Cahaya Cinta Di Sepertiga Malam

Cahaya Cinta Di Sepertiga Malam
SIX


__ADS_3

Setelah ke pergian mom dan ded ke indonesia, aku lebih banyak menghabiskan waktu ku di butik, sesekali aku menghampiri abraham di perusahaannya, terkadang abraham yang menghampiri ku.


pernah sesekali terlintas dalam benak ku, kenapa ded dan mom memilih pindah agama, apa yang menjadi daya tarik agama islam, sampai sampai banyak orang memilih pindah kenyakinan, sampai hari ini aku masih belum menemukan jawabannya, mungkin suatu hari nanti aku akan mengetahui nya, beberapa hari yang lalu aku membeli beberapa buku tentang isalam, tapi aku belum sempat membacanya, entah kenapa aku masih ragu untuk membacanya, mungkin besok atau lusa atau entahlah kapan,aku akan membacanya? yang jelas pasti aku akan membacanya!.


Sore ini aku menikmati sunset di pantai, sambil bermain deburan ombak kecil di bibir pantai, aku mengambil beberapa gambaran yang menurutku indah.


setelah sunset mulai tak terlihat, tergantikan langit malam dengan di hiasi sinar bulan, aku melangkahkan kaki pergi meninggalkan pantai.


Sesekali rambut ku di terpa angin malam ketika aku akan memasuki mobil ku.


" shanum,,, kau kah itu shanum?? " panggil seseorang dari belakangku, aku mencari dari mana sumber suara itu, sambil melihat ke kiri dan ke kanan, namun nihil aku tak melihatnya.


" hay aku ada di belakang mu" serunya lagi, sontak aku langsung menoleh ke belakang.


" astaga,,, Ternyata kamu kenan, aku kira siapa?" ucap ku lega


" kamu kira aku siapa? hantu penunggu pantai " decak kenan kesal


" bisa jadi," balas ku sambil tersenyum senang


" baiklah jika kau menganggapku hantu penunggu pantai, aku akan melakukan tugas ku sebagai hantu karena kau cantik sayang sekali jika di biarkan" kenan maju selangkah lebih dekat dengan ku, nafas kenan menyapu wajah ku yang mulai kedinginan akibat angin malam


" hay, apa yang akan kau lakukan kenan meir" pekik ku sambil mendorong kenan dengan keras.


" waaaahaaaaaaaa,,,," kenan tertawa dengan keras, entah apa yang membuatnya sampai tertawa begitu keras.


" kenapa mukak mu memerah shanum" ucap nya yang masih tertawa menatap ku.


setelah mendengar ucapan kenan aku langsung membalikkan tubuhku dan mengaca di kaca mobil.


" kau berharap aku mencium mu shanum ?" goda nya

__ADS_1


"KENAN MEIR" teriakku kesal, aku memilih memasuki mobil dan pergi meninggalkan kenan yang masih terbahak bahak.


Aku menancapkan gas dengan kecepatan tinggi, aku ingin segera sampai di penthouse abraham.


" awas kau kenan meir, jika aku bertemu dengan mu lagi akan ku buat muka mu tak ber bentuk " gruntu ku kesal, berani sekali ia mengatakan hal yang menjijikkan di depan ku, memang itu hal biasa di negaraku, tapi tidak bagi ku, itu adalah hal yang memalukan.


" dari mana kau shanum ?" tanya abraham setelah melihat ku masuk, aku tak menjawab pertanyaannya tapi aku malah berjalan ke arah nya dan meneguk habis jus yang ada di tangan nya. Aku tahu abraham ingin protes dengan sikap ku, tapi aku beranjak pergi ke kamar sambil melambaikan tangan.


" besok pagi aku ingin berbicara penting di ruangan mu " teriakku sebelum benar benar masuk ke kamar, baru akan terdengar suara abraham akan membalas ucapan ku, sayang aku lebih dulu membanting pintu dengan keras.


Aku menatap diri ku di cermin," kurang ajar kenan " sungut ku kesal.


aku membuka baju ku satu persatu, aku memilih berendam dengan garam mandi aromatic aku ingin menenangkan pikiran ku sebelum tidur, aku ingi besok bangun dengan frees, tampa pikiran apapun, setelah selesai berendam selama 1jam, aku langsung memilih tidur dengan selimut tebal yang melilit tubuhku.


🐬🐬🐬🐬🐬


" pagi abraham," sapa ku sambil menikmati roti dan susu yang sudah di buatkan abraham.


kami makan dengan tenang tampa bersuara,


Setelah selesai abraham lebih dulu pergi ke ruangan nya, sedangkan aku membersih kan meja terlebih dahulu, baru menyusul nya.


" kau ingin bebicara apa ?" tanya abraham setelah aku duduk di hadapanya.


" abraham aku ingin melanjutkan kuliah ku yang tertunda" abraham mengngguk mendengar ucapan ku" aku ingin memgambil specialist syaraf, dan specialist bedah. " tambah ku lagi


" jika itu ke inginan mu aku bisa apa? tapi ada syarat nya kau harus di kawal dengan ketat " tegas abraham sambil menatap ku tajam.


" tidak abraham aku tidak mau, kau palsukan saja indentitas ku agar musuh ded dan kau tak mengetahui keneradaan ku" pinta ku


" tidak bisa shanum, mereka akan tetap berusaha mencari tahu" tegas nya

__ADS_1


" ayolah abraham, aku tidak ingin menjadi pusat perhatian, kau tenang saja aku akan menyelesaikan kuliah ini dalam waktu satu tahun saja bagai mana ?" abraham tampak diam, ia sedang memikirkan sesuatu.


" baiklah, tetap ada pengawal, cuma mereka akan bersembunnyi, sehingga tak membuat mu menjadi pusat perhatian, itu keputusan terakhirku jika kau masih ingin kuliah"


" baiklah" aku hanya pasrah dengan keputusan abraham, tak masalah yang penting aku bisa kuliah.


" besok aku akan mulai mendaftar kuliah, di yale university "


" kau nyakin, kau tidak ingin memulai nya tahun depan ?" tanya abraham " kau sudah telat 1 bulan lebih shanum" jelasnya


" tak masalah aku masih bisa mengejarnya hanya sebulan, aku yakin tak terlalu banyak, dan tolong bantu aku agar aku bisa masuk di universitas itu 2 hari lagi, aku nyakin kau tahu caranya" pintaku


" 2 hari lagi," abraham membulat kan matanya dengan sempurna, ia tak percanya dengan perkataan ku, aku hanya mengangguk pelan " baiklah terserah pada mu, aku tahu kau memiliki otak di atas rata rata, aku berharap kau tak menujukkannya nanti di universitasmu, kau tau universitas yang kau pilih, bukan universitas sembarangan, lebih banyak musuh yang berbulu domba di sana. kau mengerti dengan ucapan ku shanum" abraham mulai terlihat serius dengan perkataan nya, aku mengangguk paham dengan ucapannya, memang tak mudah menjadi anak dari keluarga smit, tapi mau bagaimana lagi, aku juga tak bisa memilih!


kita memang tak bisa memilih terlahir sebagai siapa


kita juga tak bisa memilih terlahir dari siapa namun kita bisa memilih bagai mana kita akan di kenang nantinya.


Bukan kah hidup itu pilihan??


selamat membaca teman teman ku 😊😊😊


semoga tak pernah bosan dengan cerita ku


ada yang bisa nebak alur ceritanya?


silahkan komen di bawah ini, atau bisa kasih kritik dan saran, Saya sangat berterimaksih jika kalian memberi kritik dan saran karena itu akan membantu saya untuk menjadi yang lebih baik 😊😊😊


Salam manis dari author


Jika kalian bertanya alur nya bagai mana?

__ADS_1


alur nya maju mundur 😊😊


__ADS_2