Bulan Dan Pria Kursi Roda

Bulan Dan Pria Kursi Roda
22' pria misterius '


__ADS_3

.jangan lupa yang belum like , sebelum lanjut di like dulu yah readers πŸ˜œπŸ€©πŸ€—πŸ™


.


.


.


part 22 ..........!


Bulan saat ini masih berada di rumah , dia belum ke kantor nya karena menurut nya jam ketemu nya dengan kliennya masih lama waktu nya . hanya saja sekarang ia di landa bosan , tidak tahu apa yang harus dia lakukan tadi nya dia menikmati waktu senggang nya hanya saja beberapa kali memindahkan channel TV tidak menghilangkan bosan nya.


Bulan akhirnya berdiri dan kini tujuan nya adalah ruang kerja suami nya , sedikit ragu sebelum ia melangkah tapi dengan langkah pelan ia terus berjalan.


kriettt .....


pintu di buka dengan pelan , jantung Bulan serasa mau copot dari tempat nya . ' ini nggak dosa kan ' batin nya dengan gugup .


' aku hanya mencari kebenaran saja' batin nya lagi meyakinkan diri nya .


hufff .... Bulan menghembus kan nafas nya dengan panjang. kemudian ia berbalik


"ini sama saja dengan nyolong " gumam Bulan menutup pintu tapi tangan nya masih di di gagang pintu , Bulan berbalik lagi mau membuka kembali pintu itu tapi di hati nya banyak keraguan.


" astagfirullah" ucap Bulan menetralkan jantung nya.


" aku hanya mencari kebenaran " ucap Bulan meyakinkan padahal kenyataannya dia Tambah gugup


" ahhh ... tidak ... tidak ... tidak .... kau harus yakin Bulan , hanya melihat - lihat saja , itu bukan masalah " ucap Bulan pada diri nya sendiri.


kemudian dengan jantung yang berdengup kencang Bulan memberanikan diri untuk membuka pintu , masuk dengan langkah pelan .


saat sudah sampai di meja kerja Alex dia jadi ragu lagi .


" maaf yah Allah , dan maafin aku kak " ucap Bulan merasa bersalah, bagaimana pun juga ini adalah pribadi nya suami nya .


Bulan sudah membulatkan tekad nya untuk mencari sesuatu. dia yakin ada yang Alex sembunyikan di sini .


" aku harus tahu apa yang terjadi, agar mimpi itu tidak datang lagi " ucap nya merasa bersalah pada Alex , ini memang keputusan yang terburu-buru hanya saja ini adalah kesempatan nya .


Bulan Mulai menggelada dari meja hingga laci - laci dan juga rak rak buku , tidak lupa ia menempatkan ny a kembali di tempat semula sebelum ia mengangkat barang - barang yang ada Bulan memerhatikan betul - betul bagaimana letak nya , agar ia tidak ketahuan masuk di sini .


Lama Bulan mencari tapi dia tidak menemukan apa pun , ' kenapa gak ada ' batin Bulan


" aku yakin pasti ada sesuatu " gumam nya lagi .


Bulan menelusuri setiap sudut ruangan itu .


' apa ada ruangan rahasia , kayak di film - film gitu ' batin Bulan lagi bertanya - tanya.


" astagfirullah, apa yang aku pikirkan " Bulan mengusap wajah nya dengan pikiran nya .


kemudian dia mencoba mencari lagi tapi tetap saja hasil nya nihil , dia tidak menemukan apa pun bahkan foto yang sebelumnya ia tidak jumpa juga .


Akhirnya Bulan menyerah , dan dia melihat ke jam tangan nya waktu sudah menunjukkan jam sembilan pagi . Bulan memutuskan untuk keluar.


" begini lah kalau orang keras kepala di kasih tahu " gumam Bulan mengatai diri nya sendiri.


sebelum keluar Bulan melihat lihat lagi berharap yang ia cari menampakkan diri agar dia bisa tahu tapi tidak ada keajaiban dalam ruangan itu .


hufff .... Bulan menghembus nafas nya dengan kasar kemudian dia berbalik dan menuju pintu.


Bulan menutup kembali pintu itu dia memastikan semua nya sama baru lah ia kembali ke kamar nya untuk besiap .


Bulan membersihkan diri nya karena habis keringat tadi setelah selesai Bulan memakai baju formal nya. sebelum jalan ia tidak lupa mengirimkan Alex pesan bahwa dia berangkat sudah .


Bulan mengendarai mobil nya dengan sendiri, ia masih terus ke pikiran tentang foto itu dan apa hubungannya dengan dua orang yang tidak ia kenal .


tidak terasa beberapa menit perjalanan akhir nya Bulan sampai di restoran milik nya sekaligus kantor nya berada .


saat Bulan masuk ia berpapasan dengan adik nya Tari .

__ADS_1


" Tari ... " gumam Bulan sedangkan Tari refleks kaget kelihatan dari reaksi yang membola kan mata nya melihat Bulan .


" kak Bulan ?" ucap nya kaget .


" kamu ngapain disini? dan dengan siapa?" tanya Bulan beruntun. karena ini adalah waktu sekolah.


" a.. aku .... " ucap Tari gugup


" kamu gak kesekolah?" tanya Bulan lagi , melihat reaksi adik nya Bulan jadi curiga .


" itu .. , anu ..." Tari jadi tambah gelalapan .


" bicara yang jelas Tari " ucap Bulan mulai kesal .


" kak duduk dulu aja , kita sudah lama gak ngobrol" ucap Tari menarik tangan Bulan ke meja dekat jendela , Bulan hanya mengikuti langkah Tari saja .


" sekarang katakan " ucap Bulan saat mareka sudah duduk .


" kakak gak mau pesan dulu ?" tanya Tari basa basih


" nggak" ucap Bulan menggeleng kan kepala nya.


" sebenarnya hari ini aku gak masuk sekolah kak " ucap Tari dengan suara pelan


" kenapa?" tanya Bulan menaikkan salah satu alis nya . ini pertama kali nya ia mendengar Tari tidak kesekolah padahal ia sehat sehat saja .


" ayah sama ibu keluar kota dan sudah tiga hari gak kasih kabar " balas Tari cemberut


" bukan nya sudah biasa yah?" tanya Bulan heran , tidak heran lagi jika orang tua nya jarang kasih kabar . karena Bulan saja yang selama ini sudah lama meninggal kan rumah mareka tidak pernah menyempatkan diri untuk bertemu dengan Bulan .


" dulu beda kak , dulu kan masih ada kak Bulan di rumah sekarang aku sendiri" jelas Tari .


" iya tapi tetap aja kamu gak boleh bolos gini " ujar Bulan geleng-geleng kepala melihat Tari yang sudah besar tapi masih manja .


" gimana kalau sementara aku tinggal bareng kakak aja ?" tawar Tari , Bulan kaget dengan penuturan Tari . bukan nya Bulan tidak mau tapi jika ia mengizinkan itu jadi masalah sebab penyamaran Alex akan terbongkar nanti walaupun Tari adalah adik nya hanya saja tidak menutup kemungkinan Tari akan keceplosan dengan tingkah nya yang seperti anak - anak .


" gak boleh yah kak " ucap Tari karena tidak mendapat respon dari Bulan .


" yah udah deh kalau gitu . aku pulang dulu lah kak , kalau kakak ada waktu pulang lah sekali kali " ucap Tari .


" iya , hati - hati di jalan . jangan suka bolos sekolah" peringat Bulan pada Tari .


" oke bos " jawab Tari tertawa .


" Assalamualaikum" pamit Tari ia menyempatkan diri mencium punggung tangan Bulan .


" Waalaikumsalam" ucap Bulan , saat sudah mendengar jawaban Bulan Tari berbalik saat dia berbalik Tari tersenyum dingin tapi hanya sebentar saja sehingga tidak ada yang menyadari nya .


Bulan melihat punggung Adik nya keluar dari restoran nya hanya geleng geleng kepala saja , kemudian dia meninggalkan meja itu masuk ke dalam .


" Assalamualaikum, gimana La ?" ucap Bulan saat sudah sampai di meja Lala .


" Waalaikumsalam, ibu sudah datang . meeting nya jam 11 Bu , sebentar lagi " jawab Lala .


" kalau gitu saya masuk dulu yah " pamit Bulan


" baik lah bu " jawab Lala


kemudian Bulan melangkah kan kaki nya ke ruangan nya .


Bulan melihat - lihat berkas berkas yang ada di meja nya , ia menandatangani yang perlu ia tanda tangani .


kerja nya tidak begitu banyak walaupun jarang masuk karena Lala mengerjakan semua untuk nya .


Bulan begitu fokus dengan dokumen nya hingga tidak sadar dengan jam yang sudah menunjukkan jam 11 siang .


tok ... tokk ... tokkk .......


suara ketukan pintu mengalihkan perhatian Bulan


" masuk " perintah nya

__ADS_1


" ada apa La ?" tanya Bulan melihat yang dtang adalah asisten nya .


" di luar sudah ada utusan dari perusahaan purnama bu " ucap Lala .


" ohh oke , tunggu sebentar yah " ucap Bulan


" ada apa lagi ?" tanya Bulan melihat Lala dengan tidak biasa nya .


" bu tahu dengan orang itu?" tanya Lala , Bulan menggeleng kan kepala nya sebagai jawaban


" seperti nya itu di luar adalah pemilik nya bu " ucap Lala .


" terus ?" tanya Bulan bingung


" ibu gak dengar romur yang beredar " Lala bertanya kembali , di balas geleng kepala oleh Bulan .


" bu katanya ni yah , orang itu bukan manusia dari sikap nya dan juga dia sangat misterius gak ada yang tahu siapa dia sebenarnya, biasa nya dia selalu mengutus asisten nya saja tapi gak tahu kenapa kali ini dia datang sendiri ." jelas Lala sambil bergidik ngeri .


" sejak kapan kamu percaya dengan romur ?" tanya Bulan menatap Lala


Lala yang di tatap seperti itu jadi gelagapan,


" eheheheh, maaf bu . kalau gitu saya permisi dulu " Lala kemudian langsung pergi tanpa menunggu jawaban Bulan .


" anak satu itu " ucap Bulan geleng-geleng kepala.


kemudian dia juga ikut keluar untuk ketemu sama klien nya .


Bulan langsung menuju ke arah meja di mana klien nya berada yang di ikuti oleh Lala .


" Assalamualaikum , maaf lama " ucap Bulan saat sudah sampai .


hanya di balas anggukkan kepala oleh Lawan bicara nya .


" langsung saja , saya akan mengadakan ulang tahun perusahaan saya . dan saya mau yang menyediakan catering nya itu resto ini . bisa kan ? " ucap pria itu .


Bulan tidak berani menatap nya , pria dengan topeng yang menutupi sebagian wajah nya membuat kesan misterius pada nya tapi saat ini Bulan merasa akrab dengan aura dan juga suara nya .


" astagfirullah" gumam Bulan menghilangkan pikiran nya yang berkelana .


" bisa pak , kapan acara nya akan di adakan?" tanya Bulan .


mareka hanya berbicara seputar pekerjaan saja , hingga dapat deal nya .


tapi saat Bulan ingin pamit ia di tahan dengan pertanyaan yang membuat nya bingung


" kamu sudah menikah?" tanya pria itu , Bulan menyeritkan dahi nya bingung.


" maaf itu pribadi saya " ucap Bulan


" saya bertanya karena saya merasa tertarik sama kamu . tapi , tentu saja saya tidak ingin jika istri orang" ucap pria itu lagi tanpa rasa malu .


" iya saya sudah menikah , dan juga jangan terlalu jauh , kita hanya sebatas kerja sama " ucap Bulan dengan kesal .


" saya permisi , Assalamualaikum " pamit Bulan melangkah pergi tanpa menunggu jawaban dari lawan nya karena dia kesal ,


' kenapa bisa ada orang gila seperti dia di dunia ini ' batin Bulan kesal .


" La kamu urus saja dengan dia " perintah Bulan , melanjutkan langkah nya ke ruangan nya .


to be continue ........


sampai sini dulu yah guys , terimakasih atas kunjungan nya dan juga dukungan nya .


author berharap terus dapat dukungan kalian yah πŸ˜…πŸ€—πŸ˜˜πŸ€—πŸ™


Assalamualaikum sampai jumpa di part selanjutnya.


* like πŸ‘


*vote πŸ€—

__ADS_1


* hadiah πŸ’


__ADS_2