Cahaya Cinta Di Sepertiga Malam

Cahaya Cinta Di Sepertiga Malam
Eleven


__ADS_3

setelah prof meberiku izin, aku langsung pergi menghampiri mereka di parkiran, aku berharap mereka tidak terlalu lama menunggu disana, jika aku lama,pasti sangat membosankan.


setelah sampai aku langsung mengajak mereka meninggalkan campus, nida' dan maria ikut di dalam mobilku. Sebenarnya nida' bukanlah perempuan satu satunya yang datang dari universitas al azhar, ada maria! hanya saja aku tidak akrab dengan nya, maria lebih pendiam, sedangkan nidak', ia wanita yang aktif.


"shanum, kamu asli sini ?" tanya nida'


" tidak, aku lahir dan besar di new york, tepat nya di manhattan" jawab ku, tetap fokus pada jalan, sambil melihat di kaca sepion, untuk memastikan mobil mereka mengikuti mobil ku apa tidak?


"lalu kau di sini tinggal bersama siapa?" tanyanya lagi


" Sebenarnya aku tidak terlalu suka, jika ada orang bertanya terlalu prifasi pada ku, tapi aku pecaya kamu orang baik dan bisa menjaga prifasi orang, aku akan menceritakan sedikit tentang ku pada mu" terlihat nida' tengah siap untuk mendengar cerita ku.


" aku tinggal di apartemen kakakku, karena dulu kakakku juga kuliah di universitas ini. aku tinggal sendiri, seperti yang kamu lihat, aku slalu sendiri, aku tidak terlalu suka berteman dengan banyak orang, atau berbicara omong kosong pada orang lain termasuk teman dan sahabat ku sendiri, jangan tanya alasan nya kenapa ? kerena aku tidak akan menjawab nya" jawab ku cepat dan lugas, aku berharap ia tak bertanya apa apa lagi. Tapi sayang, tebakan ku kali ini meleset, ia betanya lagi, lagi dan lagi.


untung saja sudah sampai di museum, jika tidak! entahlah! pertanyaan apa lagi yang ada di otak cantik nya itu.


"ayo turun " ajak ku setelah mematikan mesin mobil, Kami turun bersamaan dengan para pria itu.


" masuklah, ini museum tekenal yang ada di kota ini, bahkan mereka memiliki beberapa koleksi unik, yang aku yakin kalian pasti terpana" kata ku pada mereka,aku bingung bagaimana nanti cara menjelaskan pada mereka tentang benda yanga ada di dalam, sebenar nya aku tidak terlalu pintar untuk menjelaskan.


pertama, aku tidak terlalu akrab dengan mereka.


kedua, aku yakin aku lebih muda dari mereka semua.

__ADS_1


"Semoga saja mereka tidak bertanya aneh aneh" bathin ku


Kami masuk ke dalam mengelilingi seluruh ruangan museum ini selama satu jam setengah, jujur saja, aku tidak terlalu faham tentang museum ini, beruntung aku bertemu thomas, teman ku sewaktu kuliah di Wangshington university, ia memang berasal dari new haven, jadi ia tahu betul tentang kota ini di tambah ia sangat suka sejarah lengkap sudah. alhasil thomas lah yang menjelaskan semuanya.


Setelah selesai aku mengajak mereka makan siang, di restoran olmo, retoran ini lumayan terkenal dan mereka juga menyediakan vegetarian, jadi mereka bisa memakan vegetarian.


" makanlah sesuka kalian, pesan apa saja yang kalian mau, retoran ini menyedian makanan halal kok" jelas ku, awal nya mereka tampak ragu tapi setelah aku mengatakan halal mereka langsung memesan beberapa makanan yang ber bau vegetarian.


mereka tampak keyang, menghabiskan beberapa makanan, aku memanggil pelayan untuk menanyakan berapa tagihannya.


" berapa ?" tanyaku setelah pelayan itu mengampiri meja kami " meja sebelah sana juga" tunjuk ku pada meja yang di tempati oleh para laki laku itu


pelayan itu memberikan kertas pada ku, aku mengambil kertas pembayaran itu, setelah melihat kertas itu aku mengeluarkan 8 lebar seratus dollar.


" shanum banyak sekali ?" tanya nida' kaget setelah aku membanyarnya


" lalu nanti bagai mana dengan uang jajan mu?" tanyanya lagi


" ayo kita pergi kalau sudah selesai, " ajak ku, aku mengalihkan pertanyaan nida'


Kami keluar bersama sama," sekarang bukan nya waktu kalian beribadah nya ?" tanya ku hati hati


" ia, " jawab mereka serentak,

__ADS_1


" ada masjid dekat sini?"tanya salah satu dari pria itu, yang aku tak tahu siapa namanya.


" ada, dekat sini, ada masjid muhammad,ayo aku tunjukkan pada kalian"


Seharian ini aku menganjak mereka ke beberapa tempat di new haven, cukup melelahkan, seharian berjalan mengelilingi tempat tempat tertentu di sini, tapi menyenangkan.


Awalnya saja canggung tapi, lama lama kami jadi akrab, ternyata mereka humoris juga, sampai membuat perut ku sakit dengan canda mereka.


setelah berendam di dalam kamar mandi, aku langsung merebahkan diri di kasur sambil melihat buku yang di beri adnan pada ku tadi, sebelum kami berpisah.


", menarik" gumamku, aku mulai membukanya, halaman demi halaman ku baca dengan teliti, tak membosan kan! buku ini membuat si pembaca penasaran, semakin ke belakang, semakin di buat penasaran, dengan ke indahan bahasa, dan juga cerita cerita menakjubkan di dalam nya.


mataku sudah tak bisa ku ajak bekerjasama lagi, ku putuskan untuk melanjutkan besok saja.


 


🐬🐬🐬🐬🐬


 


hari ku kembali seperti biasa, karena tugas ku sudah selesai, aku memilih mengfokuskan diri untuk kelulusan ku yang sudah di depan mata.


tinggal menunggu 2bulan lagi aku akan menyelesaikan kuliah ku di yale shcool of medicine, Setelah itu aku akan kembali ke manhattan dan menyelesaikan apa yang sudah berputar putar di kepalaku sejak beberapa bulan lalu. Menyakitkan! dari sekian penelusaran ku tentang islam hanya sedikit yang memuaskan pertanyaan ku.

__ADS_1


Tapi ya sudah lah aku akan melanjukan nanti ketika aku kembali ke manhattan saja.


Happy reading 😊😊😊


__ADS_2