CEO Arrogant Itu Jodohku

CEO Arrogant Itu Jodohku
BAB 11


__ADS_3

Tak terasa waktu cepat berlalu dan sekarang jam sudah menunjukan pukul 5 sore, sudah banyak orang orang kantoran memenuhi lalu lintas sore itu. Tapi bebeda dengan Nai, dia masih sibuk dengan berkas berkas yang ada dihadapannya, walaupun ini hari pertamanya bekerja tapi Dia sudah dihadapkan dwngan banyaknya pekerjaan.


Nai tidak suka mengerjakan sesuatu dengan setengah setengah, dia akan mengerjakannya sampai tuntas. Dan Nai juga bukan type orang yang akan membawa pekerjaannya kerumah, karna jika sudah sampai rumah Dia hanya akan istirahat tanpa harus memikirkan. pekerjaannya lagi..


Dan sampai waktu menunjukan pukul 7 malam baru Nai selesai dengan kerjanya. Setelah membereskan semuanya Nai pun langsung pulang dengan mengendarai sepeda motor matic kesayangannya..


Ditempat lain terlihat Rafa baru keluar dari mobil mewahnya, dan disusul oleh Rey.


"mau ngapain kamu?" tanya Rafa saat yang melihat Rey turun dan ikut masuk kedalam


"minta makan" sahut Rey acuh dan terus berjalan


"gak boleh, pulang sana!" canda Rafa dengan setengah berteriak karna Rey sudah jauh didepan

__ADS_1


"bodo amat" sahut Rey lagi, dan Rafa hanya menggeleng pelan


Orang tua Rafa yang melihat tingkah anaknya dan sahabatnya itu hanya diam tidak mempedulikan mereka, karna hal itu sudah sangat sering terjadi jika mereka sudah berdua, kerap kali bercanda tidak jelas..


"ma... Rey punya kabar bagus" ucap Rey sambil mendekati dan duduk disamping Raras.


Ya, Rey memang memanggil orang tua Rafa dengan sebutan mama dan papa sama seperti Rafa dan itu atas permintaan Raras. Karna keluarga mereka sudah sangat dekat, dan karna Rafa anak tunggal jadi Dia tidak mempermasalahkan itu bahkan Rafa juga memanggil orang tua Rey dengan sebutan yang sama. Sudah seperti keluarga sendiri..


Rey mendekat lalu berbisik "nanti saja kita bahas ma, tunggu Rafa keatas oke" ucapnya


Dan Raras hanya mengangguk. Raras paham maksud Rey, ini menyangkut tentang anak semata wayangnya.


"jangan coba coba membuat gosip yang tidak penting" ucap Rafa sambil duduk dihadapan Rey

__ADS_1


"bahkan ini beribu kali penting dari urusan kantor" sahut Rey tidak mau kalah. mereka saling memberikan tatapan tajam, tidak ada yang mau kalah.


"sudah sudah dari pada kalian ribut lebih baik pergi bersihkan diri kalian lalu kita makan bersama" ucap Raras menengahi anak anaknya itu, karna jika dibiarkan mereka bisa tahan seperti itu sampai besok pagi. sama sama egois..


"Rafa, Rey.. Tidak dengar apa yang mama kalian ucapkan?" Reymond yang dari tadi diam akhirnya membuka suara dan memberikan tatapan mematikan kearah kedua pria itu secara bergantian.


Melihat itupun mereka langsung beranjak ke kamar masing masing. Rey juga punya kamar dirumah ini, terkadang dia menginap disini hanya saja jarang..


"papa serem iiihhh.." canda Raras sambil tertawa. Reymond yang mendengar itu pun tersenyum


Reymond atau papa Rafa itu adalah pria yang sangat dingin dan terkenal sebagai pria yang sangat kejam, tidak ada yang berani bermain main dengannya jika ingan selamat. tapi itu tidak berlaku jika didepan istrinya tercinta itu. Jadi taukan dari mana sifat dingin dan angkuh Rafa itu, ya itu semua dari papanya..


##

__ADS_1


__ADS_2