum juga lepas Alex mala menguatkan pelukan nya .


“ kakak mau bantu ?” tawar Bulan dengan senyum semerik nya .


“ iya “ jawab Alex tanpa pikir Panjang . mendengar jawaban Alex Bulan tersenyum lebar sedangkan Alex menyritkan dahi nya .


Kemudian Bulan meletakkan spatula yang ia pegang beralih memegang tangan Alex melepas dari perut nya , menarik nya ke meja dan ia menduduk kan Alex di kursi .


“ bantu di sini saja kak , bantu lihat “ ujar Bulan tertawa kecil .

__ADS_1


“ heyy “ ucap Alex tidak terima


“ aku jago masak loh sayang , jangan khawatir . aku gak akan mengacaukan masakan kamu “ jelas Alex karena ia berfikir jika Bulan tidak yakin dia bisa masak .


“ aku tahu kak , tapi aku bisa selesaikan sendiri “ ucap Bulan menengkan Alex menuntut nya Kembali duduk . melihat reaksi Alex yang tidak enak di pandang ide Bulan tiba – tiba muncul .


“ gimana kalau kita bagi tugas , kakak menyapu aja aku selesaikan masakan nya . “ tawar Bulan ini memudah kan ia juga karena bisa menghemat waktu .


“ gak “ geleng Alex cepat .


“ aku yang sambung masak nya , kamu yang meyelesaikan yang lain “ putus Alex berdiri kemudian ia Kembali ke dapur . Bulan di buat bingung melihat Alex begitu panik di suruh menyapu .


Bulan mengikuti Langkah Alex dia merasa lucu .’pasti ada sesuatu ‘ batin Bulan menerka – nerka


“ kakak kenapa gak mau nyapu aja kan lebih mudah ? “ tanya Bulan menaikkan Alis nya sebelah .


“ gak suka aja “ jawab Alex cepat


“ tapi”


“ sudah sana entar telat lagi beres nya “ potong Alex , ia memutar badan Bulan dan mendorong nya dari arah belakang menuju di mana tempat sapu berada .


“ oke “ ucap Bulan kemudian dia mnyelesaikan kerja nya , mulai dari kamar sampai ke ruang tamu tidak lupa juga WC ia bersihkan sekalian , Bulan tidak butuh waktu lama karena rumah sering di bersihkan jadi tidak banyak debu nya .


Mareka menjalankan tugas masing – masing dengan lancar tentu saja Bulan selesai lebih dulu .


Sekarang ia sudah duduk di meja makan tadi saat ia mau membantu Alex , Alex menolak jadi dia hanya duduk manis saja .


“ mau makan sekarang ?” tanya Alex


“ iya kak , aku mau puasa “ jawab Bulan


“ kalau gitu , mari makan tuan putri ku “ ucap Alex bercanda sambil meletak kan makanan di atas meja .


“ masakan special untuk orang special “ ucap Alex .


Alex memasak banyak tapi tidak lupa dengan makanan kesukaan Bulan yaitu tumis kangkong dan juga ikan asin yang sudah di goreng .


“ sebanyak ini kak ?” tanya Bulan gak percaya .


“ hmm iya “ jawab Alex mengambil nasi untuk Bulan


“ makasih “ ucap Bulan tersenyum .


Mareka makan dengan diam , tidak ada yang berbicara karena tidak ada yang penting dan juga tidak baik untuk mengobrol di depan rezeki yang Allah bagi .


Tak terasa Matahari sudah menunjukkan sinar nya , para penduduk bumi mulai beraktivitas lagi .


“ kak aku ketemu clien nanti , jadi bisa kan ke kantor ni hari ?” tanya Bulan sambil tersenyum


Sementara waktu Alex tidak beraksi membuat Bulan berfikir negative jika saja ia tidak di izinkan bagaimana ia menghadapi clien nya .


" iya , tapi jangan cape – cape “ ucap Alex membuat Bulan melebarkan senyum nya


“ kakak sengaja yah “ ucap nya .


“ sudah kakak berangkat duluan yah “ pamit Alex , di luar sudah ada Rezi yang menjemputnya .


“ oke , hati – hati “ ucap Bulan seperti biasa ia mencium punggung tangan Alex dan Alex pasti akan mencium kening Bulan .


“ iya sayang “


" yakin ni , gak mu bareng aja " tanya Alex lagi


" kakak duluan aja janji temu nya masih lama " jelas Bulan sambil mendorong kursi roda nya Alex.


Alex masih dengan kursi roda nya saat keluar dari rumah , Bulan mendorong Alex sampai di pintu dan di sambut oleh Rezi ,


“ titip yah Rezi “ ucap Bulan basa basih .


“ sayang ..” suara Alex memperingati


“ hati – hati . “


“ Asaalamulaikum “ ucap Alex dan Rezi saat mareka mulai melangkah


“ Waalaikumsalam “ jawab Bulan tersenyum , saat Alex dan Rezi udah tidak terlihat Bulan segera menutup pintu dan mengunci nya .


to be continue.....


jangan lupa tinggalkan jejak yah readers 😜🤩🤗🙏


hari ini up nya butuh pengorbanan, karena kondisi hujan dari tengah hari jaringan hilang 😭😭 sudah memang jelek jaringan karena mendung terus hujan jadi tambah lemot😔

__ADS_1


__ADS_2