
kesalahpahaman ‘
Untuk beberapa saat Bulan tidak dapat mengendalikan diri nya , bagaiaman bisa ada foto seperti ini . itu lah yang saat ini ada dalam pikirannya .
Jika di lihat betul-betul foto itu hanya wajah nya saja yang terlihat jelas sedangkan laki-laki dalam foto itu tidak terlalu jelas tapi yang Bulan tahu itu adalah seragam pegawai restoran nya .
“ siapa yang kirim foto ini ?” tanya Bulan , ia masih setia memandang foto itu .
Sepertinya kejadian ini baru saja terjadi tapi Bulan melupakan itu kapan .
“ penting kah ?” tanya Alex Kembali , jelas saja dari wajah nya jika dia sedang tidak enak hati .
“ penting lah kak . orang ini mencoba memfitnah aku loh “ jawab Bulan
“ fitnah … aku sudah suruh orang cek itu jika itu di edit tapi itu asli . Asli Bulan “ ucap Alex dengan emosi. Hal ini membuatnya sulit mengendalikan diri nya . melihat foto orang yang dia cintai dekat dengan orang lain membuat nya begitu tidak percaya diri .
Bulan yang melihat Alex emosi ia sempat hampir tepancing juga tapi ini tidak akan selesai jika mareka berdua sama-sama emosi .
“ kak tunggu ..” ucap Bulan , melihat Alex berdiri dan langsung melangkah pergi . Bulan menyamakan langkahnya dengan Alex kemudian ia berucap
“ biar aku jelaskan dulu , kejadiannya nggak kayak yang kamu pikirkan “
“ lalu seperti apa ? seperti yang kamu pikirkan ?” balas Alex tajam .
“ sedikit pun kamu tidak percaya sama aku ?” tanya Bulan dengan pandangan yang sulit diartikan .
Alex berbalik tanpa menjawab Bulan , sedangkan Bulan masih setia berdiri di tempatnya . tidak terasa air mata nya mengalir .
‘begitu sulitkah kamu percaya padaku ?’ batin Bulan .
Tidak pernah terlintas di benak nya Bulan untuk menghianati pernikahan mareka tapi siapa yang begitu membencinya . sampai-samapai begitu tega melakukan hal ini pada nya .
Bulan menagis dalam diam , jika di pikir-pikir ini adalah air mata pertamanya dalam pernikahan nya yang sudah berjalan beberapa bulan ini .
‘aku hampir lupa cara menangis , tapi kenapa harus begini lagi , aku sempat berpikir untuk tidak menangis lagi tapi sepertinya itu mustahil ‘ batin Bulan
“ tidak , kau tidak boleh lemah Bulan “ ucap Bulan pada diri nya sendiri , ia segera menghapus air mata nya .
Walaupun Bulan mengatakan itu pada dirinya tapi dia tidak dapat membohongi dirinya jika ia benar-benar terluka dengan prilaku Alex , kenapa suaminya sendiri tidak percaya pada nya . begitu besarkah dosa nya sehingga dia di uji begini.
__ADS_1
Bulan Kembali ke dapur dengan buru , dia bingung harus apa sekarang . Bulan mengambil barang-barang secara acak . dia mengambil sayur kemudian mengambil pisau tapi seketika dia berhenti .
“aku sudah selesai masak “ gumam nya lemas . Bulan terduduk , badannya seakan tidak memiliki tulang begitu lemas rasanya dia menangis lagi .
“ hikss … “ Bulan terisak menundukkan kepala dengan tangan memeluk lututnya .
“ Ya Allah , apalagi kali ini “ ngeluhnya .
“ ayah sama ibu saja tidak pernah peduli sama aku , sekarang bertambah lagi ….” Gumam Bulan dengan suara yang tidak begitu jelas karena suaranya sudah mulai serak karena menangis .
Padahal dia pikir selama pernikahannya baik-baik saja maka dia akan berusaha melupakan masa lalunya yang begitu tidak ada bagus-bagusnya di kenang .
Bulan selalu memendam semuanya dan terkesan menghindar dari masa lalu karena ia takut semua berubah jadi dendam , tapi dengan kejadian seperti ini dia jadi berpikir siapa yang sudah dia singgung sehingga orang itu memiliki dendam padanya . jika bukan orang yang punya dendam maka siapa lagi yang memfitnah dia seperti ini .
“ kejadian itu sepertinya waktu itu …” gumam Bulan , mengingat hari di mana ada karyawan baru di restorannya .
‘tapi siapa yang foto ?’ batinnya bertanya .
Sedangkan di posisi Alex dia langsung membaringkan tubuhnya saat masuk ke dalam kamar .
“ apa sebenarnya yang terjadi ?” tanya Alex entah pada siapa karena tidak ada siapa-siapa di dalam kamar selain diri nya .
“ apa aku keterlaluan tadi ?” tanya Alex lagi , dia mengingat bagaimana terpuruknya Bulan tapi dia juga tidak dapat menyangkalnya jika ini
Alex keluar kamar , mencari Bulan menelusuri ruang tamu dan ke dapur . melihat Bulan yang terduduk tunduk . Alex tidak jadi mendekat dia mengerti dengan kpribadian Bulan yang tidak ingin terlihat lemah di hadapan orang-orang .
Bulan tidak sadar jika Alex melihatnya , dia terus menangis sampai matanya mulai membengkak tapi menurutnya itu bukan masalah , bukan kah normal jika orang menangis . mungkin dengan menangis beban pikiran terasa lebih ringan .
Waktu berlalu begitu saja , detik berganti menit dan menit berganti jam . hari pun sudah berganti , menghadapi sikap Alex yang cuek ,Bulan hanya bisa sabar walaupun begitu dia tetap menjalankan kewajiban nya .
Untungnya walaupun Alex tidak bicara banyak padanya tapi setiap diajak bicara dia menjawab walaupun hanya jawaban singkat dan seadanya saja . menurut Bulan itu sudah cukup karena masakannya pun masih di makan .
Hari ini Bulan tidak ke kantor lagi dia hanya menyuruh asisten nya untuk menangani semuanya . setelah Alex ke kantor Bulan Kembali ke kamar nya tapi saat belum membuka pintu dia tidak sengaja menoleh kea rah ruang kerja nya Alex .
Lama Bulan berpikir ia masih setia berdiri di tempat nya hingga dia melangkah dengan pelan untuk ke ruang kerja yang penuh misteri itu , menurutnya.
Kriettttt……
Bulan mendorong pintu dengan pelan , karena kurangnya cahaya yang masuk sehingga suasana sedikit gelap , Bulan menyalakan lampu . kemudian menelusuri tempat itu .
__ADS_1
“ pasti ada sesuatu di sini yang aku lewatkan “ gumam Bulan
“ jika aku menemukan sesuatu , aku bisa menyerangnya Kembali . ehehe “ ucap Bulan merasa lucu , Alex yang terus mengabaikannya bahkan tidak mau mendengar penjelasannya malah mengabaikannya membuat nya jengah dengan sikap kekanak-kanakan suaminya itu .
Masalah yang harus nya di diskusikan Bersama , Alex malas tidak mau . bukan kah masalah bisa di selesaikan jika kita sama-sama mau memperbaikinya dan ini bukan lah penghianat jadi masih bisa di perbaiki .
Bulan terus memperhatikan ruangan itu apa saja yang dia lewatkan waktu itu sehingga dia tidak dapat menemukan apapun . Bulan berjalan terus dengan tangan yang dia gesekkan di meja sehingga ada buka yang dia jatuh kan .
Braukkk ………
“ apa ini ?” tanya Bulan , dia menunduk memungut buku itu tapi saat dia menunduk tanpa sengaja Bulan melihat ke bawah meja dia menyadari sesuatu ada yang tidak biasa dengan meja ini .
Bulan meraba-raba dan kemudian dia menemukan jika ada laci di bawah meja kemudian dia menariknya dan benar saja tebuka .
Saat Bulan melihat isinya dia tercengang dengan apa yang dia lihat , banyaknya foto-foto yang membuat jantungnya berdetak tidak stabil .
“ apa maksudnya ini ?” tanya Bulan tidak percaya , dia bagai orang linglung terus melihat satu persatu foto itu dengan perasaan campur aduk .
Dan saat semua foto itu sudah dia keluar kan , ada surat di dalam amplop.
“ untuk Bulan Anakku” gumam Bulan .
“ ini dari siapa ?”
“ kenapa dia mengatakan aku anaknya “
Bulan membuka amplop itu dengan mata sudah berembun dari tadi , dia juga bingung kenapa hati nya terasa sakit melihat foto-foto itu dan juga ada gambar Ayah nya disana tapi ibunya tidak ada disana itu lah yang membuatnya bingung .
Bulan membuka Amplopnya dengan perlahan dan saat melihat surat nya dia mulai membaca nya , air mata Bulan mengalir sendiri , dan ada beberapa ingatan samar yang dia lihat . membuatnya sakit kepala .
“ akhhh …” teriak Bulan memegang kepala , rasa sakitnya begitu menyakitkan . saat sudah mendingan dia rasa barulah Bulan melanjutkan membaca isi nya .
“ mama “ gumam Bulan menangis .
“ ada apa ini ?” tanya Bulan meremas kertas itu ….
To be continue ………………
Assalamualaikum , maaf yah readers karena lama baru up , karena ada beberapa kendala . tapi mulai hari ini di usahakan up tiga kali seminggu. dan tergantung dri waktu jika cukup up dua part sekali
__ADS_1
Semoga ide nya ndak hilang yah soalnya belakangan ini idenya hilang karena banyaknya kegiatan .
jangan lupa tinggalkan jejak yah readers 😜🤩🤗🙏