
setelah bersenang-senang selama 2 hari, kini tiba saat nya Arga dan Aqiya di bandara menunggu keberangkatan Aqiya yg kembali ke Indonesia.
dari awal mereka memasuki bandara, sampai keruang tunggu keberangkatan, Arga masih saja tidak melepaskan tangan Aqiya barang sedetik pun, Arga bahkan memeluk nya sekarang di depan banyak orang.
" kx Arga Aqiya malu dipeluk kx arga"
" jadi Aqiya tidak mau kx Arga peluk" kata Arga sedikit tidak suka dengan perkataan Aqiya barusan, tapi tidak mau melepaskan pelukan pada Aqiya.
" Bu bukan begitu, Aqiya suka tapi Aqiya malu dilihat banyak Orang disini"
" biarkan saja mereka" Arga malah makin memeluk Aqiya erat, seakan tidak rela melepaskan Aqiya pergi.
" jangan pergi Aqiya tinggal saja disini jangan pulang" bisik Arga sedih.
" jangan mulai kx arga, kx Arga lupa perjanjian kemarin." kata Aqiya sedih
" maapkan aku, tapi aku memang tidak bisa jauh dari mu."
Arga membenamkan wajah nya pada bahu aqiya, dan memeluk nya erat.
" jangan bigitu kx arga hiks Aqiya sedih juga hiks, karna jauh dari kx Arga, karna kalau kx Arga memaksa, Aqiya tidak mau pergi lagi dan tinggal di sisi kx Arga"
tak terasa air mata Aqiya sudah menetes,
" baik. maap kan aku, aku tidak akan menahan mu. disana jangan melirik laki laki lain dan kalau ku aku melihatmu selingkuh dengan laki2 lain akan ku patahkan kaki, tangan laki2 itu. dan mayat nya ku jual ke penggorengan ikan" kata Arga sadis.
Aqiya tertawa sambil menangis mendengar perkataan Arga.
" baik Aqiya janji tidak selingkuh dengan siapapun selamanya, kx Arga juga jangan selingkuh dengan wanita disini disaat aku tidak ada. kalau tidak kx Arga dan wanita akan kubuat jadi telanjang mengelilingi kota ini, dan ku buang ke pertenakan ayam." Aqiya membalas perkataan Arga.
mereka tertawa karna mendengar perkataan mereka yang sangat posesif. dan sadis juga. tidak lama terdengar suara untuk segera menaiki pesawat.
Arga memeluk Aqiya erat dan mencium Aqiya sekilas. Aqiya pamitan dan berlalu menuju pesawat, Arga melihat Aqiya sampai bayangan nya mengecil dan menghilang
__ADS_1
" sampai jumpa lagi Aqiya, pacar ku yang manja" kata Arga bergumam.
sekian lama dalam pesawat akhirnya Aqiya sampai. ia masih menuggu seseorang untuk menjemput nya, ia berharap Kaka nya yg datang menjemputnya, tapi harapannya tidak terkabul karna yg datang supir keluarga nya.
Aqiya bertekad dalam hati ia harus memperbaiki hubungannya dengan keluarga nya, dimulai dari sini.
berapa menit dalam perjalanan Aqiya sampai ke rumah megah dan besar itu, sudah 10 tahun dia tidak melihat rumah ini, ada peraan rindu. seluruh pelayan membungkuk pada Aqiya. karna kedatangan nona muda mereka yg sudah 10 tahun pergi.
Aqiya menyapa pelayan itu ramah, ia bertanya pada pelayan itu, dimana Kaka nya dan ayah nya sekarang. pelayan itu menjawab Kaka nya belum pulang dari kampus, dan ayah nya masi berada di luar kota.
Aqiya hanya mengangguk dan pergi ke kamar nya untuk istirahat, karna lelah sekali didalam pesawat, ia menelpon Arga mengatakan dia sudah sampai di rumah dengan selamat. setelah itu ia tertidur dengan pulas.
ia terbangun dan melihat jam ternyata sudah sore, ia mandi dan berjalan keluar kamar nya. ia duduk disopa sambil menunggu Kaka nya.
tidak lama dari situ,npelayan bilang Kaka nya sudah pulang, jantung Aqiya berdetak dengan kencang, ia takut juga senang.
Aaron diam melihat Aqiya tanpa ekspresi, Aqiya memeluk Kaka nya, tapi Aaron diam saja dan melepaskan paksa pelukan Aqiya.
" jangan menggangguku" kata Aaron dingin,.
Aqiya terdiam sedih, tapi Aqiya sudah bertekad ia akan membuat Kaka nya dan ayah nya melihatnya dan menyayanginya.
ia pergi ke dapur dan memasak makanan untuk makan malam.
ayah Aqiya sudah pulang dari luar kota. Aqiya menyambut ferindra tapi di hiraukan ferindra seperti Aaron tadi.
Aqiya mengetuk pintu kamar Kaka nya untuk memanggil arron untuk makan malam. tapi Aaron tidak menjawab, membuka pintu tapi ternyata tidak dikunci.
__ADS_1
ia masuk ke kamar ia melihat barang yg diberikan ibu nya kepada aaron dan Aqiya. ia terkejut Kaka nya masih menyimpan barang yang diberikan ibu nya, yaitu Poto mereka berdua di dalam pas yg sangat cantik.
Aqiya terkejut melihat Aaron keluar dari kamar mandi dan tidak sengaja memecahkan hadiah yg diberikan ibu mereka.
" kau baru sehari datang kesini sudah membuat masalah kau sangat menyebalkan aqiya" arron marah besar karna barang kesayanganya dipecahkan oleh Aqiya.
" maap kx Aaron maap"
Aqiya mengambili pecahan yg jatuh tadi dengan tangan telanjag, hingga tangan nya berdarah.
" KELUAR SEKARANG KELUARRRR"
teriakan Arga sangat keras, dan Aqiya tetap mengambili pecahan pas itu dan menaruh nya dalam baju nya, tangan nya berdarah karna ia mengambil nya cepat cepat ia menangis.
" maap kan aku kx arron Aqiya tidak sengaja"
air mata Aqiya mengalir, arron menyeret aqiya keluar dari kamar nya dengan kasar. dan menolak nya hingga Aqiya terjatuh terduduk di lantai, arron langsung menutup pintu kamar nya dengan keras didepan Aqiya.
Aqiya kembali kekamar nya dengan tangan berdarah,.
tiba-tiba ponsel nya berbunyi, Arga menelpon. Aqiya cepat- cepat menghapus air mata nya dan menormalkan suara nya agar Arga tidak curiga pada nya.
" halo kx Arga"
" hai pacar manja ku, apa kamu sudah makan, bagaimana dengan Kaka mu apa sikap nya sudah baik padamu"
" Aqiya sudah makan, makanan nya lezat sekali apalagi kx arron sangat baik pada Aqiya"
Aqiya menahan tangis mati Matian agar Arga tidak mendengar nya ia pura-pura ceria di depan arga, hingga Arga mematikan ponsel nya.
Aqiya mengobati tangan nya dari pecahan kaca, ia kesusahan saat membersihkan tangan nya, ia tidak menyangka lukanya akan separah itu.
dia tidak mau memanggil pelayan untuk membantu nya mengobati luka nya, karna tidak mau membuat masalah makin rumit.
__ADS_1