
" kx Arion hiks kx arrooon" teriak Aqiya yang mulai menangis lagi memanggil manggil nama Kaka nya.
tiba tiba saja di tempa Aqiya menjadi terang,
"SURPRISE " teriak semua orang yang ada di ruangan itu padanya, disitu ada Kaka nya, ayah nya, dan Arga juga, serta calon ayah mertuanya, dan semua kawan kawan kaka nya, dan banyak orang yang tidak di kenal aqiya.
" happy anniversary sayang" kata Arga lembut menatap Aqiya.
Aqiya diam tidak menjawab ia menatap arga dingin dan semua orang terdekat nya.
" ini tidak lucu, kalian semua keterlaluan!!!" teriak Aqiya marah, dan mengejutkan semua orang yang ada di ruangan ini.
"maap kan aku Aqiya, aku tidak bermaksud membuat mu takut" kata Arga merasa bersalah pada aqiya.
arron dan ayah nya juga meminta maap cepat pada aqiya, karna melihat Aqiya, yang marah besar.
" kalian!!! aku membenci kalian uhk " Aqiya memegangi kepalanya, arron, Arga, dan ferindra sadar, Aqiya tidak boleh depresi seperti ini, itu akan membuat dia kesakitan dan penyakitnya kambuh.
ferindra memeluk putri kecil nya erat.
" mana yang sakit, ayo kita ke rumah sakit, maap kan ayah." kata ferindra panik.
" kalian kena hahahah" tawa Aqiya seketika meledak melihat mereka semua berwajah tegang, dan ia merasa puas sudah membalas perbuatan mereka semua.
mereka semua terdiam, dan tertawa melihat Aqiya mengerjai mereka. Aqiya memeluk ayah nya gemas, setelah itu memeluk arron lalu terakhir memeluk Arga erat.
" jangan lakukan hal itu lagi! aku takut" kata aqiya jujur pada Arga, Arga mengangguk mantap, dan mencium dahi clarisa mesra, mereka di beri tepukan tangan oleh undangan yang datang pada hari peringatan pertunangan mereka.
__ADS_1
arka sebenarnya sudah merencanakan ini semua, beserta calon ayah mertuanya, dan calon Kaka iparnya beberapa Minggu ini, sehingga membuat mereka sibuk, dan membuat surprise untuk Aqiya.
Aqiya malu, ia hanya memakai pakaian biasa dan belum berdandan sama sekali, dan rambut yang sudah kusut serta wajah yang sudah tidak terdefinisi kan lagi, ia menyembunyikan wajah nya di dada bidang Arga.
Arga mengerti Aqiya malu karena keadaan Anya yang berantakan seperti itu, hingga ia membawa aqiya ke ruangan ganti, untuk mengganti pakaiannya
Sedangkan Laras menatap adegan haru tadi dengan mata yang berbinar, ia tidak tau bahwa arron yang berwajah dingin, akan menjadi ciut di Depan adiknya sendiri, ia tertawa senang melihat wajah arron tadi.
Kapan kapan lagi ia bisa melihat wajah, arron yang seperti itu, ia tersenyum sendiri hingga tidak sadar, bahwa sedari tadi arron memperhatikan Kanya.
" Kenapa kau cumi kering, begitu senang, dan senyum senyum tidak jelas, seperti orang gila saja" kata arron berbisik pada laras, Laras terkejut dan melihat kesamping ternyata, kodok ijo ini pikirnya.
" Ku lihat ekspresi mu tadi, saat di marahi adik mu, kau tau seperti orang yang hidup segan mati pun tak mampu, seperti itulah kondisi mu, dan aku sangat senang melihatnya hahah" kata Laras puas mengejek arron.
"Aku seperti itu hanya untuk orang yang sangat berharga untuk ku" kata arron serius.
" termasuk kau" kata arron pelan
Laras terkejut dan tidak percaya apa yang baru saja dikatakan arron padanya, apa ia salah dengar pikirnya.
" Apa kau bilang?" Tanya Laras penasaran dengan yang di dengar nya tadi.
" Kau salah dengar" kata arron malas, dan tersenyum sekilas melihat laras, menjadi cemberut dan menginjak kaki nya.
Pertengkaran kecil mereka berakhir, saat Aqiya dan Arga, turun dari tangga, sambil bergandengan tangan, Aqiya sangat cantik, serta Arga yang tampan Pasangan ini menjadi pusat perhatian semua tamu undangan yang datang.
Mereka menghabiskan pesta itu dengan kegembiraan, Aqiya mencium Arga mesra, di depan tamu undangan, dan berdansa.
__ADS_1
Setelah itu mereka mulai pada sesi foto keluarga, arron di ejek karna tidak mempunyai pasangan di sini, ia kesal karena dari tadi bahan pembicaraan adiknya dan ayah nya selalu mengarah pada dirinya yang jomblo.
Ia menarik Laras, dan akhirnya foto keluarga itu di ulang dengan Laras, yang berada di tengah tengah keluarga besar itu, ia bahkan berwajah heran di foto itu, sedangkan arron dan semua keluarga nya, tersenyum cerah di foto itu. Karena kebahagiaan yang mereka dapatkan sudah lebih dari cukup.
.
.
.
.
(TAMAT).
.
.
.
.
trimakasih sudah membaca cerita ini, maap kalau author up date nya lama, karena lagi ada urusan yang mendadak, Poko nya trimakasih pada semua yang sudah membaca novel *bunga teratai* ini. semoga kalian selalu bahagia.
oh ya saya juga membuat novel " istri muda tentara tampan" siapa tau ada yang berminat, novel nya juga sudah tamat hehhe, author jadi promo disini.
*ingat setelah hujan akan ada pelangi, begitu juga kehidupan setelah ada beribu ribu masalah, ingat Tuhan akan memberikan kita yang terbaik pada pilihannya*
__ADS_1
hehe maap author jadi Bader eh salah bafer wkwkw, hehehe sekali kali Gx papa juga ya heheh. sekali lagi trimakasih.