Cahaya Cinta Di Sepertiga Malam

Cahaya Cinta Di Sepertiga Malam
twenty five


__ADS_3

adnan berbaring di pangkuan shanum, Setelah mendapat izin dari istrinya.


Canggung! itu yang merekan rasakan, sebelum adnan memulai pembicaran.


" bisa kau usap kepalaku shanum" adnan memecah ke canggungan yang tercipta di antara mereka. Shanum mencoba meneruti apa yang di minta adnan, awalnya ia ragu untuk melakukannya, sampai adnan sendiri yang meletakkan tangan shanum di kepalanya, shanum tercengak dengan perlakuan itu, ia mencoba mengontrol ke terkejutannya agar adnan tak merasa bersalah.


" shanum bukannya kau ingin bercerita tadi??" ucap adnan setelah merasakan usapan shanum di kepalanya


" shanum, kau adalah bagian dari diri ku sekarang, jadi apa yang menjadi milikku itu juga milikmu, sukaku sukamu, sukamu sukaku, sedihku sedihmu, sedihmu sedihku, bahagiaku bahagiamu, kau adalah ibu dari anak anakku, yang mengatur semua isi rumahku kelak,


Jadikan aku sandaran mu di kala sedih dan di kala senang, jangan pernah ragu untuk kembali ke pada ku, sekalipun kau berbuat salah, aku akan mencoba bersabar dan memaafkan mu!


Maukah kau jadi penawar dan rumah untuk ku kembalu shanum?"


Shanum terhenyak dengan kata kata adnan yang menyayat hatinya, mata nya mulai berkaca kaca, ia tak tahu harus berkata apa, mendapat orang yang mau bersabar dengan sikapnya, dan menerima dengan lapang bahwa dirinya belum di cintai.


air mata shanum jatuh membasahi pipi adnan, adnan bangun dari pangkuan shanum, ia mengusap air mata shanum yang terus mengalir.


" adnan,,," shanum tak bisa berkata apa apa, ia menangis di pelukan adnan


" apa aku menyakiti mu shanum?" shanum mengeleng dengan cepat.


" adnan,, maafkan aku" isaknya


" sutttsss,,, " adnan menutup mulut shanun pelan.


" jangan katakan itu, seharusnya aku yang meminta maaf, karena aku belum bisa menjadi imam yang baik bagi mu, tolong maafkan aku shanum istriku" ucap adnan yang masih memeluk shanum, tangisan shanum tambah kencang.


" berbaringlah! kau masih belum begitu pulih, nanti kau juga harus menyambut mommy dan deddy mu, ceritalah bila kau sudah siap, aku akan selalu mendengarkan mu" shanum menurut ia mencari kenyamanan dalam pelukan adnan, sebelum akhirnya ia benar benar tenggelam dalam mimpinya.


🐢🐢🐢🐢🐢🐢


Semua keluarga kiai ali tengah berkumpul di ruang tamu, menyambut ke datangan adam dan istrinya, bahkan anak sulung beliau, yang akan pulang tidak jadi, karena kedatangan adam dan elma.


"kiai,bagaimana jika pernikahan nak adnan dan shanum kita rayakan" usul adam, setelah mereka berbincang bicang cukup lama.

__ADS_1


" terserah mereka saja tuan" jawab kiai ali,


"gimana nak adnan?" kali ini adam melihat adnan


" saya ikut shanum saja, jika shanum ingin merayakannya tak masalah, jika tidak juga tidak papa, yang penting di mata allah sudah halal" tutur adnan sopan


" terserah deddy saja, tapi nanti setelah shanum wisuda ded" kata shanum mendapat tatapan bertanya tanya dari semua orang kecuali adam dan elma


" wisuda apa shanum?" tanya kiai ali, karena bingung dengan perkataan shanum, jika wisuda pondok tidak mungkin karena shanum baru nyantri satu bulan.


" maaf abi, dan semuanya, adnan ini yang ingin aku bicarakan pada mu tadi, tapi berhubung ded membicarakan acara resepsi, maka aku akan mengatakan pada kalian semua" terang shanum


Semua orang bertanya tanya dengan perkataan shanum begitupun adnan.


" sebenarnya, aku masih kuliah, karena suatu kejadian ded memaksaku pergi kesini, padahal hari itu aku sedang mengerjakan skripsi tapi karena kejadian itu, aku menundanya.dua bulan lagi aku di wisuda Jika aku segera mengerjakan skripsi ku"


" kuliah S3?" tanya adnan penasaran


" tidak, aku mengambil S2 lagi, tapi dengan jurusan yang berbeda " jawab shanum


" shanum, sudah menyelesaikan S3 nya nak adnan, ia hanya ingin mengulang S2 nya di indo dengan jurusan yang berbeda"


" bernarkah itu shanum ?" tanya abi dan ummi bersamaan.


" ya, " jawab shanum sambil menunduk


" apa shanum tidak pernah cerita apa apa pada kiai?"


" tidak!" jawab kiai ali penasaran apa yang sudah terjadi pada menantunya itu.


Berbeda dengan shanum, ia nampak tegang, ia berharap deddy ya tak bercerita apa apa, tapi sepertinya keinginan nya tidak terkabul, ia juga tidak bisa mencegahnya.


" shanum, sebenarnya sudah kuliah di beberapa negara dengan jurusan yang berbeda, entah kenapa dengan putriku ini, ia suka sekali kuliah, padahal ia sudah mempunyai bidang tetap yang harus dia kelola, dia termasuk dokter bedah terbaik di amerika, dia juga punya rumah sakit sendiri di LA, tapi ia memilih menyerahkan tanggung jawab rumah sakitnya pada saudaranya yang juga di bidang dokter" adam menjeda ceritanya, ia meneguk teh yang sejak tadi mengepul ngepul di udara, berbeda dengan yang lain mereka menatap shanum tak percaya


" tapi ia juga sering bolak balik LA hanya sekedar memeriksa perkembangannya, ia sama persis dengan kakaknya terlalu fokus dengan karir dan impiannya, kakaknya juga suka berpindah pindah tempat kuliah, tapi jika kakaknya hanya dua bidang saja, shanum hampir semua bidang, dan mereka berdua slalu mengatakan hal yang sama jika saya menyuruh nya berhenti " ded, setiap tempat kuliah punya cara nya sendiri untuk mengajar, dan mereka pasti berbeda penjelasan, aku cuma ingin tahu, dan ingin mencari pengalaman saja " itu yang slalu mereka katakan pada saya, kadang saya bingung dengan mereka, terbuat dari apa otak mereka berdua itu?? bahkan mereka kuliah dari umur 14 tahun, tapi shanum lebih cepat satu tahun dari kakaknya. Itulah alasan kenapa mereka slalu pindah pindah kuliah, selain karena umur meraka, yang tentu semua orang mengira mereka belun pernah kuliah, juga karena ke pintiran mereka menutupi identitas asli mereka, dan kecerdasan mereka " jelas adam

__ADS_1


" ya, sampai aku sendiri tidak tahu, bagaimana istriku ini, sulit sekali menebaknya, dengan sifat cuek dan diamnya" bathin adnan.


Shanum hanya diam membisu ded sudah mengatakan apa yang ia simpan dengan rapi.


" pastas saja abi, waktu salma akan di oprasi, dokter yang menangani salma waktu iti ketika melihat shanum, dia bilang pernah melihat shanum, apa jangan jangan shanum pernah muncul di tv?" celetuk kafa


" ya, shanum sempat menjadi seorang model, tidak sekarang, ketika muncul di tv hanya menjelaskan masalah masalah oprasi saja" kali ini elma yang berbicara.


Semua orang di buat terkejut dengan kisah shanum, bagaimana bisa berhadapan dengan orang seperti shanum, bahkan adnan jauh lebih terkejut lagi. Ia suaminya tapi ia tak tahu apa apa, memalukan!


" subhanallah, Sungguh benar kuasa allah.


jika kita ingin mencapai sesuatu yang kelihatannya sulit,akan terasa mudah.


Jika kita mengukur dengan ke kuasaan allah, maka semua akan tercapai !


karena kekuasaannya tak terbatas.


Tapi Jika di ukur dengan ke kuasaan manusia sungguh tidak akan pernah tercapai, karena manusia penuh dengan ke terbatasan. " jelas abi


Semua orang bertasbih memuji ke agungan allah yang maha besar.


قال الله تعالى في كتابه الكريم


ان الله على كل شيئ قدير


Sesungguh nya allah berkuasa atas segala sesuatu


Happy reading 😊😊😊


Jangan lupa like dan coment


Itu sangat membantu author


Karena coment kalian akan membuat anthor berusaha menjadi lebih baik

__ADS_1


__ADS_2